Di lingkungan masyarakat saat ini, banyak sekali orang yang berusaha untuk terlihat baik-baik saja, padahal dia sedang menutupi dan berjuang dengan pikiran negatifnya sendiri.
Banyak orang yang lebih memilih berjuang atau malah bertengkar terhadap pikirannya sendiri dibandingkan cerita ke orang lain karena ketika ia cerita tentang apa yang ia pikirkan masih sering dianggap sepele oleh orang-orang.
Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan pada diri seseorang yang mencakup aspek emosi, psikologis, dan sosial.
Kesehatan mental merupakan hal yang terpenting dari sebagian kesehatan manusia lainnya, karena jika kita memiliki kesehatan mental yang baik, kita akan semakin mudah dalam menjalankan hidup dan menangani permasalahan.
Terkadang pemicu yang paling utama terhadap kesehatan mental yaitu pemikiran kita sendiri, banyak masyarakat yang selalu berpikir terlalu jauh padahal belum melakukannya.
Kesehatan mental sangat berhubungan erat dengan kualitas hidup seseorang karena memengaruhi cara kita berpikir, merasa, berperilaku, mengatasi stres, menjaga hubungan antar sesama, dan melakukan hal yang produktif.
Seseorang yang memiliki kesehatan mental yang baik, ia akan cenderung bisa dalam menangani masalahnya dengan baik, mampu kosentrasi dengan baik, dan mempunya pikiran yang tenang dan tidak berlebih.
Baca Juga:Wabah Self-Diagnosis di Media Sosial: Tantangan Baru Kesehatan Mental Indonesia
Masalah utama dari ketidakpedulian masyarakat terhadap “kesehatan mental” yaitu kurangnya pemahaman tentang kesehatan mental, karena masih banyak orang yang menganggap kesehatan mental itu hal yang biasa dan jika ada orang yang mengalami gangguan kesehatan mental langsung disimpulkan bahwa hal itu adalah hal yang negatif dan terdapat omongan orang-orang yang berkata “kurang iman itu/kurang bersyukur” padahal jika orang mengalami gangguan pada kesehatan mental nya itu hal yang berbeda dengan kurang iman ataupun kurang bersyukur.
Oleh karena itu masih banyak juga masyarakat yang takut untuk bercerita dan mencari bantuan tentang gangguan kesehatan mental yang dialaminya.
Banyak faktor yang menjadi penyebab kesehatan mental yaitu tekanan pada pekerjaan atau sekolah, lingkungan sosial yang buruk, omongan orang pada media sosial, dan kurangnya dukungan dari masyarakat, sosial, ataupun keluarga.
Oleh karena itu sudah saatnya kita peduli terhadap kesehatan mental, karena terdapat sebagian orang yang mengalami gangguan kesehatan mental tetapi justru ia lebih memilih diam karena takut akan stigma masyarakat yang langsung menyimpulkan negatif.
Tidak selamanya orang yang mempunya gangguan kesehatan mental itu buruk, bisa jadi ia hanya membutuhkan teman curhat, kasih sayang, ataupun bimbingan.
Baca Juga: Gangguan Kesehatan Mental yang Dapat Muncul di Masa Kehamilan
Kepedulian bisa kita lakukan dimulai dari peduli terhadap diri sendiri, kita harus fokus dalam menata kesehatan mental yang baik pada diri sendiri dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan mengesampingkan stigma negatif kekita terdapat orang yang mengalami gangguan kesehatan mental.
Penulis: Anissa Nuraeni Maulani
Mahasiswa Prodi PPKN Universitas Pamulang (UNPAM)
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












