Surakarta, 12 September 2024 – Dalam upaya memberikan solusi terhadap tingginya jumlah kasus anemia di Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM FIK UMS) berhasil mengembangkan inovasi berupa es krim sehat yang berbahan dasar buah bit dan kismis.
Penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif camilan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, terutama dalam pencegahan anemia yang masih menjadi masalah kesehatan besar di tanah air.
Anemia yang umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam tubuh, masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 40% dari remaja di Indonesia mengalami anemia yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti mudah lelah, pusing, dan penurunan daya tahan tubuh.
Zat besi sendiri memiliki peranan penting dalam pembentukan hemoglobin yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi akan menghambat proses ini, sehingga tubuh tidak dapat berfungsi dengan optimal.
Untuk membantu mengatasi masalah ini, BEM FIK UMS mengembangkan produk es krim yang berbahan dasar buah bit dengan topping kismis. Kedua bahan alami ini dikenal memiliki kandungan zat besi yang tinggi dan dapat membantu penyerapan zat besi secara maksimal di dalam tubuh.
Es krim ini bukan hanya dirancang sebagai camilan sehat yang bergizi, tetapi juga memiliki cita rasa yang disukai oleh kalangan anak-anak dan remaja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan konsumsi zat besi dalam kelompok usia yang paling rentan terhadap anemia.
Menciptakan Camilan Sehat yang Bergizi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah kasus anemia di Indonesia. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh rendahnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari. Padahal zat besi adalah nutrisi penting yang membantu pembentukan hemoglobin dalam darah, sehingga tubuh dapat mengangkut oksigen dengan baik.
Buah bit dipilih karena kaya akan zat besi, sementara kismis menjadi pelengkap yang memiliki kandungan mineral dan vitamin untuk mendukung penyerapan zat besi. Kombinasi keduanya diolah menjadi produk es krim yang tidak hanya bernutrisi tetapi juga menarik bagi anak-anak hingga remaja sehingga dapat menjadi alternatif camilan sehat.
Berdasarkan hal tersebut, tim Pengabdian dan Penelitian Ormawa (PPO) BEM FIK UMS yang diketuai oleh Nasva Fadila Eltari Putri dengan beranggotakan Sylfira Qothrunnada Azizy, Yusyrifa Fadhila, Nada Nailul Authar dan Darasyifa Azami yang dibimbing oleh Ibu Sudrajah Warajati Kisnawaty, M.Gz., melaksanakan penelitian tentang “Identifikasi Kandungan Gizi Zat Besi pada Produk Es Krim Berbahan Buah Bit dan kismis”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk makanan inovatif yang dapat membantu mencegah anemia, terutama di kalangan remaja.
Telah dilaksanakan penelitian untuk mengidentifikasi kadar zat besi dalam produk es krim tersebut dengan menggunakan metode analisis laboratorium.
Setelah dilakukan pengujian sebanyak empat sampel dengan kadar buah bit yang berbeda, maka didapat hasil akhir bahwa semakin banyak kadar buah bit yang terkandung dalam satu sampel, semakin tinggi pula kadar zat besi yang terkandung didalamnya sehingga menunjukkan produk ini memiliki potensi signifikan dalam mendukung pencegahan anemia di kalangan remaja.

Penurunan Angka Anemia di Indonesia Melalui Inovasi Camilan Sehat
Inovasi ini tidak hanya memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesehatan remaja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi prevalensi anemia di Indonesia. Dengan menciptakan alternatif camilan sehat yang kaya akan zat besi, es krim buah bit dan kismis dapat menjadi solusi praktis yang mudah diterima oleh remaja, yang seringkali lebih tertarik pada makanan manis atau camilan daripada makanan bergizi lainnya.
Es krim ini diharapkan bisa menggantikan camilan tidak sehat yang banyak dikonsumsi saat ini, seperti permen atau makanan ringan yang rendah gizi. Tidak hanya menambah asupan zat besi, es krim ini juga mengandung berbagai nutrisi penting lainnya, seperti serat, vitamin, dan mineral, yang dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Selain itu, produk ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Proses produksi dan pemasaran es krim ini membuka peluang usaha baru, baik bagi pelaku usaha kecil maupun besar, yang ingin berkontribusi dalam penyebaran camilan sehat ke pasar.
Dengan semakin banyaknya produk lokal yang berfokus pada kesehatan, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya konsumsi makanan yang bergizi dan berdampak positif bagi kesehatan jangka panjang.
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Mahasiswa
Inovasi ini merupakan bagian dari program PPO (Pelitian dan Pengabdian ORMAWA) yang dilaksanakan oleh BEM FIK UMS. Program ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam mencari solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.
Melalui penelitian ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang ilmu kesehatan, tetapi juga mampu memadukan pengetahuan akademik mereka dengan implementasi nyata di lapangan, yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan inovasi melalui berbagai program penelitian dan pengabdian masyarakat yang dirancang untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dalam inovasi serta menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat.
UMS terus berupaya untuk mendorong pengembangan inovasi yang dapat memberikan dampak positif, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat.
Melalui produk es krim buah bit dan kismis ini, BEM FIK UMS telah memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya menanggulangi masalah kesehatan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini, sekaligus menginspirasi mahasiswa lainnya untuk menciptakan solusi-solusi kreatif dalam mengatasi permasalahan kesehatan.
Camilan Sehat yang Bisa Menjadi Solusi untuk Anemia
Es krim buah bit dan kismis yang dikembangkan oleh mahasiswa BEM FIK UMS adalah bukti nyata bahwa inovasi tidak selalu datang dalam bentuk teknologi canggih, tetapi juga dapat muncul dalam bentuk sederhana yang bermanfaat besar bagi kesehatan masyarakat.
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, es krim ini diharapkan dapat membantu pencegahan anemia di kalangan remaja, yang merupakan kelompok usia dengan risiko tinggi mengalami kekurangan zat besi.
Dengan inovasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif baik dalam meningkatkan pemahaman dikalangan remaja tentang pentingnya pencegahan anemia maupun dalam menciptakan peluang usaha baru yang ekonomis bagi masyarakat.
Selain itu, Es krim buah bit dan kismis ini diharapkan dapat menjadi camilan sehat yang mampu membantu menurunkan angka prevalensi anemia di Indonesia.
Program PPO BEM FIK UMS tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan contoh bagaimana ilmu pengetahuan dapat diaplikasikan untuk memecahkan masalah kesehatan.
Penulis: Sylfira Qothrunnada Azizy1, Nasva Fadila Eltari Putri2, Yusyrifa Fadhila3, Nada Nailul Authar4, Darasyifa Azami5, Sudrajah Warajati Kisnawaty6
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













