Air memegang peran penting bagi kehidupan bagi seluruh makhluk hidup baik manusia, tumbuhan, maupun hewan. Tanpa adanya air tidak akan ada kehidupan bagi makhluk hidup untuk bertahan hidup. Tanpa air tidak akan ada kehidupan bagi makhluk hidup. Ada ilmu yang mempelajari bagaimana air diperlakukan atau dipelajari dan itu adalah hidrologi. Kata hidrologi berasal dari kata Yunani hydro = air, logia = ilmu, yang berarti ilmu tentang air. Hidrologi adalah ilmu yang mempelajari berbagai jenis air dalam segala bentuknya, baik cair, padat maupun gas.
Air permukaan / (surface water) adalah air yang terkumpul di permukaan, tetapi air tersebut tidak dapat diserap oleh lapisan tanah karena tanah yang dilalui aliran air terlalu kuat. tempat aliran berkumpul dan mengalir ke titik sungai, danau dan laut. Namun air yang mengalir di dalam tanah merupakan air hujan yang mengalir dari bawah permukaan bumi, sehingga air masuk ke dalam tanah melalui celah-celah lapisan geologi. Air hujan yang mengalir ke dalam formasi geologi menjadi air tanah / (groundwater).
Aliran air melingkar mengalir dari atas ke bawah, dari atas ke bawah. Air mengalir di atas tanah, tetapi ada juga air di dalam tanah. Di lingkungan alam, proses, perubahan bentuk dan pergerakan aliran air mengikuti siklus seimbang yang disebut siklus hidrologi. Siklus hidrologi adalah siklus air yang bersiklus dari uap air menjadi awan, kemudian hujan, dan siklus hujan melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi, dan transpirasi. Siklus hidrologi juga berperan penting bagi makhluk hidup untuk bertahan hidup.
Hidrologi saat ini merupakan ilmu yang sangat diperlukan. Permasalahan aktual sumber daya air seringkali sangat penting bagi kita untuk mempelajari hidrologi. Pemecahan masalah ini membutuhkan pengembangan dan pengelolaan sumber daya air. Ilmu hidrologi juga bermanfaat dalam menyelesaikan problem berupa kekeringan, banjir, perencanaan sumber daya air seperti dalam desain bendungan, pengelolaan daerah aliran sungai dan problem lain yang terkait dengan kasus perairan
Siklus hidrologi, memiliki dua siklus, yang pertama adalah siklus pendek, yaitu hujan yang berasal dari uap air langsung ke permukaan laut, danau, sungai yang kemudian langsung mengalir kembali ke laut. Siklus ini terjadi karena sinar matahari mengenai sumber air di Bumi dan membuat sumber air tersebut menjadi menguap lalu terjadilah kondensasi sehingga membentuk awan yang mengandung uap air, Awan yang mengandung uap air kemudian mengalami kejenuhan dan turunlah hujan di permukaan laut.
Siklus hidrologi panjang ini memiliki tahapan yang lebih kompleks dari siklus hidrologi pendek. Siklus ini terjadi karena sinar matahari menyinari permukaan Bumi, sehingga sumber air terebut mengalami penguapan kemudian terjadi evaporasi dan uap air mengalami sublimasi. Uap air yang terbentuk dan menyublim kemudian menyebabkan terbentuknya awan dengan kristal es. Awan yang terbentuk bergerak di atas daratan setelah angin bertiup kemudian hujan turun dari daratan ke daratan, kemudian air yang membasahi daratan mengalir ke sungai-sungai kemudian mengalir kembali ke laut untuk mengulang siklus air.
Sebagian besar permukaan bumi ditutupi oleh air berupa perairan kering dan air laut. Perairan pedalaman adalah badan air yang dapat kita temukan di darat atau di sekitar kita. Air yang terdapat di permukaan tanah, mengalir di permukaan dan bergerak ke tempat yang lebih dalam, membentuk sungai, danau dan lain-lain dalam bentuk arus. Jenis air tanah meliputi air sumur, air sungai, rawa, tambak, danau, tambak, dan sejenisnya, termasuk jenis air pedalaman.
Perairan darat juga dapat dimanfaatkan sebagai : Air minum,Sumber daya listrik tenaga air dan Irigasi. Pemanfaatan perairan darat sebagai air minum yaitu melewati proses pengolahan air yang dijalankan oleh PAM (Perusahaan Air Minum) didaerah yang air daratnya menbutuhkan penjernihan / proses filtrasi. Pemanfaatan lainnya sebagai sumber daya listrik tenaga air saat ini di indonesia pemerintah masih melakukan uji coba bersama BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) yang dilakukan di selat Bali. Pemanfaatan perairan darat dapat digunakan sebagai Irigasi / Pengairan ke sawah dan perkebunan.
Penulis: Reyhan Septa Rasyidin
Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan AKATIRTA Magelang
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












