Open Trip Gunung Merbabu

Open Trip Gunung Merbabu
Ilustrasi Gunung Merbabu (Sumber: MMI)

Siapa si yang tidak terpesona sama Gunung Merbabu? Gunung yang punya julukan “Negeri di atas awan” ini selalu sukses bikin rindu lewat sabananya yang hijau dan view gunung merapi yang berdiri gagah di depan mata. Tetapi untuk sebagian orang, ngebayangin ribetnya packing tenda, masak di gunung, sampai urus perizinan online yang sering penuh bisa bikin niat mendaki surut. Nah, disinilah Open Trip hadir jadi penyelamat!

 

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Mengapa di Sini Pilih Open Trip ke Merbabu?

1. Agar Tidak Pusing Logistik

Biasanya, paket open trip sudah termasuk tenda, alat masak, hingga makan selama di gunung. Kamu tinggal bawa badan dan perlengkapan pribadi seperti carier, jaket, sleeping bag, headlamp. Sisanya? Biar team pemandu yang urus

2. Teman baru, Cerita baru

Kamu berangkat sendirian atau berdua, tapi pulang-pulang bakal punya circle pertemanan baru dari berbagai daerah.

3. Simple dan Efisien

Tiket simaksi (perizinan) Merbabu itu terkenal susah didapatkan kalau tidak rebutan jauh-jauh hari. Pihak penyelenggara biasanya sudah mengamankan kouta ini, jadi kamu tinggal setor KTP saja.

Untuk open trip biasanya ada jalur-jalur populernya tersendiri, ada beberapa jalur populer yang biasanya ada open trip, seperti:

1. Jalur Selo (Boyolali)

Jalur ini jalur favorit para pendakian,. Treknya relatif landai dengan bonus pemandangan sabana 1 dan 2 yang luar biasa ikonik. Cocok banget untuk pendakian-pendakian pemula, atau yang ingin foto-foto aestetic.

2. Jalur Suwanting (Magelang)

Jalur ini untuk para pendaki yang suka tantangan fisik. Tanjakannya cukup “pedas”, Tapi bonusnya adalah bisa melihat puncak Merapi dengan sangat jelas dan jarak yang dekat.

3. Jalur Wekas (Magelang)

Jalur yang lebih pendek tapi trek yang curam dan terus menanjak, biasanya dipilih bagi pendakian yang ingin waktu tempuh lebih cepat ke area camp.

Estimasi Biaya dan Fasilitas

Harga open trip Merbabu biasanya berkisar antara Rp. 450.000 hingga Rp. 750.000, tergantung titik kumpul (misal: Jakarta, basecamp, atau statiun terdekat). Fasilitas standar yang didapatkan, yaitu:

  1. Transportasi PP dari titik kumpul.
  2. Simaksi dan asuransi pendakian.
  3. Makan selama pendakian.
  4. Tenda dan perlengkapan kelompok.
  5. Guide dan porter team.

Untuk open trip ada juga beberapa tips yang  harus dipersiapkan secara matang. Berikut adalah beberapa tips sebelum “book now”:

1. Cek Kredibilitas

Pastikan penyelenggaranya punya ulasan bagus di media sosial

2. Latihan Fisik

Meskipun open trip, kaki tetap milik sendiri. Minimal satu minggu sebelum berangkat rajin-rajinlah jogging/naik turun tangga.

Mendaki Merbabu bukan cuma soal sampai di puncak Kenteng Songo, tapi saat menikmati setiap langkah di Padang Sabana yang luas jadi. Jangan lupa untuk selalu membawa kembali sampahmu!

Leave nothing but prints, take nothing but pictures!.

 


Penulis: MayNurzihan
Mahasiswa Universitas Pamulang


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses