Kamu mungkin sudah sering menikmati manisnya buah kurma, apalagi saat bulan Ramadan. Namun, tahukah Kamu kalau ternyata ada manfaat besar biji kurma untuk kesehatan yang jarang diketahui orang? Selama ini, biji kurma sering dianggap limbah dan langsung dibuang setelah daging buahnya dimakan.
Padahal, penelitian modern menemukan bahwa biji kurma mengandung nutrisi berharga seperti serat, protein, magnesium, flavonoid, hingga kandungan antioksidan yang tinggi.
Semua zat aktif dalam biji kurma tersebut bisa membantu menjaga kesehatan tubuh, mulai dari melindungi sel dari radikal bebas, mengontrol gula darah, hingga menurunkan kadar kolesterol.
Tak hanya itu, manfaat biji kurma untuk kesehatan juga dipercaya mampu mendukung kesehatan tulang, ginjal, serta sistem pencernaan.
Bahkan, ada tradisi unik di Timur Tengah yang memanfaatkan biji kurma menjadi kopi herbal dikenal sebagai kopi biji kurma yang juga sebagai alternatif pengganti kopi biasa yang bebas kafein.
Jadi, kalau selama ini Kamu masih ragu apakah biji kurma bisa dimakan atau diolah, jawabannya adalah: iya, dan ternyata khasiatnya cukup mengejutkan.
Baca juga: Kurma: Buah Underrated sebagai Alternatif Sehat Pengganti Fast Food bagi Mahasiswa
1. Mengenal Buah Kurma dan Biji Kurmanya
Pengertian Kurma dan Pohon Kurma
Kurma adalah buah khas dari pohon kurma (Phoenix dactylifera) yang tumbuh subur di kawasan Timur Tengah. Pohon kurma sudah dimanfaatkan sejak ribuan tahun lalu sebagai sumber makanan bergizi.
Buah kurma memiliki rasa manis alami dan kaya akan nutrisi penting bagi tubuh, mulai dari karbohidrat, mineral, hingga vitamin. Tak heran jika kurma bagi kesehatan sangat terkenal dan sering dijadikan menu utama saat berbuka puasa.
Selain daging buahnya, ternyata biji kurma dianggap memiliki banyak khasiat. Meski sering diabaikan, biji ini menyimpan potensi besar untuk mendukung gaya hidup sehat.
Dalam penelitian, ditemukan bahwa biji kurma kaya akan serat, antioksidan, dan senyawa aktif yang bisa melawan radikal bebas.
Itu sebabnya, meskipun buahnya manis, bagian bijinya tidak kalah penting untuk dibahas lebih jauh.
Struktur Biji Kurma dan Fungsi Biji pada Tumbuhan
Kalau Kamu perhatikan, biji kurma berbentuk lonjong, keras, dan berwarna cokelat gelap. Struktur biji kurma terdiri dari lapisan pelindung keras, endosperma, serta embrio. Fungsi utama biji pada tumbuhan adalah untuk perkembangbiakan.
Jadi, fungsi biji adalah untuk melindungi embrio hingga tumbuh menjadi tanaman baru.
Namun, dari sudut pandang manusia, struktur biji kurma ternyata menyimpan manfaat unik. Bagian kerasnya bisa diolah menjadi bubuk, tepung biji kurma, atau disangrai untuk dijadikan kopi herbal.
Penelitian juga mengungkap bahwa kandungan biji kurma sangat kaya, mulai dari serat, protein, magnesium, fosfor, hingga polifenol yang berperan sebagai kandungan antioksidan alami.
Karena itu, meskipun awalnya hanya berfungsi untuk regenerasi pohon, biji ini kini dianggap sebagai bahan pangan fungsional.
Jenis Kurma dan Bijinya yang Bisa Dimakan
Tahukah Kamu bahwa ada banyak sekali jenis kurma di dunia, bahkan mencapai ratusan varietas? Setiap jenis kurma memiliki ciri khas berbeda, mulai dari bentuk, ukuran, hingga rasa.
Ada kurma besar seperti Medjool yang daging buahnya tebal, ada juga kurma Ajwa yang terkenal karena manfaat bagi kesehatan.
Nah, meskipun biji buah yang besar pada umumnya tidak dikonsumsi langsung, ada beberapa tradisi di mana kurma yang bijinya bisa dimakan atau diolah menjadi minuman herbal.
Kurma yang bisa dimakan bijinya biasanya melalui proses khusus, misalnya sangrai atau diolah menjadi bubuk.
Jadi, meskipun bijinya keras, ternyata ada banyak cara untuk memanfaatkan bagian ini tanpa harus membuangnya begitu saja.
Kalori Kurma (1, 3, 5 Biji) dan Kandungan Gizinya
Selain rasanya yang manis, banyak orang penasaran dengan kalori kurma 1 biji. Rata-rata, satu buah kurma berukuran sedang mengandung sekitar 20–25 kalori.
Jika Kamu makan kalori kurma 3 biji, jumlah energinya bisa mencapai 60–75 kalori. Sedangkan kalori kurma 5 biji bisa mencapai lebih dari 100 kalori. Jumlah ini tentu sangat cocok untuk menambah energi secara cepat, terutama saat berbuka puasa.
Namun, yang menarik bukan hanya kalori dari daging buahnya saja. Kandungan 1 biji kurma ternyata juga menyimpan nutrisi penting seperti serat, mineral, dan senyawa bioaktif.
Bahkan, ada penelitian yang menyebutkan bahwa protein kurma 1 biji bisa mendukung pembentukan energi dan metabolisme tubuh.
Jadi, meskipun sering dianggap sepele, biji kurma memiliki nilai gizi yang tidak boleh Kamu remehkan.
Baca juga: Kenali Manfaat Kurma (Phoenix Dactylifera) untuk Mengatasi Anemia
2. Kandungan Nutrisi dalam Biji Kurma
Kandungan Antioksidan dalam Biji Kurma (Flavonoid, Polifenol)
Banyak penelitian mengungkap bahwa kandungan antioksidan dalam biji kurma cukup tinggi, bahkan lebih kuat dibandingkan beberapa jenis buah lain.
Biji kurma kaya akan senyawa flavonoid dan polifenol yang dikenal efektif untuk menangkal radikal bebas. Senyawa aktif dalam biji kurma bekerja dengan cara melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang bisa memicu berbagai penyakit kronis.
Kamu pasti sudah tahu kalau radikal bebas bisa mempercepat penuaan, melemahkan sistem imun, bahkan meningkatkan risiko penyakit serius. Dengan rutin konsumsi biji kurma dalam bentuk bubuk, rebusan, atau kopi herbal, Kamu bisa mendapatkan perlindungan alami terhadap efek buruk tersebut.
Itulah sebabnya, biji kurma sering disebut sebagai salah satu bahan alami yang berpotensi mendukung gaya hidup sehat jangka panjang.
Mineral Penting dalam Biji Kurma: Magnesium, Fosfor, Kalsium
Selain antioksidan, biji kurma juga mengandung berbagai mineral esensial. Salah satunya adalah magnesium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan otot, saraf, dan jantung.
Mineral lain yang juga terkandung adalah fosfor yang mendukung pembentukan energi dan struktur tulang.
Tak kalah penting, ada pula kalsium yang berguna untuk kesehatan tulang dan gigi. Kombinasi mineral ini membuat biji kurma cocok untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, mencegah risiko penyakit jantung, hingga meningkatkan kesehatan sistem saraf.
Jadi, meskipun ukurannya kecil, biji kurma menyimpan kandungan mineral yang sangat berarti untuk kesehatan tubuh.
Protein, Serat, dan Karbohidrat Alami dalam Biji Kurma
Dalam biji kurma, terdapat kandungan protein dan karbohidrat alami yang bisa menjadi sumber energi tambahan. Walaupun tidak sebanyak daging buah kurmanya, jumlah ini tetap bermanfaat, apalagi bila Kamu sering merasa lemas atau kurang energi.
Yang paling menonjol adalah kandungan serat dalam biji kurma. Serat sangat penting untuk pencernaan, membantu mengatasi sembelit, serta mencegah sembelit berulang.
Dengan rutin mengonsumsi biji kurma, usus Kamu bisa tetap sehat, sekaligus menurunkan risiko gangguan metabolisme.
Inilah salah satu alasan mengapa banyak ahli meneliti biji kurma sebagai bahan pangan fungsional dengan manfaat biji kurma untuk kesehatan.
Kandungan Vitamin dan Peran untuk Imun Tubuh
Selain mineral, biji kurma juga mengandung beberapa vitamin yang penting untuk tubuh. Vitamin ini berperan dalam menjaga metabolisme, mendukung pembentukan energi, hingga memperkuat sistem imun tubuh.
Dengan kurma kaya nutrisi dan bijinya yang juga bermanfaat, tidak heran bila masyarakat di berbagai negara menjadikan kurma sebagai makanan pokok sejak dahulu.
Bahkan, bijinya diolah menjadi berbagai bentuk, mulai dari ekstrak biji kurma, minyak, hingga tepung.
Semua olahan itu dipercaya mampu membantu meningkatkan ketahanan tubuh sekaligus mendukung kesehatan organ vital.
Baca juga: Alasan Mengapa Kurma Menjadi Makanan Favorit Saat Bulan Ramadhan
3. Manfaat Biji Kurma untuk Kesehatan
Menangkal Radikal Bebas dan Mencegah Kerusakan Oksidatif
Salah satu khasiat biji kurma yang sudah terbukti adalah kemampuannya dalam melawan radikal bebas. Kandungan polifenol, flavonoid, dan senyawa aktif dalam biji kurma bekerja sebagai antioksidan alami.
Fungsinya adalah melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu berbagai masalah serius seperti kanker, penuaan dini, dan peradangan kronis.
Dengan kata lain, biji kurma berperan penting untuk membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus mengurangi risiko penyakit berbahaya.
Konsumsi biji kurma secara teratur, baik dalam bentuk bubuk, kopi biji kurma, maupun ekstrak biji kurma, bisa menjadi cara alami untuk memperkuat pertahanan tubuh Kamu.
Membantu Menjaga Kadar Gula Darah dan Insulin (Penderita Diabetes)
Bagi penderita diabetes, biji kurma bisa menjadi sahabat baik. Hal ini karena penelitian menunjukkan bahwa biji kurma mengandung senyawa yang dapat membantu menstabilkan kadar gula darah.
Selain itu, biji kurma juga berpotensi mendukung produksi dan sensitivitas insulin dalam tubuh.
Dengan mengonsumsi biji kurma dalam jumlah wajar, Kamu bisa menjaga kadar gula tetap seimbang. Hal ini penting untuk mencegah lonjakan gula yang berbahaya.
Karena itu, biji kurma sering disebut-sebut sebagai bahan alami yang berpotensi besar untuk membantu menurunkan risiko komplikasi diabetes sekaligus membantu meningkatkan metabolisme glukosa.
Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat & Risiko Penyakit Jantung
Biji kurma juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Senyawa bioaktif dan serat yang terkandung di dalamnya membantu mengurangi penyerapan lemak jenuh sehingga baik untuk jantung.
Jika kadar kolesterol terkendali, otomatis risiko penyakit jantung dan stroke juga menurun.
Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi olahan biji kurma dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh.
Jadi, bagi Kamu yang ingin menjaga kesehatan kardiovaskular, biji kurma bisa menjadi tambahan alami yang sangat bermanfaat.
Melancarkan Pencernaan, Usus Sehat, Mencegah Sembelit
Manfaat lain dari biji kurma adalah untuk sistem pencernaan. Kandungan serat yang tinggi membuatnya sangat efektif untuk menjaga kesehatan usus, mengatasi sembelit, dan bahkan mencegah sembelit kembali.
Kamu bisa mencoba berbagai olahan biji kurma, seperti tepung biji kurma atau rebusan, untuk membantu mengoptimalkan fungsi pencernaan.
Dengan begitu, perut terasa lebih nyaman, nutrisi lebih mudah diserap, dan Kamu bisa terhindar dari masalah pencernaan kronis.
Mendukung Kesehatan Tulang, Gigi, dan Ginjal
Kandungan mineral seperti magnesium, fosfor, dan kalsium dalam biji kurma sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini membantu mencegah osteoporosis, memperkuat struktur tulang, dan menjaga fungsi saraf.
Selain itu, biji kurma juga mendukung fungsi ginjal. Kandungan bioaktifnya dipercaya bisa membantu detoksifikasi alami, sekaligus mengurangi risiko gangguan ginjal.
Inilah alasan mengapa biji kurma dianggap sebagai salah satu bahan alami yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Menjaga Imun Tubuh dan Melawan Infeksi Bakteri
Kandungan kandungan antioksidan dan senyawa antibakteri dalam biji kurma menjadikannya efektif untuk menjaga imun tubuh.
Biji kurma bahkan dipercaya dapat membantu tubuh melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Dengan sistem imun yang kuat, Kamu bisa lebih tahan terhadap penyakit ringan maupun serius. Itulah sebabnya, banyak yang mulai mencoba minyak biji kurma atau rebusan sebagai suplemen alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Khasiat Biji Kurma untuk Lelaki (Kesuburan, Vitalitas, Energi)
Selain umum untuk semua orang, ada juga khasiat biji kurma untuk lelaki. Beberapa studi menyebutkan bahwa biji kurma dapat meningkatkan kesuburan, memperbaiki kualitas sperma, serta memberikan energi ekstra untuk aktivitas harian.
Tak hanya itu, biji kurma membantu menambah nafsu makan sekaligus mendukung stamina tubuh. Inilah alasan mengapa di beberapa budaya, biji kurma sering digunakan sebagai bahan tradisional untuk meningkatkan vitalitas pria.
Manfaat untuk Kesehatan Rambut dan Mencegah Penuaan Dini
Selain untuk organ dalam, biji kurma juga bermanfaat bagi penampilan luar. Kandungan mineral, vitamin, serta antioksidan dalam biji kurma mampu mendukung kesehatan rambut, membuatnya lebih kuat dan berkilau.
Tak hanya itu, biji kurma juga dapat membantu memperlambat tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan kulit kusam. Hal ini karena senyawa aktifnya mampu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Baca juga: Manfaat Kurma bagi Kesehatan
4. Olahan dan Cara Mengonsumsi Biji Kurma
Apakah Biji Kurma Bisa Dimakan Langsung?
Banyak orang bertanya-tanya, apakah biji kurma bisa dimakan begitu saja setelah daging buahnya habis? Jawabannya: tidak disarankan.
Biji kurma terlalu keras, sehingga sulit dicerna jika langsung dikunyah. Namun, biji kurma bisa dimakan setelah melalui proses pengolahan tertentu, seperti disangrai, direbus, atau dijadikan bubuk.
Itulah sebabnya, tradisi di beberapa negara Timur Tengah lebih memilih untuk mengolah biji kurma sebelum dikonsumsi. Dengan begitu, biji kurma manfaat yang terkandung di dalamnya bisa lebih mudah diserap tubuh.
Kopi Biji Kurma: Pengganti Kopi Tanpa Kafein
Salah satu olahan populer adalah kopi biji kurma. Prosesnya cukup sederhana: biji kurma dikeringkan, disangrai, lalu digiling hingga halus seperti bubuk kopi.
Hasilnya adalah minuman hangat yang aromanya mirip kopi, tapi bebas kafein.
Bagi Kamu yang ingin mencari pengganti kopi tanpa efek samping seperti jantung berdebar, kopi biji kurma bisa jadi pilihan tepat.
Minuman ini tidak hanya menenangkan, tetapi juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan seperti meningkatkan energi dan membantu menstabilkan kadar gula darah.
Minyak Biji Kurma dan Manfaat Kesehatannya
Selain bubuk dan kopi, ada juga produk minyak biji kurma. Minyak ini diekstrak dari biji kurma melalui proses khusus, lalu digunakan sebagai bahan herbal.
Kandungan senyawa bioaktif dalam minyak tersebut dipercaya dapat membantu meningkatkan kesehatan, mulai dari memperbaiki metabolisme tubuh, mendukung kesehatan kulit, hingga membantu proses detoksifikasi.
Tak hanya untuk diminum, minyak biji kurma juga sering dipakai sebagai bahan perawatan luar. Beberapa orang menggunakannya untuk melembapkan kulit atau menjaga kekuatan rambut.
Tepung Biji Kurma untuk Makanan Sehat
Olahan lain yang cukup populer adalah tepung biji kurma. Tepung ini dihasilkan dari biji kurma yang dihaluskan hingga menjadi bubuk halus. Banyak orang mencampurkannya ke dalam makanan sehat seperti roti, kue, atau bubur.
Selain menambah rasa unik, tepung kurma juga menyimpan banyak nutrisi. Kandungan serat, mineral, dan protein dalam tepung ini membuatnya cocok untuk mendukung diet sehat.
Bahkan, ada penelitian yang menyebutkan bahwa tepung biji kurma dapat membantu mengontrol kolesterol dan gula darah.
Rebusan Biji Kurma dan Manfaatnya
Selain dijadikan kopi atau tepung, biji kurma juga bisa direbus. Caranya cukup sederhana: biji kurma dicuci bersih, direbus beberapa menit, lalu air rebusannya diminum.
Rebusan kurma ini dipercaya mampu membantu mencegah sembelit, memperbaiki sistem pencernaan, dan bahkan memberikan efek menenangkan pada tubuh.
Kamu bisa mencoba rutin minum rebusan biji kurma sebagai variasi minuman sehat sehari-hari. Selain praktis, manfaatnya untuk kesehatan tubuh juga tidak bisa diremehkan.
Cara Mengolah Biji Kurma: Sangrai, Bubuk, Tepung, Rebusan
Ada banyak cara mengolah biji kurma agar bisa dikonsumsi. Beberapa di antaranya:
- Sangrai: biji kurma dipanggang hingga kering, lalu digiling menjadi bubuk.
- Bubuk: biji kurma halus bisa dicampur dengan minuman atau makanan.
- Tepung: versi lebih halus dari bubuk, cocok untuk campuran roti atau kue.
- Rebusan: sederhana tapi kaya manfaat, cukup direbus dengan air panas.
Semua cara ini aman dan bisa dipilih sesuai kebutuhan. Jadi, kalau Kamu ingin mencoba konsumsi biji kurma, pilih metode yang paling praktis untuk Kamu.
Baca juga: Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan
5. Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Apakah Biji Kurma Aman Dikonsumsi Setiap Hari?
Secara umum, konsumsi biji kurma yang sudah diolah aman dilakukan setiap hari, terutama dalam bentuk bubuk, tepung, atau rebusan.
Namun, Kamu tetap harus memperhatikan porsinya. Sama seperti makanan sehat lainnya, jika berlebihan bisa menimbulkan efek samping tertentu.
Meski biji kurma memiliki banyak nutrisi, tubuh tetap memerlukan keseimbangan. Jadi, biji kurma sebaiknya dijadikan pelengkap, bukan pengganti makanan utama.
Dengan cara ini, Kamu bisa mendapatkan manfaat maksimal tanpa khawatir akan efek samping.
Risiko Menelan Biji Kurma Utuh
Ada juga pertanyaan seputar tertelan biji kurma utuh. Jika tidak sengaja menelan, biasanya biji akan keluar bersama kotoran karena sifatnya yang keras dan tidak tercerna.
Namun, dalam kasus tertentu, biji yang tertelan bisa menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan, terutama bila ukurannya besar.
Karena itu, jangan coba-coba menelan biji buah yang besar ini secara sengaja. Pastikan biji kurma selalu diolah dulu sebelum digunakan agar manfaatnya bisa diperoleh dengan aman.
Batas Konsumsi Biji Kurma dan Buah Kurma
Selain bijinya, manfaat makan kurma 3 biji setiap hari juga sudah dikenal luas. Angka ini dianggap ideal karena memberikan energi, serat, dan nutrisi yang cukup untuk tubuh tanpa membuat kadar gula darah melonjak.
Untuk biji kurma sendiri, belum ada aturan baku soal batas konsumsi. Namun, para ahli menyarankan agar tidak lebih dari 1–2 sendok teh bubuk atau tepung biji kurma per hari.
Dengan takaran ini, Kamu bisa merasakan manfaat biji kurma dan cara mengolahnya secara aman.
Baca juga: Pengembangan UMKM Susu Sapi dengan Rasa Kurma pada Desa Plaosan
Kesimpulan
Biji kurma sering dianggap tidak berguna karena keras dan biasanya dibuang begitu saja setelah daging buahnya dimakan. Padahal, berbagai penelitian membuktikan bahwa biji ini menyimpan banyak manfaat besar biji kurma untuk kesehatan.
Mulai dari kaya akan serat, antioksidan, magnesium, fosfor, hingga protein yang semuanya berperan penting untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Dengan berbagai olahan seperti kopi biji kurma, tepung biji kurma, hingga minyak biji kurma, manfaatnya bisa lebih mudah Kamu rasakan.
Biji kurma terbukti dapat menangkal radikal bebas, menjaga keseimbangan kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol jahat, melancarkan pencernaan, serta mendukung kesehatan tulang dan ginjal. Bahkan, ada juga khasiat biji kurma untuk lelaki yang mendukung vitalitas dan kesuburan.
Itulah sebabnya, biji kurma dianggap sebagai salah satu bahan alami yang punya potensi besar dalam dunia kesehatan modern.
Konsumsi rutin dengan takaran wajar bisa menjadi tambahan nutrisi alami yang membantu mendukung kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Singkatnya, biji kurma bukan hanya sekadar limbah dari buah kurma, tetapi benar-benar memiliki manfaat untuk kesehatan. Jadi, mulai sekarang jangan terburu-buru membuangnya. Cobalah berbagai cara mengolah biji kurma agar Kamu bisa merasakan sendiri manfaat luar biasanya.
FAQ tentang Manfaat Biji Kurma untuk Kesehatan
Apa fungsi biji kurma pada buahnya?
Secara alami, fungsi biji adalah untuk melindungi embrio tumbuhan dan membantu proses regenerasi pohon kurma. Dari sisi manusia, biji ini ternyata juga bisa dimanfaatkan karena menyimpan banyak nutrisi seperti serat, mineral, dan antioksidan.
Apakah biji kurma bisa dimakan langsung?
Tidak disarankan. Biji kurma bisa dimakan setelah melalui proses pengolahan, misalnya disangrai, digiling menjadi bubuk, atau direbus. Dengan cara ini, biji kurma manfaat yang ada di dalamnya bisa lebih mudah diserap oleh tubuh.
Apa manfaat minum kopi biji kurma?
Kopi biji kurma adalah minuman herbal yang menjadi pengganti kopi. Bedanya, ia bebas kafein, sehingga aman untuk penderita jantung atau orang yang sensitif terhadap kopi biasa. Selain itu, kopi biji kurma juga membantu menjaga kadar gula darah, meningkatkan energi, dan memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Berapa kalori dalam 1 biji kurma?
Rata-rata, kalori kurma 1 biji sekitar 20–25 kalori. Jika Kamu makan kalori kurma 3 biji, jumlahnya bisa 60–75 kalori, sedangkan kalori kurma 5 biji bisa lebih dari 100 kalori. Jumlah ini cukup untuk menambah energi dengan cepat, terutama saat berpuasa.
Bagaimana cara mengolah biji kurma agar bisa dikonsumsi?
Ada banyak cara mengolah biji kurma:
- Sangrai untuk dijadikan bubuk minuman.
- Digiling menjadi tepung kurma untuk campuran makanan.
- Direbus untuk dibuat minuman herbal.
- Diolah menjadi minyak biji kurma atau ekstrak.
Semua cara ini membuat biji kurma aman dikonsumsi sekaligus menjaga khasiat biji kurma yang ada di dalamnya.
Apakah biji kurma baik untuk penderita diabetes?
Ya, biji kurma sangat baik untuk penderita diabetes. Kandungan serat, polifenol, dan senyawa aktif dalam bijinya membantu menstabilkan kadar gula darah serta meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan konsumsi biji kurma secara rutin, risiko komplikasi diabetes bisa ditekan, sekaligus membantu meningkatkan kadar energi secara alami.
Penulis: Teuku Adli Ferdiyan
Mahasiswa Universitas Brawijaya
Editor: Rahmat Al Kafi
Sumber Referensi Manfaat Biji Kurma
Al-Shahib W dan Marshall RJ. 2003. The Fruit Of The Date Palm: Its Possible Use As The Best Food For The Future. International Journal of Food Sciences and Nutrition. Vol (54). Hal: 247 – 259.
Hamada., Hashim, IB, dan Sharif, FA. 2002. Preliminary analysis and potential uses of date pits in foods. Journal Food Chemistry. Vol (76). Hal: 135 – 137.
Liputan6.com (2016, 10 juli). Jangan Buang Biji Kurma, Banyak Manfaat Untuk Kesehatan. Diakses pada 9 Mei 2019 pukul 13.35, dari https://www.liputan6.com/citizen6/read/2269970/jangan-buang-biji-kurma-banyak-manfaatnya-untuk-kesehatan#
Praptiwi., dan Arti, Dwi Rindu. 2017. Manfaat Buah Kurma. Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan. Vol (1). Hal: 21-25.
Satuhu, Suyanti. 2010. Kurma Khasiat dan Olahannya. Depok: Penebar Swadaya.
Setiyono, Lutfi. 2011. Pemanfaatan Biji Kurma (Phoenix Dactylifera L.) Sebagai Tepung Dan Analisis Perubahan Mutunya Selama Penyimpanan. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Warnasih, Siti., Widiastuti, Diana, dan Hasanah. 2019. Aktivitas Antioksidan Dan Flavonoid Ekstrak Biji Kurma. Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup. Vol (19). Hal: 34-38.
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














