Merajut Jembatan Pengetahuan: Kelas Konsorsium sebagai Ruang Kolaboratif bagi Mahasiswa

Ruang Kolaboratif bagi Mahasiswa
Sumber: pixabay.com

Menurut KBBI, konsorsium didefinisikan sebagai himpunan sarjana sebidang yang mengurus kepentingan bersama. Konsorsium juga dapat diartikan sebagai kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu, organisasi, atau institusi yang bekerja sama untuk meraih tujuan tertentu.

Dalam ranah pendidikan, konsorsium tidak jarang digunakan untuk mengakumulasi sumber daya dan membagi keuntungan di antara anggota kelompok, seperti dalam kegiatan penelitian maupun pengembangan program studi.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Pada awalnya konsorsium dibentuk untuk mendukung implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui reformasi kepemimpinan di perguruan tinggi. Kelas konsorsium  diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih kolaboratif, inovatif, dan kritis terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia profesional.

Tujuan utama dibentuknya kelas konsorsium adalah untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis dalam menanggapi isu-isu sosial yang ada di masyarakat serta memberi fasilitas bagi mahasiswa untuk belajar memahami berbagai perspektif baru yang berasal dari departemen lain.

Selain itu, kelas konsorsium juga dapat menciptakan peluang relasi yang luas karena kelas tersebut menciptakan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan akademisi, profesional, dan sesama mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Hal tersebut tentu dapat memperluas relasi mereka, terutama di bidang akademik dan profesional. Kelas konsorsium juga dirancang guna mendorong pengembangan sistem pengajaran yang kreatif dan adaptif melalui kolaborasi dengan berbagai bidang studi sehingga dapat merespons tantangan pendidikan di era modern.

Baca Juga: Tim PKM-PM UMS Melaksanakan Kegiatan Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Melalui Game Big Monopoly berbasis Augmented Reality (AR) dan Debriefing Simulation Bersama Peserta Didik SLB BC Dharma Anak Bangsa

Kelas konsorsium yang telah diberlakukan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) merupakan bagian dari upaya kolaboratif demi meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang ilmu sosial.

Terdapat enam departemen di FISIPOL yang turut berdinamika bersama dalam kelas konsorsium, yaitu  Departemen Sosiologi, Departemen Politik dan Pemerintahan, Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Departemen Hubungan Internasional, dan Departemen Ilmu Komunikasi.

Dalam kelas konsorsium tersebut, mahasiswa semester 1 dari keenam departemen diacak dan kemudian dikelompokkan lagi berdasarkan kelas konsorsium yang telah dibuat dengan kode huruf A, B, C, D, E, dan F. Mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (ISD) merupakan salah satu mata kuliah wajib yang menjadi bagian dari kelas konsorsium di FISIPOL. Untuk kelas konsorsium ISD E diampu oleh Dr. R. B. Abdul Gaffar, S.IP., M.A. bersama dengan Tapiheru Joash Elisha Stephen, S.I.P., M.A, Ph.D.

Sering kali materi pembelajaran dalam kelas konsorsium ISD E dikaitkan dengan isu-isu sosial di masyarakat sehingga membuat suasana kelas terasa menyenangkan dan materi pembelajaran menjadi lebih mudah untuk dicerna.

Ditambah lagi dengan adanya enam departemen berbeda dalam satu kelas yang sama dapat memperluas cara pandang untuk menganalisis penerapan teori pembelajaran dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini tentu menuntut mahasiswa agar berpikir kritis dan terbuka dalam menerima berbagai perbedaan cara pandang masing-masing karena setiap individu memiliki kebenaran atas dirinya sendiri.

Pembahasan terkait ilmu dasar filsafat sampai dengan pembahasan politik nyatanya tidak luput dari materi di kelas konsorsium tersebut. Materi yang disajikan dalam kelas konsorsium ISD E sangatlah luas dan selalu ada topik menarik yang dapat dibahas dengan bertukar pikiran karena materi dalam kelas tersebut selalu berkaitan erat dengan manusia yang memiliki sifat kompleks.

Selain itu, materi mata kuliah Ilmu Sosial Dasar juga tidak terlepas dari isu-isu sosial di masyarakat yang bersifat dinamis. Materi tersebutlah yang kemudian berpotensi mendorong mahasiswa untuk memaknai secara dalam hal-hal yang ada di sekitarnya. Banyak hal kecil dalam kehidupan yang apabila diperhatikan lagi dapat menjadi sebuah materi yang bernilai untuk dikaji.

Baca Juga: Beri 100 Bibit Alpukat dan Webinar, Mahasiswa KKN UGM Bantu Desa Ngoro-oro Jadi Sentral Alpukat

Dapat disimpulkan bahwa kelas konsorsium di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM tidak hanya berperan penting sebagai sarana pendidikan, tetapi juga sebagai wadah untuk menciptakan jaringan akademik yang kuat dan sensitif terhadap kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa dituntut mampu untuk menganalisis secara kritis dan memberikan solusi terkait isu-isu di masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih adaptif dan dinamis, kelas konsorsium mampu memotivasi mahasiswa untuk berpikir kritis, imajinatif, serta responsif terhadap beragam perspektif yang ada.

Selain memperkaya pengetahuan akademik, kelas konsorsium juga turut berperan melatih mahasiswa untuk menyikapi tantangan di dunia profesional. Kelas konsorsium berpotensi menjadi wadah efektif untuk melahirkan pemimpin bangsa yang berintegritas.

 

Penulis: Rifa Rahmalia Sari
Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Universitas Gadjah Mada

Referensi

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/03/konsorsium-ihilead-dukung-program-merdeka-belajarkampus-merdeka

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/11/konsorsium-program-internasional-upaya-percepatan-internasionalisasi-di-lingkup-ptv

https://ugm.ac.id/id/berita/universitas-gadjah-mada-resmi-tergabung-konsorsium-u21/

https://ugm.ac.id/id/berita/20814-ugm-terlibat-dalam-konsorsium-perguruan-tinggi-indonesia-inggris/

https://fisipol.ugm.ac.id/calon-mahasiswa/mengapa-fisipol/

 

Editor: I. Khairunnisa

Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses