Kegiatan Magang MBKM menjadi salah satu pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Pada semester 6 ini, saya Gelar Aji Auzan Hakim, mahasiswa Program Studi Fisika UPN “Veteran” Jawa Timur, berkesempatan melaksanakan kegiatan Magang MBKM di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Barat selama kurang lebih empat bulan, tepatnya di Divisi Perencanaan Sistem.
Dalam pelaksanaan program ini, saya dibimbing oleh Bapak Akbar Sujiwa, S.Si., M.Si dari kampus serta Ibu Natalia selaku mentor lapangan sekaligus Team Leader dari Divisi Perencanaan Sistem di PLN UP3 Surabaya Barat. Pengalaman ini membuka wawasan saya tentang bagaimana perencanaan jaringan distribusi listrik dilakukan secara sistematis, berbasis data, serta penuh perhitungan teknis untuk menjaga keandalan pasokan listrik masyarakat.
Selain itu, saya juga mulai memahami bagaimana pentingnya akurasi data dalam proses perencanaan sistem. Data yang digunakan tidak hanya berasal dari satu sumber, tetapi merupakan hasil integrasi dari berbagai sistem yang ada di PT PLN UP3 Surabaya Barat.
Oleh karena itu, proses validasi data menjadi langkah krusial sebelum dilakukan analisis lebih lanjut. Kesalahan kecil dalam input data dapat berpengaruh besar terhadap hasil perencanaan yang dihasilkan.
Di Divisi Perencanaan Sistem, saya belajar bahwa listrik yang sampai ke rumah pelanggan bukan sekadar hasil pembangkitan, tetapi melalui proses perencanaan yang matang. Saya terlibat dalam berbagai kegiatan seperti:
1. Analisis Data Beban dan Pertumbuhan Pelanggan
Saya membantu melakukan pengolahan data daya tersambung dan beban puncak pelanggan di wilayah kerja UP3 Surabaya Barat. Data tersebut dianalisis untuk melihat tren kenaikan konsumsi listrik serta memproyeksikan kebutuhan kapasitas jaringan di masa mendatang.
Saya juga mempelajari estimasi GWG, Estimasi GWG (Gross Working Group/Gross Work Generation) pada PLN merujuk pada perhitungan produksi energi listrik bruto yaitu total listrik yang dihasilkan oleh pembangkit (generator) sebelum dikurangi pemakaian sendiri (auxiliary power) untuk operasional peralatan di dalam pembangkit tersebut.
Baca juga: Komitmen Indonesia terhadap Energi Terbarukan: Penggunaan Mobil Listrik di World Water Forum 2024
2. Evaluasi Kapasitas Trafo dan Penyulang
Saya mempelajari bagaimana PLN mengevaluasi kapasitas trafo distribusi dan beban penyulang 20 kV. Analisis dilakukan untuk mengetahui persentase loading trafo, keseimbangan fasa, hingga potensi overload. Jika ditemukan beban mendekati batas kapasitas, maka diperlukan rekomendasi seperti uprating trafo atau rekonfigurasi jaringan.
3. Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi
Saya juga terlibat dalam penyusunan perencanaan pengembangan jaringan, termasuk usulan penambahan gardu distribusi dan perluasan jaringan tegangan menengah. Proses ini membutuhkan analisis teknis yang mempertimbangkan jarak jaringan, rugi-rugi daya, serta efisiensi sistem.
4. Pengolahan dan Validasi Data Teknis
Sebagian besar aktivitas saya berkaitan dengan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan sistem internal PLN. Saya belajar melakukan validasi data gardu, menyusun laporan proyeksi beban, serta membuat rekap evaluasi kapasitas jaringan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan ini, saya memahami bahwa perencanaan sistem merupakan bagian strategis dalam menjaga stabilitas dan kontinuitas pasokan listrik. Setiap angka yang dianalisis memiliki dampak nyata terhadap kualitas layanan listrik pelanggan.
Sebagai mahasiswa Fisika, saya merasakan keterkaitan yang kuat antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di lapangan. Konsep sistem tiga fasa, daya aktif dan reaktif, faktor daya, serta perhitungan rugi-rugi daya (I²R losses) adalah rugi-rugi daya pada penghantar (kabel/jaringan) ternyata benar-benar diaplikasikan dalam proses analisis jaringan distribusi.
Selain kompetensi teknis, saya juga belajar pentingnya ketelitian dalam pengolahan data serta komunikasi profesional dalam tim kerja. Divisi Perencanaan Sistem menuntut ketepatan dalam membaca data karena kesalahan kecil dapat berdampak pada keputusan teknis yang besar.
Selama magang, saya menyadari bahwa kegiatan ini juga berkaitan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):
a. (SDG 7) Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable & Clean Energy)
Perencanaan sistem yang tepat memastikan distribusi energi berjalan stabil dan merata bagi Masyarakat.
b. (SDG 9) Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure)
Penggunaan sistem digital dan analisis data dalam perencanaan jaringan menunjukkan pentingnya inovasi teknologi dalam sektor ketenagalistrikan.
c. (SDG 11) Kota dan Permukiman Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)
Perencanaan jaringan yang baik mendukung pertumbuhan wilayah perkotaan yang tertata dan berkelanjutan.
Magang ini juga mengasah soft skill saya, seperti manajemen waktu, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan studi kasus teknis. Saya belajar bahwa dunia kerja menuntut tidak hanya pemahaman teori, tetapi juga kemampuan adaptasi dan komunikasi yang baik.
Menurut mentor lapangan saya, mahasiswa perlu aktif menggali ilmu selama magang dan memahami keseluruhan proses bisnis yang ada di divisi. Perencanaan sistem bukan hanya soal angka, tetapi tentang bagaimana membaca kebutuhan masa depan dan memastikan sistem siap menghadapinya.
Magang di PLN UP3 Surabaya Barat mengubah cara pandang saya terhadap sistem kelistrikan. Di balik jaringan dan gardu distribusi, terdapat proses analisis dan perencanaan yang kompleks agar listrik tetap menyala tanpa gangguan.
Saya merasa bersyukur mendapat kesempatan menjadi bagian dari lingkungan profesional PLN meskipun dalam waktu yang terbatas. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi saya untuk berkontribusi di sektor energi, khususnya dalam bidang sistem tenaga listrik dan pengembangan infrastruktur berbasis data.
Melalui kegiatan magang ini, saya semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang analisis sistem tenaga listrik. Saya berharap ilmu yang telah saya peroleh tidak hanya berhenti pada kegiatan magang, tetapi dapat terus saya kembangkan baik dalam studi maupun di dunia kerja nantinya.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim PLN UP3 Surabaya Barat yang telah membimbing dan memberikan pengalaman berharga selama masa magang berlangsung. Semoga kerja sama antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan PLN dapat terus berlanjut sehingga lebih banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan belajar langsung di dunia industri.
Penulis: Gelar Aji Auzan Hakim
Mahasiswa Fisika, UPN Veteran Jawa Timur
Ketua Himpunan Mahasiswa Fisika UPN “Veteran” Jawa Timur tahun 2025
Dosen Pengampu: Akbar Sujiwa, S.Si, M.Si.
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















