Wonomulyo, 23 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) melaksanakan program kerja bank sampah serta peresmian kepada masyarakat Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bertema “Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Manusia dan Peran Kelembagaan Masyarakat Desa dalam Pengembangan Potensi Hortikultura dan Ekonomi Kreatif Menuju Pembangunan Desa yang Berkelanjutan”
Program ini diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, dengan Muhammad Putra Tsani Kurnia Zaman sebagai Koordinator Desa.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Ibu Mahfudlotul ‘Ula, S.E., M.Si. dan Ibu Alia Fibria Ningtyas, S.P., M.P., dengan tim pelaksana berjumlah 24 orang mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok KKN Fakultas Pertanian Desa Wonomulyo.
Baca juga: Implementasi Program Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di MA AI Kautsar: Gerakan Bank Sampah
Kegiatan bank sampah ini melibatkan ibu-ibu PKK POKJA 3 serta masyarakat sekitar Desa Wonomulyo yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui proses pemilahan dari rumah, agar masyarakat melihat sampah terutama anorganik bukan lagi sebagai beban lingkungan, melainkan sebagai sumber ekonomi.
Setelah adanya program ini diharapkan perilaku masyarakat dapat berkelanjutan untuk membuka peluang peningkatan pendapatan rumah tangga melalui tabungan bank sampah.
Pada kegiatan bank sampah juga dilakukan sesi pre-test dan post-test untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengetahuan, pemahaman, serta sebagai bahan evaluasi pelaksanaan program kerja kedepannya agar lebih tepat sasaran dan berdampak luas untuk masyarakat Desa Wonomulyo.
Baca juga: Si Kecil Pengurai Sampah Organik
Tim KKN FP UB memberikan materi serta mekanisme operasional bank sampah dengan menekankan pentingnya memisahkan sampah berdasarkan jenisnya (plastik, kertas, kaleng, dan botol) agar memudahkan proses penimbangan dan penjualan kepada pihak pengepul.
Selain itu, mahasiswa juga melakukan sosialisasi penggunaan buku tabungan bank sampah sebagai alat pencatatan yang sederhana namun efektif dimana, dengan sistem pencatatan ini warga terdorong untuk rutin menabung sampah.
Berdasarkan kegiatan program kerja bank sampah ini menghasilkan luaran yaitu terbentuknya wadah bank sampah berdasarkan golongannya (plastik, kertas, kaleng, dan botol), poster edukatif mengenai bank sampah, Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai alur bank sampah, serta terpasangnya plang terkait informasi lama terurainya sampah.
Hasil luaran tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang besar harapannya dengan tindakan kecil yaitu, memilah sampah hari ini akan berdampak besar bagi lingkungan desa di masa depan.
Kegiatan ini secara langsung mendukung empat tujuan Pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu mengenai Tanpa kemiskinan (No Poverty), Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (Decent Work and Economic Growth), Kota dan permukiman yang berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities), serta Penangan perubahan iklim (Climate Action).
Baca juga: Tercekik Sampah Plastik: Potret Krisis Lingkungan di Kampung Nelayan Kota Jayapura
Kegiatan bank sampah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil pemilahan dan penjualan sampah, membantu menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih, sehat dan layak huni melalui pengelolaan masyarakat serta mengedukasi masyarakat sekitar dalam memilah sampah dan mengurangi penggunaan limbah sehingga dapat berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.
Penulis: Kelompok KKN Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Desa Wonomulyo
Dosen Pengampu: Ibu Mahfudlotul ‘Ula, S.E., M.Si. dan Ibu Alia Fibrianingtyas, S.P., M.P.
Editor: Anita Said
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















