Semarang, MMI – Proporsi penduduk lansia semakin meningkat terutama di daerah Kota Semarang, dengan meningkatnya jumlah lansia diikuti pula dengan berbagai keluhan kesehatan pada lansia, mengingat semakin bertambahnya usia, metabolisme dalam tubuh akan semakin menurun, sehingga meningkatkan berbagai masalah kesehatan pada lansia, terutama pada bagian persedian (25/8/2025).
“Rhematoid Arthritris” merupakan permasalahan yang hamper diderita oleh lebih dari 80% lansia. Rhemathoid Arthritis merupakan peradangan yang masih belum diketahui jelas penyebabnya (multi factorial) yang biasanya menyerang bagian sendi synovial.
Peradangan tersebut memproduksi suatu enim dalam sendi yang dapat memecah kolagen sehingga menyebabkan area sendi menjadi bengkak dan dapat mengerosi/mengikis tulang dan menimbulkan nyeri.
Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Poltekkes Kemenkes Semarang mendukung penuh kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai “Manfaat Kolang Kaling terhadap kesehatan sendi”.
Pada pertemuan ini tim pengabdi yang diketuai oleh Fajar Surahmi, S.KM., M.Kes., dengan anggota pengabdi Titin Suheri, S.Kp., M.Sc., Nathaya Enggar, S.Tr.Kep, Ns.,M. Kep, Dian Tri Utami, S.Kom, melakukan identifikasi kebiasaan pola makan dan aktivitas lansia yang dapat memperberat keluhan sendi, serta memberikan edukasi diet makan dan konsumsi kolang kaling dalam membantu meredakan radang sendi lansia.
Kolang-kaling mengandung tinggi kalsium, mengandung senyawa hidrokolik yaitu polisakarida galaktoma yang berfungsi sebagai anti nyeri (analgesic) serta dapat mengurangi peradangan.

Selama kegiatan berlangsung, lansia sangat aktif dan antusias dalam sesi diskusi, berbagai pertanyaan timbul dari lansia dan menjadi diskusi yang sangat aktif.
Di akhir kegiatan, lansia diberikan olahan kolang-kaling rendah gula dan demo proses pengolahan kolang kaling.
Dalam upaya mendorong keberlangsungan kegiatan, kami mengusahakan lansia untuk aktif mengikuti posyandu lansia, agar kondisi kesehatan lebih terkontrol, dan mematuhi diet makanan serta melakukan aktivitas harian untuk menjaga kesehatan sendi.
Penulis:
1. Fajar Surahmi, S.KM, M.Kes.
2. Titin Suheri, S.Kp., M.Sc.
3. Nathaya Enggar, S,Tr.Kep, Ns., M.Kep.
4. Dian Tri Utami, S.Kom.
Mahasiswa Program Studi Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












