Digitalisasi Sejarah: Penciptaan Konten Kreatif untuk Pelestarian Sejarah Lokal

Digitalisasi Sejarah
Kegiatan Digitalisasi Sejarah (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Pelestarian Sejarah Lokal memasuki babak baru dengan hadirnya program digitalisasi sejarah: penciptaan konten kreatif untuk pelestarian sejarah lokal. Kegiatan pengabdian ini mendorong siswa untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai saranan memperkenalkan kembali nilai-nilai Sejarah yang mulai terlupakan.

Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian terdiri dari Anny Wahyuni, M.Pd merupakan Ketua Pengabdian, Irsyad Leihitu, M.Hum, Amir Husni, M.A, Hafiful Hadi Sunliensyar, M. A dan Muhammad Adi Saputra, M.Pd merupakan anggota pengabdian.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Tim pengabdian ini merupakan kolaborasi antara prodi pendidikan Sejarah dengan prodi Arkeologi yang melibatkan mahasiswa dan SMKN 6 Kota Jambi yang melibatkan siswa jurusan multimedia di sekolah ini. Kegiatan pengabdian ini membuat Sejarah lokal yang ada dalam bentuk konten digital seperti  documenter, infografis interaktif, podcast dan google slide.

Tujuan digitalisasi Sejarah ini agar Sejarah tidak hanya di pelajari memalu buku teks di tambah buku teks yang memabahas tentang Sejarah lokal masih sangat minim, sehingga digitalisasi ini solusi untuk memperkenalkan Sejarah lokal serta agar mudah diakses secara mudah, menarik dan relevan dengan gara hidup siswa masa sekarang yang tidak terlepas dari dunia digital.

“Digitalisasi tidak hanya soal menyimpan arsip akan tetapi bagaiman siswa bisa menciptakan karya yang dapat menginspirasi Masyarakat, Sejarah lokal harus kita rawa dengan cara yang sesuai dengan perkembangan zaman” ujar salah satu narasumber kegiatan, Bapak Irsyad Leihitu, M.Hum.

Melalui pendekan kreatif ini generasi muda dihadapkan mampu melihat Sejarah sebagai bagian penting dari identitas daerah sekaligus sumber inspirasi untuk Pembangunan. Digitalisasi Sejarah jjuga mampu meningkatkan literasi budaya, memperkuat kearifan lokal, serta menjadi peluang ekonomi  kreatif berbasis warisan budaya

Kedepannya kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan mengandeng pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta pelaku industri  kreatif. Harapannya Sejarah lokal tidak hanya tersimpan di arsip, tetapi hidup dan dikenang melalui berbagai inovasi  yangbisa merangkul antar generasi

 

Penulis: Anny Wahyuni
Dosen Pendidikan Sejarah, Universitas Jambi

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses