Pemberdayaan Remaja Desa Wonomulyo: Mahasiswa UB Kenalkan Konsep Vertical Garden kepada IPPNU sebagai Solusi Pertanian di Lahan Sempit

Pemberdayaan Remaja di Desa Wonomulyo
Kegiatan Pemberdayaan Remaja di Desa Wonomulyo (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Wonomulyo, MMI – Dalam rangka mendukung edukasi lingkungan dan pemanfaatan lahan sempit, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Brawijaya melaksanakan program pengabdian masyarakat bertema “Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Media Tanam Vertical Garden” pada hari Selasa, 22 Juli 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dan menyasar kelompok remaja IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) dengan jumlah peserta sebanyak 13 orang. Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan, kreativitas daur ulang, serta memperkenalkan konsep pertanian urban yang sederhana dan mudah dibuat bagi generasi muda.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Program ini diselenggarakan oleh tim mahasiswa KKN Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dengan Muhammad Putra Tsani sebagai koordinator desa, dosen pembimbing lapangan Ibu Alia Fibrianingtyas, S.P., M.P. dan Ibu Mahfudlotul ‘Ula, S.E., M.Si., serta dibantu oleh 24 anggota tim lainnya.

Kegiatan di awali dengan pretest untuk mengetahui pengetahuan awal peserta tentang vertical garden, dilanjutkan pemaparan materi mengenai manfaat vertical garden, jenis-jenis vertical garden, media tanam yang bisa digunakan, serta cara merawat tanaman secara efektif. Usai materi, peserta diajak praktik langsung membuat vertical garden dari botol bekas, yang telah dihias dan dipasangi tanaman hias.

Baca juga: Kreatif! Botol Bekas disulap Menjadi Pot Bunga oleh Mahasiswa UMM bersama Siswa SDN Mojolangu 2 Malang

Hasil dari kegiatan ini yaitu karya vertical garden dari peserta, lembar hasil pretest dan posttest, serta dokumentasi kegiatan. Adapun manfaat yang diharapkan adalah peningkatan kesadaran peserta terhadap pentingnya penghijauan walaupun dengan skala kecil, kemampuan memanfaatkan barang bekas secara kreatif, dan keinginan untuk menciptakan vertical garden secara mandiri di lingkungan rumah atau sekolah.

Program ini diharapkan dapat berkelanjutan, terutama melalui dukungan kelompok IPPNU yang telah mengikuti pelatihan, untuk menyebarluaskan pengetahuan yang mereka dapatkan selama melakukan pelatihan.

Ketua Koordinator Desa (Kordes) KKN FP UB menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi anggota IPPNU sebagai peserta, tetapi juga bagi masyarakat sekitar Desa Wonomulyo. Antusiasme kelompok IPPNU juga tampak jelas selama sesi praktik berlangsung.

Para peserta terlihat aktif dan menikmati proses penanaman vertical garden, bahkan beberapa dari mereka langsung mendokumentasikan kegiatan mereka sendiri sebagai bentuk apresiasi terhadap pengalaman baru yang dinilai unik dan menyenangkan.

Program kerja vertical garden ini juga mendukung dua poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

1. SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities

SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities, karena vertical garden membantu menciptakan ruang hijau di area terbatas serta meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

2. SDG 12 tentang Responsible Consumption and Production

SDG 12 tentang Responsible Consumption and Production, karena penggunaan barang bekas sebagai media tanam mencerminkan praktik daur ulang dan konsumsi yang bertanggung jawab.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas peserta dalam memanfaatkan limbah, tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya program ini, tim KKN FP UB berharap konsep edukasi lingkungan melalui media kreatif seperti vertical garden dapat terus dikembangkan oleh kelompok remaja di desa, serta dapat membuka peluang pengembangan program serupa dengan sasaran lebih luas ke depannya.

 

Penulis: Kelompok KKN Desa Wonomulyo
Mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Dosen Pengampu: Ibu Mahfudlotul ‘Ula, S.E., M.Si. dan Ibu Alia Fibrianingtyas, S.P., M.P.

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses