How Rare and Beautiful It Is to Even Exist: Sebuah Refleksi Eksistensial dari Lagu Saturn

Makna Filosofis Lagu Saturn oleh Sleeping at Last
Sumber: Youtube.

Ada sesuatu yang menenangkan dari lagu Saturn oleh Sleeping at Last. Tidak banyak lagu yang mampu memadukan keindahan musik dengan renungan eksistensial, tetapi lagu ini melakukannya dengan lembut.

Salah satu baitnya, “how rare and beautiful it is to even exist,” terdengar sederhana, namun menyimpan pernyataan yang dalam bahwa keberadaan kita, sekadar ada, sudah merupakan hal yang menakjubkan.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Di tengah luasnya semesta, keberadaan manusia mungkin tampak sepele. Kita hanyalah satu dari miliaran makhluk hidup di satu planet kecil di antara tak terhitung jumlahnya bintang dan galaksi.

Namun jika dipikirkan lebih jauh, sadar akan fakta bahwa kita ada, bahwa kita bisa memikirkan keberadaan itu sendiri, sudah merupakan sesuatu yang luar biasa. Kesadaran adalah anomali di alam semesta, materi yang tiba-tiba mampu merefleksikan dirinya sendiri.

Lagu Saturn menangkap rasa kagum itu dengan indah. Melalui harmoni instrumen dan liriknya, kita diajak untuk sejenak menatap ke luar diri pada bintang, planet, dan ruang tanpa batas lalu kembali ke dalam diri dengan kesadaran bahwa kita adalah bagian kecil dari semua itu.

Ada rasa takjub sekaligus rendah hati yang muncul ketika kita menyadari betapa kecilnya kita di hadapan jagat raya, namun betapa berharganya kesempatan untuk menjadi sadar di tengah kebesaran tersebut.

Salah satu lirik lain yang tak kalah menyentuh adalah “the universe was made just to be seen by my eyes.” Kalimat ini bukan sekadar bentuk keegoisan manusia di tengah alam semesta, melainkan refleksi dari keterhubungan mendalam antara manusia dan kosmos.

Bahwa mungkin, keindahan alam semesta baru benar-benar bermakna ketika ada mata yang melihatnya, pikiran yang mengaguminya, dan hati yang merasakannya. Lirik ini seakan menegaskan bahwa keberadaan manusia memberikan kesadaran bagi semesta itu sendiri tanpa kita yang menyadari, mungkin keindahan itu akan tetap sunyi.

Banyak filosofi dan aliran pemikiran mencoba menjawab untuk apa manusia ada. Namun mungkin, seperti pesan tersirat dalam lagu Saturn, kita tidak selalu perlu menemukan jawabannya. Mungkin cukup dengan menyadari keberadaan itu sendiri.

Baca Juga: Pemaknaan Kata Bismillah pada Lagu Bohemian Rhapsody Karya Freddie Mercury

Bahwa kita bangun setiap pagi, menarik napas, berpikir, merasakan, dan menyadari semua itu sudah merupakan pengalaman yang penuh makna.

Kesadaran seperti ini bukan tentang mencari makna besar, melainkan menerima keberadaan dengan tenang. Dalam psikologi, hal ini dapat dikaitkan dengan mindfulness, yaitu keadaan ketika seseorang sepenuhnya hadir dalam momen tanpa menghakimi atau terburu-buru menilai. Dalam kesadaran yang sederhana itu, ada ruang untuk rasa syukur dan kedamaian.

Di tengah tekanan dan kebisingan hidup modern, sering kali kita merasa perlu mencapai sesuatu agar keberadaan kita berarti. Padahal, seperti diingatkan oleh Sleeping at Last, mungkin tidak ada yang lebih menakjubkan daripada fakta bahwa kita sudah ada. Tidak sempurna, tidak selalu bahagia, tetapi ada, dan sadar akan keberadaan itu.

How rare and beautiful it is to even exist.” Kalimat itu tidak mengajak kita untuk melarikan diri ke makna besar, tetapi justru untuk berhenti sejenak dan menyadari bahwa eksistensi itu sendiri sudah cukup. Dan mungkin karena itu pula, lagu ini akan selalu memiliki tempat yang istimewa di hati saya.

Penulis: Maisha Rafa Wibawa
Mahasiswa Psikologi Universitas Persada Indonesia YAI

 

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses