Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang melibatkan peran aktif dosen dan mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang dimiliki guna membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di lingkungan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata.
Pelaksanaan pengabdian dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan, seperti pelatihan, penyuluhan, pendampingan, maupun pemberian bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi juga dapat diaplikasikan secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat.
Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat berfungsi sebagai penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan sosial masyarakat, serta menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagaimana yang telah kami laksanakan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan pada tanggal 28 November 2025 di SMK Nusantara 2 Jakarta Barat.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai penggunaan teknologi keuangan (financial technology) secara tepat dan bertanggung jawab.
Metode pelaksanaan yang diterapkan berupa diskusi interaktif dengan komunikasi dua arah, sehingga peserta didik dapat berpartisipasi secara aktif melalui sesi tanya jawab, diskusi, serta berbagi pengalaman terkait pemanfaatan layanan keuangan digital.
Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa SMK Nusantara 2 yang termasuk dalam kelompok Generasi Z dan telah terbiasa menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan PKM ini meliputi pemahaman mengenai financial technology (fintech), berbagai contoh penerapan fintech dalam kehidupan sehari-hari, pengenalan dompet digital, serta pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya.
Selain itu, peserta juga diberikan pembekalan terkait tips penggunaan dompet digital secara aman dan bijak, penjelasan mengenai fitur-fitur yang tersedia pada dompet digital, serta contoh aplikasi dompet digital yang umum digunakan oleh masyarakat, seperti GoPay, OVO, Dana, dan ShopeePay.
Baca Juga: Determinan Peran Literasi Keuangan terhadap Efektivitas Income Management Mahasiswa
Perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat pesat telah mendorong masyarakat memasuki era cashless society, yaitu kondisi ketika sebagian besar transaksi keuangan dilakukan tanpa menggunakan uang tunai.
Saat ini, transaksi dapat dilakukan dengan mudah melalui dompet digital, QRIS, mobile banking, serta berbagai aplikasi keuangan lainnya.
Meskipun memberikan kemudahan dan efisiensi, kondisi tersebut juga menuntut pemahaman yang baik agar pemanfaatan teknologi keuangan tidak disalahgunakan atau mendorong perilaku konsumtif yang berlebihan.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim pelaksana menekankan pentingnya literasi keuangan digital bagi Generasi Z.
Literasi keuangan memiliki peran penting dalam membantu peserta memahami manfaat dan risiko penggunaan financial technology (fintech), mengelola keuangan secara lebih terencana, serta memanfaatkan dompet digital secara bertanggung jawab.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan peserta mampu menggunakan teknologi keuangan sebagai sarana pendukung pengelolaan keuangan yang sehat di era digital.
Pengertian Financial Technology (Fintech)
Financial Technology atau fintech merupakan perpaduan antara sektor keuangan dan teknologi yang bertujuan untuk mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan efisiensi layanan keuangan. Pemanfaatan fintech umumnya dilakukan melalui aplikasi pada perangkat ponsel atau platform berbasis web.
Contoh-Contoh Fintech
Fintech merupakan inovasi layanan keuangan berbasis teknologi yang saat ini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh fintech antara lain:
- Dompet digital (e-wallet);
- Bank digital;
- Layanan pinjaman online;
- Investasi berbasis digital.
Beragam bentuk fintech tersebut memberikan kemudahan dalam aktivitas keuangan, namun penggunaannya perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik serta sikap bijak agar manfaat yang diperoleh dapat optimal.
Baca Juga: Manajemen Keuangan Jadi Kunci Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Dompet Digital
Dompet digital atau e-wallet adalah aplikasi pada perangkat ponsel yang berfungsi sebagai alat penyimpanan uang elektronik. Melalui dompet digital, pengguna dapat menyimpan saldo, melakukan pembayaran, serta menerima uang tanpa perlu membawa uang tunai.
Kelebihan Dompet Digital:
- Dompet digital memudahkan transaksi karena proses pembayaran dapat dilakukan dengan cepat dan praktis tanpa uang tunai.
- Tingkat keamanan relatif terjaga karena dilengkapi dengan sistem keamanan seperti PIN, kata sandi, dan verifikasi biometrik.
- Setiap transaksi tercatat secara otomatis sehingga memudahkan pengguna dalam memantau pengeluaran.
- Pengguna sering memperoleh berbagai keuntungan, seperti promo, diskon, dan cashback.
Kekurangan Dompet Digital:
- Beberapa layanan dompet digital mengenakan biaya tambahan untuk transaksi tertentu.
- Tidak semua merchant menyediakan metode pembayaran menggunakan dompet digital.
- Terdapat risiko keamanan digital, seperti peretasan atau penyalahgunaan data jika pengguna kurang berhati-hati.
- Penggunaan dompet digital bergantung pada jaringan internet dan ketersediaan perangkat ponsel.

Tips Penggunaan Dompet Digital yang Aman dan Bijak
Agar penggunaan dompet digital tetap aman dan terkendali, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:
- Mengamankan akun dengan menjaga kerahasiaan PIN dan kata sandi;
- Memisahkan dompet digital dari tabungan utama untuk mengontrol pengeluaran;
- Mengaktifkan notifikasi transaksi agar aktivitas keuangan dapat dipantau secara langsung;
- Menggunakan aplikasi e-wallet yang resmi dan terpercaya;
- Memanfaatkan promo dan diskon secara bijak sesuai kebutuhan;
- Melakukan pengecekan pengeluaran secara rutin untuk meningkatkan kedisiplinan finansial.
Fitur-Fitur Dompet Digital
Dompet digital dilengkapi dengan berbagai fitur yang mendukung kemudahan transaksi dan pengelolaan keuangan, antara lain:
- Pembayaran secara online dan offline;
- Transfer dan penerimaan dana;
- Pengisian saldo dan penarikan dana;
- Riwayat transaksi otomatis;
- Promo dan cashback;
- Sistem keamanan seperti PIN dan OTP.
Baca Juga: Menimbang Peran UMKM Syariah dalam Dinamika Ekonomi Jawa Tengah
Literasi keuangan memiliki peran penting dalam membentuk cara Generasi Z memanfaatkan layanan fintech, khususnya dompet digital.
Individu dengan tingkat literasi keuangan yang baik cenderung lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan, mampu mengendalikan gaya hidup konsumtif, serta menggunakan dompet digital secara terencana dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan Generasi Z dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat di era digital.
Fintech dan dompet digital tidak hanya dipandang sebagai sarana kemudahan transaksi, tetapi juga sebagai alat pendukung dalam mengelola keuangan secara lebih efektif. Dengan literasi keuangan yang memadai, Generasi Z diharapkan mampu memanfaatkan teknologi keuangan secara cerdas dan aman.
Dengan demikian, kegiatan PKM yang mengangkat tema “Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Pemanfaatan Fintech pada Generasi Z Pengguna Dompet Digital” diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menambah wawasan peserta didik SMK Nusantara 2 Jakarta Barat dalam menghadapi perkembangan teknologi keuangan di era cashless society.
Penulis:
1. Firginia Az-zahra Mukti (231011201506)
2. Ayu Puspitasari (231011200696)
3. Fadhilah Tisna Amalia (231011201493)
4. Nayla Azzahra Munigar (231011201762)
Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM)
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












