Majalengka, MMI – Liburan sekolah biasa menjadi momen yang dinantikan anak-anak untuk bermain, mengunjungi tempat wisata, membantu orang tua, atau ada yang sibuk menatap layar ponsel seharian.
Di zaman sekarang, pemandangan anak-anak yang sibuk menatap layar ponsel hampir menjadi hal yang biasa, hal ini banyak terlihat di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.
Namun, suasana liburan sekolah di tahun ini berbeda. Selama delapan hari berturut-turut, suasana di halaman balai desa dipenuhi oleh tawa dan semangat anak-anak yang mengikuti kegiatan literasi bersama mahasiswa KKN-T IPB University.
Kegiatan ini diberi nama “8 Hari Bersama Kakak KKN”. Kegiatan ini berlangsung selama delapan hari mulai dari tanggal 6-13 Juli 2025, dilaksanakan di perpustakan Desa Weragati yaitu Perpustakaan Binekas, perpustakan desa yang dulunya sempat tidak aktif, namun kini kembali dihidupkan.
Kehadiran program ini sekaligus menjadi momentum pembukaan kembali perpustakaan sebagai ruang belajar dan berkumpul bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Weragati.
Menariknya, kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi yang telah dirancang oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan diimplementasikan oleh IPB University melalui kegiatan KKN.
Tak hanya itu, dalam pelaksanaanya tim KKN-T IPB University juga menggandeng tim KKN-T dari Universitas Majalengka untuk berkolaborasi dalam kegiatan literasi ini, sehingga lebih menciptakan suasana kegiatan yang bervariasi dengan ide-ide kreatif yang semakin beragam.


Kegiatan 8 Hari Bersama Kakak KKN ini melibatkan anak-anak dari jenjang usia Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) kelas 1 hingga 6.
Mereka diajak untuk mengikuti kegiatan literasi seperti Bacakan Saya Buku, Membaca Nyaring, Cerdas Mengulas Buku, dan membuat proyek kreatif dari buku bacaan atau buku cerita yang dibaca.
Proyek yang dilakukan pun beragam, mulai dari finger painting, menyusun puzzle, hingga mewarnai yang semuanya dirancang untuk melatih kreativitas dan keterampilan tangan.

Selama delapan hari berturut-turut, suasana kegiatan dibuat berbeda setiap harinya, namun masih dibuat senyaman mungkin untuk anak-anak.
Setiap sesi selalu diselingi dengan ice breaking, permainan edukatif, dan juga senam agar anak-anak tidak cepat bosan.
“Kami ingin kegiatan literasi ini tidak hanya terpaku pada membaca buku saja, namun menjadikan kegiatan membaca buku ini menjadi hal yang menyenangkan. Jadi kami gabungkan dengan aktivitas kreatif dan permainan,” kata Tiara, salah satu mahasiswa KKN-T Literasi IPB University.
Puncak acara berlangsung pada hari kedelapan, ketika anak-anak yang aktif dan rajin hadir diberi apresiasi berupa sertifikat dan hadiah.
Anak-anak merasa sangat bahagia saat hadiah dibagikan, dan juga kegiatan apresiasi ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan 8 Hari Bersama Kakak KKN.

Bagi sebagian anak, ini adalah pertama kalinya mereka menghabiskan waktu di perpustakaan, mengenal buku-buku cerita, dan mendengarkan dongeng dari kakak-kakak KKN.
Harapannya, setelah program ini selesai, Perpustakaan Binekas akan terus ramai dikunjungi, menjadi ruang yang hidup, penuh ide, dan membawa manfaat yang nyata bagi seluruh warga Desa Weragati.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, bukan hal yang mustahil jika desa ini bisa menjadi contoh dalam membangun budaya baca di tengah masyarakat.
Penulis: Tim KKN-T Literasi Desa Weragati, Palasah, Majalengka
Mahasiswa IPB University
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














