Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Metode Problem Based Learning (PBL) Berbantuan LKPD pada Siswa Sekolah Dasar

Metode Problem Based Learning
Ilustrasi Kegiatan Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar (Sumber: MMI)

Belajar adalah aktivitas untuk memperoleh pengetahuan yang dilakukan dengan adanya seorang menjelaskan dan respon dari seseorang.

Menurut Bunyamin (2021:78) menyebutkan pembelajaran pada hakikatnya merupakan proses interaksi antara guru dan siswa, baik interaksi secara langsung, seperti kegiatan tatap muka maupun secara tidak langsung, yaitu dengan menggunakan berbagai media pembelajaran.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Pembelajaran dapat melibatkan dua pihak yaitu peserta didik sebagai pembelajar dan guru sebagai fasilitator, yang terpenting dalam kegiatan pembelajaran adalah terjadinya proses belajar (learning process).

Banyak guru masih bersifat monoton karena guru masih jarang menggunakan media pembelajaran sehingga membuat siswa merasa bosan serta motivasi siswa untuk belajar masih rendah. Oleh karena itu banyak perubahan yang terjadi seperti:

  1. Peserta didik malas mengerjakan soal yang diberikan
  2. Peserta didik sering mengobrol pada saat pembelajaran
  3. Peserta didik malu mengungkapkan

Dari uraian diatas nampak bahwa motivasi peserta didik kurang karena pandangan peserta didik terhadap pembelajaran.

Dalam hal ini, guru memliki peran yang sangat penting sebagai fasilitator yang dapat membuat motivasi belajar peserta didik meningkat.

Penggunan model dan media pembelajaran dalam menyajikan materi pembelajaran sangat berpengaruh terhadap keaktifan belajar peserta didik.

Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah metode pembelajaran inovatif yang berpusat pada masalah nyata, dimana siswa secara aktif terlibat dalam mencari solusi melalui pembikiran kritis dan kolaborasi, bukan hanya menghafal teori.

Baca juga: Penerapan Model Pembelajaran PBL dengan Bantuan Media Wordwall terhadap Minat Belajar Siswa Kelas IV SD Ngadirgo 01

Majid (2008) Menjelaskan LKPD sebagai bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran, yang berisi tugas yang harus diselesaikan oleh peserta didik.

Pendidik harus lebih kreatif dan inovatif dalam memilih metode, media, dan model pembelajaran agar pembelajaran menjadi menyenangkan, seru, menantang, mengasikan, sehingga dapat mengaktifkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran yang nantinta berdampak pada peningkatan motivasi belajar.

 

Penulis:

  1. Deby Valentine Br Girsang
  2. Tessa Anastasya Tarigan

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Quality
Dosen Pengampu: Hasni Suciawati S.Pd., M.Pd

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses