Ampel Denta atau yang dikenal sebagai Kampung Ampel merupakan tempat atau kawasan wisata religi yang terkenal di Surabaya. Kawasan ini menjadi warisan sejarah dari perjuangan dakwah Sunan Ampel di tanah Jawa.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya (Dispubar) menyebutkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung dalam rentan waktu Januari sampai Juli 2019 mencapai 955.488 orang.
Pada tahun 2022, jumlah pengunjung kawasan religi Ampel mengalami peningkatan sebanyak 12.613.840 wisatawan lokal dan sebanyak 458.635 wisatawan mancanegara. Total keseluruhan pada tahun 2022 mencapai lebih dari 13 juta orang.
“Target Kami terus bertambah,” ungkap Wiwiek Widayati, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKKORP) Surabaya.
Tujuan utama wisatawan berkunjung ke kawasan religi ini adalah untuk berziarah ke makam Sunan Ampel, salah seorang wali dari wali songo yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan agama islam di tanah Jawa. Wisatawan juga dapat mengunjungi tempat-tempat yang menjadi cagar budaya yang terdapat di kawasan Ampel.
Yakni Rumah Sakit Al-Irsyad, Hotel Kemajuan, dan rumah tinggal keluarga Oesman Nabhan serta Sekolah Al-Irsyad. Kemudian, terdapat masjid Ampel, masjid tertua di Indonesia yang tidak boleh dilewati oleh wisatawan karena keunikannya.
“Masjid Ampel ini didesain unik. Masjid ini merupakan akulturasi dari 3 kebudayaan yaitu Majapahit, Arab, dan Hindu-Budha,” ucap Rekan Baihaqi dalam momentum rekonstruksi sejarah oleh IPNU/IPPNU UIN Sunan Ampel Surabaya pada tanggal 20 Desember 2024.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati wisata kuliner dan berbelanja produk lokal khas kampung Arab seperti roti Maryam, kebab, atau barang-barang seperti minyak wangi arab, siwak, dan kurma.
Penulis: Nur Syamsina Aulia
Mahasiswa Gizi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












