Strategi Pengembangan Pembelajaran Selama di Masa Pandemi

Pengembangan Pembelajaran Masa Pandemi

Covid 19 yang  masih melanda di Indonesia hingga sampai sekarang  memberikan dampak yang buruk terhadap pendidikan di Indonesia khususnya pendidikan PAUD. Hal ini menjadikan pembelajaran yang tadinya sistem tatap muka maka harus diubah  menjadi pendidikan jarak jauh. Agar pembelajaran tetap bisa berjalan secara optimal, tentunya guru harus dapat menerapkan strategi pembelajaran yang berbeda.

Langkah dalam menanggulangi penyebaran COVID yang meningkat hingga bulan ini maka penerapan protokol kesehatan masih dilakukan dengan gencar di setiap instansi dan setiap daerah, khususnya di tempat umum. Pada ajaran pembelajaran semester l tahun 2021 ini, pemerintah masih memberikan kebijakan untuk mewajibkan pembelajaran online di semua jenjang pendidikan. Berbagai jenjang pendidikan merasakan dampak yang buruk dengan adanya penyebaran COVID ini khususnya PAUD. Wabah COVID membuat banyak kegiatan publik beralih dengan pusat aktivitas utamanya adalah di rumah. Situasi ini merupakan realitas baru yang juga dialami dunia pendidikan khususnya jenjang PAUD.

Baca Juga: KBM Daring Demi Eksistensi Dan Formalitas Semata?

Bacaan Lainnya
DONASI

Beberapa pemerintah daerah menerapkan kebijakan pemerintah salah satunya dengan memutuskan menerapkan kebijakan lockdown di sekolah untuk meliburkan siswa dan mulai menerapkan metode belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online. Kebijakan pemerintah ini mulai efektif diberlakukan di beberapa wilayah provinsi di Indonesia pada hari Senin, 16 Maret 2020 dan sampai bulan ini yang juga diikuti oleh wilayahwilayah provinsi lainnya. Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa sekolah di tiap-tiap daerah. Sehingga sekolah tersebut mempunyai 2 strategi pembelajaran yaitu, secara daring (dalam jaringan) dan ada yang secara luring (luar jaringan).

Strategi Pembelajaran Daring dan Luring Selama Covid 19

Pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial (social distancing) dan menjaga jarak fisik (physical distancing), memakai masker dan selalu cuci tangan. Di dalam Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  Pemerintah Republik Indonesia telah menghimbau istilah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 yang menyatakan bahwa Pendidikan Jarak Jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik, dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi dan media lainnya.

Dalam pendidikan jarak jauh lebih menekankan kepada cara belajar mandiri dengan memakai antara lain bahan ajar yang cara penyajiannya dirancang secara khusus sehingga diharapkan dapat dipelajari secara mandiri baik sendiri maupun bersama teman lain. Karena yang paling penting dalam pendidikan jarak jauh adalah strategi belajar, karena dalam pembelajaran jarak jauh tidak ada orang yang menyuruh atau mengingatkan untuk belajar, selain diri sendiri.

Baca Juga: Pelatihan Menjadi Seorang “Trainer” Bersama AR-Learning Center

Pelajar yang mengikuti pendidikan jarak jauh mempunyai kebebasan untuk belajar tanpa harus datang dan hadir dalam sebuah pertemuan. Karena dalam pembelajaran jarak jauh semua pembelajaran dilakukan tanpa harus hadir atau datang pada suatu tempat. Namun terdapat kendala-kendala yang terjadi oleh peserta atau pelajar yang mengikuti pembelajaran jarak jauh, yaitu kesulitan dalam memecahkan masalah dalam materi pembelajaran, kesulitan mencari informasi tentang pelajaran yang di bahas secara pribadi serta kesulitan dengan tugas-tugas yang diberikan. 

Sehingga peserta pendidikan jarak jauh juga penting dapat berkomunikasi dengan pelajar lain supaya dapat memecahkan permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran.( Karena itu dalam pembelajaran jarak jauh kreativitas dan inisiatif siswa sangat penting, agar siswa dapat dengan mudah dalam melakukan proses pembelajaran. Walaupun dalam sistem pembelajaran yang lebih ditentukan adalah kemandirian namun juga dibutuhkan strategi pembelajaran dengan jelas yang diarahkan untuk dapat menjadikan peserta belajar mampu beraktivitas belajar secara aktif, kreatif, inovatif dan kolaboratif. Pendidikan jarak jauh memberikan kewenangan  terhadap pelajar dalam hal otonomi dan belajar mandiri, interaksi dan komunikasi.

Online Learning

Dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran, misalnya Google Classroom, akan memudahkan guru dalam membagikan materi, memberikan tanya jawab juga bersifat fleksibel, beberapa materi dalam pembelajaran yang dilakukan ketika daring lebih cepat dipahami daripada saat tatap muka Jika Kita lihat prinsip-prinsip di atas, penggunaan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) dapat sangat efektif, khususnya bagi para peserta yang lebih dewasa dan memiliki motivasi kuat untuk mengejar sukses dan senang diberi kepercayaan melakukan proses belajar secara mandiri.

Misalnya Strategi pembelajaran yang dilakukan di paud Riyadul Mubtadiin yaitu dengan strategi dengan cara guru rulling atau guru keliling, yaitu guru nya yang mendatangi rumah murid-muridnya satu-persatu tapi misalkan dikampung yang satu ada dua atau tiga murid guru pun melakukan pembelajaran dengan tiga murid itu secara bersamaan di rumah salah satu murid dan pembelajaran pun dilakukan seperti biasa hanya saja yang membedakannya guru yang menghampiri muridmya dan pemelajaran dilakukan di rumah murid yang pada saat itu guru kunjungi untuk pembelajaran dan tentunya ada yang berbeda di saat pandemi seperti ini contohnya dalam pembelajaran anak-anak yang akan melakukan pembelajaran pada saat itu harus mematuhi protokol yang ditetapkan pemerintah seperti anak disuruh mencuci tangan sebelum pembelajaran dimulai dan sesudah pembelajaran.

Baca Juga: Pengalaman Magang Menjadi Video Editor saat Pandemi

Anak-anak pun yang melakukan pembelajaran pada saat itu harus  memakai masker dan menjaga jarak selama pembelajaran berlangsung  itu dengan tetap melakukan dan menjaga protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Tentunya itu tidak mudah bagi guru dan muridnya awal-awal pun anak-anak pada mengeluh dan banyak pertanyaan yang muncul dan akhirnya lama-kelamaan pun akhirnya anak-anak pun mengerti dan terbiasa dengan keadaan dan kebiasaan baru yang telah berlangsung sekarang ini selama pandemi ini.

Alhamdulillah walaupun pandemi seperti sekarang ini pembelajaran pun berlangsung lancar dan efektif sehingga pembelajaran dan materi pun tersampaikan dan pembelajaran pun terpenuhi satu persatu materi pun tersampaikan kepada murid-murid kami dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang telah di tetap kan oleh pemerintah. Dan semoga wabah ini cepat berlalu.

Muayanah
Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hassanudin Banten

Editor: Diana Pratiwi

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI