Yogyakarta – Sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang tepat, Milatin Zahra, mahasiswi Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Tim KKN Tematik Persampahan I.D. UAD menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bertajuk “Ibu Cermat Tahu Obat”.
Acara ini yang dilaksanakan pada Senin, 4 Agustus 2025, di Mushola As-Salam, Kampung Karanganyar, Kelurahan Brontokusuman, Yogyakarta, sekaligus menjadi bagian dari agenda pertemuan rutin ibu-ibu PKK RW 16.
Kegiatan ini berfokus pada DaGuSiBu Obat (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan benar).
Baca juga: Menggali Potensi Tanaman Obat: Pelatihan Pengolahan TOGA untuk Kesehatan dan Ekonomi Kreatif
Tujuannya adalah memberikan pemahaman mendalam terkait penggunaan obat yang tepat, mulai dari cara memperoleh, mengonsumsi, menyimpan hingga membuang obat dengan aman.
“Edukasi terkait obat ini penting untuk dilakukan, apalagi soal obat dan itu tidak bisa sembarangan, mulai dari bagaimana mendapatkan hingga menggunakan obatnya, oleh karena itu menurut saya memang sangat penting sekali untuk memberikan edukasi terkait DaGuSiBu Obat ke masyarakat” ungkapnya.
Acara diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh salah satu perwakilan dari ibu-ibu PKK RW 16, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dan penyampaian materi oleh Mila.

Pemaparan materi yang disampaikan mencakup edukasi mengenai mendapatkan obat dari sumber resmi agar dapat terhindar dari obat ilegal atau kadaluarsa, kemudian penggunaan obat yang tepat, tips penyimpanan obat, cara membaca informasi pada kemasan obat, hingga tata cara membuang obat yang benar. Penyuluhan ini kemudian ditutup dengan kegiatan sesi kuis dan tanya jawab.
Baca juga: 7 Pengobatan Alami untuk Penyakit Tenggorokan Menggunakan Ramuan Herbal yang Terbukti Efektif
Kegiatan penyuluhan berjalan interaktif, mulai dari pemaparan materi hingga sesi diskusi.
Antusiasme ibu-ibu PKK dalam mencari informasi seputar penggunaan obat sangat terlihat.
Untuk meningkatkan partisipasi, pemateri memberikan doorprize bagi peserta yang aktif dalam sesi diskusi.
Dengan adanya kegiatan penyuluhan DaGuSiBu Obat, diharapkan bisa mengurangi kesalahan penggunaan obat dan memahami dampak lingkungan dari pembuangan sembarangan serta mampu meningkatkan pemahaman terkait obat kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK RW 16 agar dapat lebih mengenali obat yang aman khususnya untuk keluarga, serta menghindari penyalahgunaan obat.
Baca juga: Upaya Efektif Mengobati Sakit Mata di Era Digitalisasi
Penulis: Cindy Mutiara
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Ahmad Dahlan
Editor: Anita Said
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












