Prodi Pendidikan Sejarah dan Prodi Arkeologi UNJA Gelar Pengabdian “Cinto Duit Kito: Edukasi Cinta Rupiah untuk Siswa” di Museum Siginjai

Pengabdian Cinto Duit Kito
Kegiatan Pengabdian Cinto Duit Kito (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Program Studi Pendidikan Sejarah dan Program Studi Arkeologi Universitas Jambi kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Cinto Duit Kito: Edukasi Cinta Rupiah untuk Siswa melalui Program Publik di Museum Siginjai”. Kegiatan ini diketuai oleh Hafiful Hadi Sunliensyar, M.A, dan dilaksanakan di Museum Negeri Jambi Siginjai dengan melibatkan siswa sekolah menengah sebagai peserta utama.

Program ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap rupiah sejak dini sekaligus memperkuat literasi sejarah, ekonomi, dan budaya melalui pendekatan edukatif di ruang publik museum. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami sejarah mata uang rupiah, nilai penting rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, serta peranannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Baca juga: Transformasi Pembelajaran Sejarah Lokal: Pemberdayaan Mahasiswa melalui Digital Archive di Provinsi Jambi

Dalam pelaksanaannya, kegiatan mencakup sesi edukasi interaktif, permainan edukatif, hingga praktik langsung pengenalan koleksi uang di Museum Siginjai. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara kreatif dan menarik sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap rupiah sekaligus memperkaya wawasan sejarah.

Ketua pengabdian, Hafiful Hadi Sunliensyar, M.Hum., menyampaikan bahwa edukasi cinta rupiah penting dilakukan agar generasi muda memiliki kesadaran akan nilai mata uang sebagai identitas nasional. “Rupiah bukan sekadar alat tukar, tetapi juga simbol kedaulatan dan jati diri bangsa. Melalui program ini, kami ingin siswa lebih mengenal, mencintai, dan bangga menggunakan rupiah,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak Museum Siginjai serta diapresiasi oleh para guru pendamping yang menilai program ini bermanfaat untuk memperluas pengalaman belajar siswa di luar kelas.

Melalui pengabdian ini, Prodi Pendidikan Sejarah dan Prodi Arkeologi Universitas Jambi menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai sejarah, budaya, dan kebangsaan ke dalam program pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, museum, dan sekolah.

 

Penulis: Anny Wahyuni
Dosen Pendidikan Sejarah, Universitas Jambi

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses