Air hujan merupakan uapan air yang terkondensasi dan jatuh dari atas langit ke bumi dengan segala bentuknya, air berbentuk cair yang disebut hujan dan air berbentuk padat disebut salju. Air hujan juga baik untuk dikonsumsi karena air ini tidak banyak terkontaminasi, air ini juga memiliki manfaat yang sangat banyak bisa menjadi sumber air minum dan hingga menjaga kesuburan tanah.
Air tanah merupakan air yang berada di dalam bebatuan yang mengalir secara alami ke permukaan tanah dengan melalui pancaran atau rembesan. Sumber air tanah berasal dari air hujan yang meresap kedalam tanah dengan peresapan air hujan ini juga melibatkan pengaliran ke lau dan sungai. Dampak negatif jika mengambil air tanah berlebihan berkurangnya air tanah secara drastis dan terjadi kekeringan yang berakibat banyak memakan korban
Air permukaan merupakan air yang berada di dasar tanah ataupun mata air, sungai, lahan basah, atau laut. Sedangkan, air permukaan dibedakan menjadi dua jenis yaitu perairan darat adalah permukaan yang berada di atas daratan seperti rawa-rawa, danau, sungai selanjutnya perairan laut adalah perairan yang sangat luas contohnya seperti air laut.
Perbedaan air hujan, air tanah dan air permukaan air hujan air yang tidak banyak mengandung mineral berbeda dengan air tanah. Air tanah adalah air hujan yang jatuh ke bumi dan terjadi penyerapan ke tanah dan mengalir ke permukaan seperti danau dan laut dan banyak mengandung air mineral.
Sedangkan, air permukaan adalah air hujan yang mengalami infiltrasi setelah jatuh ketanah, dan airnya merembes melalui pori-pori tanah juga melalui struktur batuan. Air ini juga memiliki letak yang berbeda air tanah berada di lapisan permukaan paling bawah, sedangkan air permukaan berada di atas permukaan seperti danau.
Air yang lebih baik dikonsumsi yaitu air tanah karena air tanah banyak melalui saringan di dalam tanah setelah melalui banyak penyaringan di dalam tanah air ini sangat jernih dan bersih.
Sedangkan, air permukaan yang berada di atas permukaan itu belum tentu bersih dikarenakan di atas permukaan banyak terdapat bakteri seperti lumut, sampah, dan lain-lain air hujan bisa langsung dikonsumsi walaupun tidak bersih seperti air tanah karena air hujan masih belum total kebersihan airnya
Tiga air ini juga memiliki kelebihan air hujan memiliki kelebihan bisa menjadi faktor pertama dalam kehidupan, air tanah kelebihannya air yang memiliki kualitas sangat baik, bisa langsung dimanfaatkan, air permukaan memiliki kelebihan berbagai manfaat walaupun air ini tidak bisa langsung dikonsumsi tapi banyak juga kegunaan air permukaan seperti cuci pakaian, kendaraan dan mandi.
Kekurangan air hujan berdampak sangat besar hewan dan tumbuhan akan mati jika kekurangan air hujan, kekurangan air tanah kurangnya peresapan air ke dalam permukaan tanah karena banyak digunakan permukiman.
Kekurangan air permukaan banyak terjadi pencemaran dan air ini tidak dapat digunakan oleh penduduk maupun hewan dan tumbuhan untuk mengatasi kekurangan tersebut banyak menampung air dan membuat tampungan, menjaga kelestarian alam, tidak membuang sampah ke aliran.
Manfaat air hujan merupakan manfaat yang penting bagi manusia, ada sepuluh manfaat yang ada di dalam air hujan, yaitu:
- Menjadikan pikiran lebih tenang,
- Memenuhi kebutuhan air manusia,
- Menghasilkan energi,
- Menjaga keseimbangan ekosistem,
- Menjaga pertanian,
- Menjaga kesuburan tanah,
- Menghasilkan cadangan air,
- Meneruskan daur air,
- Memenuhi kebutuhan air minum,
- Membersihkan polusi udara.
Manfaat air tanah merupakan manfaat bagi manusia ada tujuh bagian manfaat air tanah, yaitu:
- Kebutuhan rumah tangga,
- Irigasi,
- Perindustrian,
- Bagian penting dalam siklus hidrologi,
- Pembangkit listrik,
- Sebagai laboratorium alam, dan
- Untuk wisata dan olahraga ekstrim
Manfaat air permukaan merupakan manfaat yang begitu penting juga bagi manusia manfaat ini memiliki sepuluh manfaat, yaitu:
- Memberi oksigen ke seluruh tubuh,
- Melindungi otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan sensitif lainnya,
- Mengatur suhu tubuh,
- Membantu menjaga tekanan darah,
- Melancarkan sistem pencernaan,
- Membuang kotoran tubuh,
- Membuang kerusakan ginjal,
- Membuat mineral dan nutrisi dapat diakses,
- Emulasi sendi, dan
- Media transportasi bagi zat gizi dan oksigen lewat peredaran darah.
Penulis: Andi Hardiansyah
Mahasiswa Teknik Lingkungan, Akademi Teknik Tirta Wiyata Magelang
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














