Kalian pernah berpikir enggak sih? Kira-kira uang yang kita simpan itu perginya kemana, ya? Tiap gajian kita masuk, kita kan langsung transfer ke rekening kita, entah itu buat nabung, bayar-bayar tagihan, atau enggak ditransfer lagi buat kebutuhan sehari-hari.
Apa sih yang bank lakuin dengan uang-uang itu? Apakah mereka cuman diam aja di rekening kita? Atau uang itu diputar kembali untuk yang lain? Jawaban dari pertanyaan itu semua adalah, bank itu sebenarnya enggak cuman jadi “tempat penyimpanan” uang-uang kita, loh.
Mereka punya sistem yang penting banget untuk membuat uang-uang itu terus berputar bahkan berubah jadi keuntungan.
Bank konvensional adalah lembaga keuangan yang beroperasi dengan prinsip-prinsip konvensional, kegiatan usahanya berdasarkan keuntungan dari bunga atas pinjaman dan simpanan.
Bank konvensional juga menyediakan banyak layanan seperti menyimpan dana, memberikan pinjaman, transfer uang dan produk keuangan lainnya, tentunya layanan ini berdasarkan hukum yang berlaku dan melalui kesepakatan formal antara bank dan nasabah.
Ciri-ciri bank konvesional ini adalah menghimpun dana dari masyarakat dengan memberikan bunga kepada penabung dan menyalurkan dana itu kepada peminjam.
Adapula fungsi utama bank konvensional yaitu mengumpulkan dana masyarakat berbentuk tabungan, deposito, dan giro, mereka juga memberikan pinjaman atau kredit kepada individu, bisnis, ataupun pemerintah.
Ada perbedaan besar anatara bank konvensional dan bank syariah, yaitu dari sisi operasinya. Bank konvensional bekerja dengan adanya sistem bunga dan hukum umum, sementara bank syariah bekerja berdasarkan prinsip syariat islam yang melarang adanya bunga (riba) serta menerapkan akad yang sesuai dengan Islam.
Lalu, bagaimana sih cara kerja bank konvensional? Yang pertama, bank konvensional itu menerima dan mengelola dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan.
Yang kedua, dana-dana yang berhasil dihimpun itu disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman atau bisa disebut kredit, kepada bisnis yang membutuhkan dana tambahan untuk banyak keperluan.
Yang ketiga, bank menjadi perantara dalam arus keuangan, mereka mengelola pergerakan uang dari pihak yang mempunya dana lebih ke pihak yang membutuhkan. Yang keempat, mereka menerapkan sistem bunga, nah, bunga ini dibagi menjadi dua lagi loh:
- Bunga simpanan, bank membayar bunga kepada nasabah yang menyimpan dana sebagai bentuk balas jasa atas kepercayaan mereka terhadap bank;
- Bunga pinjaman, bank membebankan bunga kepada nasabah yang meminjam dana, sampai si peminjam bisa membayar biaya atas penggunaan dana tersebut.
Yang kelima, keuntungan utama bank konvensional dihasilkan dari selisih bunga pinjaman yang lebih tinggi dengan bunga simpanan yang dibayarkan kepada nasabah. Yang keenam, bank konvensional juga menawarkan berbagai layanan lain seperti dana, pembayaran tagihan, kartu kredit, dan jasa konsultasi keuangan.
Untuk kebanyakan orang, bank konvensional itu hanya sekadar tempat penyimpanan uang yang aman. Kita tabung uang kita biar enggak hilang, bisa kita pakai kapan aja dan terkadang juga kita bisa dapat bunga kecil sebagai bonus karena sudah mempercayai bank tersebut.
Baca Juga: Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan antara Bank Syariah dan Bank Konvensional di Indonesia
Tapi untuk sisi bank, hal ini bukan sekadar kegiatan “cuma menyimpan uang” dan bukan cuma layanan, tapi itu adalah sumber utama mereka untuk mendapatkan keuntungan. Selisih dari bunga pinjaman dan bunga simpanan inilah yang menjadi salah satu sumber utama keuntungan bank konvesional.
Jadi, simplenya bank itu berperan sebagai perantara uang, mereka nyalurin dana dari orang yang punya ke mereka yang membutuhkan, sembari ngambil keuntungan dari selisih bunga yang ada.
Keuntungan bank dari bunga doang? Tentunya tidak, mereka juga dapet dari biaya administrasi atau lebih dikenalnya biaya admin, ada dari biaya layanan transaksi, dan investasi dari kegiatan lainnya.
Jadi ada dua sisi yang berbeda:
- Untuk nasabah, bank itu tempat yang aman buat simpan uang dan bertransaksi;
- Untuk bank, uang nasabah itu modal bisnis utama yang bisa menghasilkan keuntungan.
Jadinya, bank itu tempat simpan uang atau tempat buat cari untung? Yang pasti jawabannya adalah dua-duanya, dari sisi kita bank itu buat menyimpan uang, tapi dari sisi mereka bank itu tempat untuk mengelola uang agar tetap berputar dan menghasilkan pendapatan.
Nah, sekarang kita jadi tau bagaimana bank konvensional itu bekerja, dan poin utamanya adalah uang kita itu ternyata uang kita enggak pernah diem aja di rekening. Jadi sebenarnya uang-uang yang kita simpan itu tetap saja berputar oleh bank. Meski keliatannya biasa aja, tapi aktivitas ini memiliki dampak yang besar dalam sisi ekonomi.
Pada akhirnya, mau memilih jenis bank apapun, mereka memang tempat kita untuk menyimpang uang, tapi sebenarnya mereka lebih dari itu karena bank pulalah yang menjadi tempat kita untuk belajar dalam memahami nilai dari setiap kecil rupiah yang kita dapatkan dan kita gunakan.
Penulis: Fairuz Alya Manora
Mahasiswa Akuntansi Syariah Universitas Tazkia
Aktif Juga di Organisasi Hamas
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












