Teknik Senam Bayi (Baby Gym)

senam bayi
Teknik senam bayi (Foto: mamapapa.id)

Teknik Senam bayi dilakukan pada saat bayi dalam keadaaan sehat, dan jangan dilakukan jika bayi dalam keadaan lapar, baru selesai makan atau baru bangun tidur, serta menggunakan kata-kata yang berulang setiap melakukan aktivitas agar bayi mudah memahami gerakan senam.

Senam bayi dilakukan pada bayi yang sudah melewati tiga bulan atau awal bulan keempat, karena pada usia ini kepala bayi akan lebih kuat.

Senam bayi dapat dilakukan oleh orangtua ataupun orang terdekat bayi namun sebaiknya dilakukan oleh ibunya karena bayi sudah terbiasa dengan sentuhan ibunya.

Bacaan Lainnya
DONASI

Dapat juga dilakukan oleh tenaga ahli ataupun fisioterapis tetapi mungkin bayi akan merasa tegang atau kaget karena yang melakukannya merupakan orang yang masih asing bagi bayi.

Baca juga: Teknik Pijat pada Bayi

Manfaat

  • Senam bayi dapat mengoptimalkan tumbuh kembang bayi
  • Senam bayi dapat melatih kekuatan dan ketahanan otot bayi agar lebih elastis dalam mempersiapkan perkembangan gerakan selanjutnya
  • Senam bayi dapat meningkatkan fungsi saraf motorik dan sensorik, serta kecerdasan yang mejemuk

Teknik Pelaksanaan

  • Waktu yang dianjurkan untuk melakukan baby gym adalah pada pagi hari dan sore hari selama 10-15 menit
  • Tempat yang aman dan luas dan hangat, seperti diatas kasur, matras lembut, handuk dengan tidak menggunakan pakaian agar pakaian tidak menghalangi pergerakan bayi

Syarat Pelaksanaan

  • Baby gym sangat dianjurkan dilakukan pada bayi berumur tiga bulan keatas, ketika otot kepala dan leher bayi sudah kuat yang terlihat dengan kemampuan bayi mengangkat kepalanya pada posisi tengkurap
  • Baby gym tidak boleh diterapkan pada anak yang sedang dalam keadaan sakit atau keadaan yang disarankan dokter untuk tidak beraktivitas banyak
  • Baby gym tidak boleh dilakukan pada bayi yang dalam keadaan lapar dan tidak pula dalam keadaan baru selesai makan, serta gerakan baby gym tidak boleh dilakukan dengan paksaan
  • Jika bayi dalam keadaan menangis, maka baby gym dihentikan sejenak.

Baca juga: Pengenalan Gadget kepada Anak

Gerakan

1. Baby gym untuk usia 3-5 bulan

  1. Gerakan memalingkan kepala ke kedua arah. Fungsi gerakan ini adalah untuk menunjang kemampuan gerakan kepala.
  2. Gerakan permainan tangan wajah. Fungsi gerakan ini adalah untuk menunjang kemampuan perkembangan tangan, dengan tangan bayi menemukan wajahnya sendiri
  3. Gerakan permainan membuka tangan. Fungsi gerakan ini adalah untuk menegakkan tulang belakang pada bagian leher dan dada bayi, sekaligus meluruskan otot-otot tengkuk bayi
  4. Gerakan menegakkan tubuh. Fungsi gerakan ini adalah untuk merentangkan otot-otot tengkuk dan batang tubuh bayi
  5. Gerakan permainan kaki terarah. Fungsi gerakan ini adalah untuk menunjang pembentukan arcus pada telapak kaki bayi
  6. Gerakan permainan pangkuan-tangan dan ajah. Fungsi gerakan ini adalah untuk mempererat hubungan ibu dan anak, mengenakan pada bayi wajah dan tubuhnya sendiri juga sang ibu.
  7. Gerakan permainan pangkuan-kaki. Fungsi gerakan ini adalah untuk menunjang menguatkan arcus kaki bayi dan otot-otot kaki bayi lainnya untuk persiapan berjalan.
  8. Gerakan permainan tangan-tangan. Fungsi gerakan ini adalah untuk mengajari bayi untuk mengenali dirinya sendiri dan menstimulasi jari-jari tangannya untuk persiapan kemampuan motorik halusnya
  9. Gerakan permainan tangan-wajah. Fungsi gerakan ini juga untuk mengajari bayi untuk mengenali dirinya sendiri dan stimulasi jari-jari tangannya untuk persiapan kemampuan motorik halusnya

2. Baby gym untuk usia 6-8 bulan

  1. Gerakan latihan untuk pengembangan tangan dengan siku menekuk. Fungsi gerakan ini adalah untuk mempererat hubungan ibu dan anak, dan meningkatkan kekuatan lengan bayi.
  2. Gerakan cekalan tangan untuk mendukung topangan lengan: cekalan siku-lengan bawah. Fungsi gerakan ini adalah untuk menguatkan otot-otot tangan bayi untuk persiapan merangkak.
  3. Gerakan pembebanan pada siku-ibu jari. Fungsi gerakan ini adalah untuk melatih otot-otot lengan bayi untuk persiapan berdiri.
  4. Gerakan latihan gerobak dorong-pembebanan batang tubuh. Fungsi gerakan ini adalah untuk melatih otot-otot lengan bayi untuk persiapan berdiri
  5. Gerakan latihan gerobak dorong-pembebanan tubuh sendiri. Fungsi gerakan ini adalah untuk melatih otot-otot lengan bayi untuk persiapan berdiri
  6. Gerakan mengembangkan telapak tangan dengan siku lurus. Fungsi gerakan ini adalah untuk meningkatkan perkembangan gerak bayi menggunakan jari-jari tangan.
  7. Gerakan duduk menyamping. Fungsi gerakan ini adalah untuk melatih bayi untuk duduk berselonjor dengan sempurna
  8. Gerakan permainan kereta dorong. Fungsi gerakan ini adalah sebagai latihan pendahuluan berdiri tanpa membebani kedua kaki bayi.

Baby gym untuk usia 9-10 bulan

  1. Gerakan keseimbangan berjongkok dengan pembebanan tubuh ibu. Fungsi gerakan ini adalah untuk menguatkan otot panggul, tungkai dan lengan serta melatih keseimbangan tubuh bayi
  2. Gerakan keseimbangan saat berjongkok. Fungsi gerakan ini adalah untuk menguatkan lengan, perut, panggul, dan batang tubuh bayi, dan melatih keseimbangan tubuh bayi.
  3. Gerakan keseimbangan saat duduk bersila. Fungsi gerakan ini adalah untuk menguatkan otot panggul, tungkai dan lengan serta melatih keseimbangan tubuh bayi.
  4. Gerakan latihan keseimbangan pendahuluan berdiri. Fungsi gerakan ini adalah untuk melatih keseimbangan dan menguatkan pada otot-otot ekstremitas bawah bayi.
  5. Gerakan latihan berdiri. Fungsi gerakan ini adalah untuk penguatan otot kaki untuk persiapan kemampuan berdiri dan berjalan

Penulis: Malik Maulana Abdul Muzaki
Mahasiswa Fisioterapi Prodi Fisioterapi, Fakultas Sains dan Teknolog, Universitas Binawan

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI