Mendongeng Cinde Laras dengan Wagang Beber

Dongeng
Pertunjukan Wayang Beber Lakon Cinde Laras (Sumber: Dokumentasi Widi, 2023)

Hari Minggu tinggal 19 November 2023 pukul 09.00 WIB bertempat di destinasi wisata kuliner Pasar Keramat di Pacet Mojokerto, grup kesenian Panji Cemeng mementaskan karya wayang beber lakon Cinde Laras untuk pertama kalinya.

Cerita rakyat Cinde Laras yang dikemas dalam bentuk wayang beber ini merupakan kreasi baru oleh Herman Efendi (Cak Dul), pimpinan grup Panji Cemeng, dibawah binaan Jurusan Kriya Seni dan Jurusan Pedalangan, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Panji Cemeng tumbuh dan berkembang di Kelurahan Kedundung, Kota Mojokerto, Jawa Timur, yang fokus pada transformasi cerita rakyat ke dalam wayang beber.

Bacaan Lainnya
DONASI

Cerita rakyat Cinde Laras ini divisualisasikan dalam dua jagong sesuai dengan peruntukan anak-anak. Jagong pertama menggambarkan suasana hutan dan sebuah rumah beserta beberapa tokoh seperti permaisuri, cinde laras (bayi dan anak-anak), patih, mondol dan mintul, kelinci, telur, dan binatang lainnya.

Sedangkan, jagong kedua menggambarkan suasana alon-alon dengan tokoh seperti raja, permaisuri, patih, cinde laras, mondol dan mintul, rakyat, prajurit, dan ayam bertarung.

Wayang beber ini digambarkan dengan teknik sungging khas Jawa Timuran yang berani dengan penggunaan garis dan warnanya.

Dongeng Cinde Laras dibawakan oleh dalang muda yang juga berasal dari Kedundung bernama Rahman Fatri dengan pengrawit dan sinden anak-anak setempat yaitu Muhammad Alfian Alif Faruqm, Muhammad Arhamul Karim, Gaza Ali Ircham, Rivansyah Nauval Akbar, Davian Setia Pratama, Yosua Agra Santosa, Alanzio Septianino Irandiputra, dan Sabrina Attila Azzahra.

Selain itu, mereka didampingi oleh mahasiswa yaitu Andi Dwi Permana Putra, Novia Putri P. Kusumaningtyas, Bagas Prasetyo, dan Kun Fayakhun.

Mereka anak-anak dan remaja bersinergi mementaskan wayang beber di hadapan ribuan pengunjung Pasar Keramat.

Mereka dilatih oleh beberapa dosen yaitu Jaka Rianto, Tatik Harpawati, dan Sri Marwati. Pembelajaran wayang beber Cinde Laras untuk anak-anak sangat mengesankan dan membanggakan bagi dosen ISI Surakarta.

Hasil pelatihan pergelaran wayang beber ini sangat perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan, generasi muda adalah aset bangsa yang menjanjikan untuk mengukir prestasi, hambatan bukan rintangan, tetapi tantangan, ujar Jaka Rianto.

Pimpinan Pasar Keramat yang menjadi tuan rumah menilai dongeng dengan wayang beber dari grup Panji Cemeng tersebut sarat dengan nilai-nilai positif yang sangat menginspirasi, kolaborasi antara anak-anak bersama mahasiswa tampak menyatu menjadi suatu harmoni yang keren, penonton sangat menikmati sekali, tidak sadar duduk di tanah tanpa alas karena terbawa suasana, sungguh istimewa, papar Budi Harjo.

Saat itu pula, untuk pertama kalinya diperdengarkan sebuah komposisi gending/tembang “Pasar Keramat” yang dikreasikan oleh Jaka Rianto yang diperuntukkan mendukung destinasi wisata Pasar Keramat.

Tembang tersebut akan kami jadikan kado istimewa dan kita launching saat HUT #1 Pasar Keramat tanggal 19 Desember 2023 nanti, respon Budi Harjo.

Pertunjukan Wayang Beber di Hadapan Pengunjung Pasar Keramat (Sumber: Dokumentasi Widi, 2023)

Penulis: Widi Lindi Ranangsari
Mahasiswa Tata Kelola Seni, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI