Menagih Konektivitas di Surga Tropis: Mengapa Jaringan Seluler Berau Perlu Dibenahi?

Wisata Kabupaten Berau
Perluasan promosi pariwisata di beberapa titik wisata utama di Kabupaten Berau belum disertai dengan kesiapan infrastruktur pendukung yang memadai. (Ilustrasi: Dok. MMI)

Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Berau terus menunjukkan tren positif. Destinasi populer seperti Derawan, Maratua, hingga Biduk-Biduk kian dikenal luas berkat masifnya promosi digital. Namun, di tengah upaya tersebut, kendala klasik masih terus menghantui: rendahnya kualitas jaringan seluler di sejumlah titik wisata utama.

Di era digital saat ini, akses internet bukan lagi kebutuhan sekunder. Wisatawan sangat bergantung pada konektivitas untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengatur rencana perjalanan, berkomunikasi, hingga membagikan pengalaman mereka secara real-time di media sosial. Sayangnya, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa jaringan seluler di beberapa lokasi wisata di Berau masih belum stabil, bahkan sering terputus, terutama saat cuaca buruk melanda.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Baca juga: Ketidakmerataan Pembangunan Infrastruktur Menghambat Kemajuan Daerah

Persoalan ini tidak hanya memengaruhi kenyamanan wisatawan, tetapi juga menghambat produktivitas pengusaha lokal. Keterbatasan jaringan menjadi kendala utama dalam transaksi digital, promosi usaha secara mandiri, hingga pelayanan maksimal kepada pengunjung. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menggerus daya saing pariwisata Berau dibandingkan daerah lain yang memiliki infrastruktur digital lebih mumpuni.

Ironisnya, perluasan promosi pariwisata belum disertai dengan kesiapan infrastruktur pendukung yang memadai. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pembangunan sektor wisata belum berjalan secara berkesinambungan. Padahal, keberhasilan pariwisata tidak hanya bergantung pada pesona keindahan alam, melainkan juga pada kualitas fasilitas penunjang yang tersedia.

Pemerintah daerah dan penyedia jasa telekomunikasi harus menempatkan masalah ini sebagai prioritas utama. Peningkatan kualitas sinyal, penambahan sarana komunikasi, dan pemerataan akses internet di daerah wisata perlu segera diwujudkan. Tanpa tindakan nyata, hambatan ini akan terus berulang dan membendung potensi pertumbuhan ekonomi daerah.

Sudah saatnya Berau tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kesiapan infrastrukturnya dalam memenuhi kebutuhan wisatawan modern. Perbaikan jaringan seluler adalah langkah krusial untuk mewujudkan visi tersebut.


Penulis: Cahaya Aulia Fathana
Mahasiswa Pendidikan Komputer, Universitas Mulawarman


Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses