Teknologi, seperti yang kita ketahui teknologi sudah berkembang di seluruh dunia, mau itu di dalam maupun luar negeri.
Teknologi merupakan suatu penerapan ilmu pengetahuan untuk memudahkan manusia dalam menjalani kehidupannya sehari-hari mencakup dari peralatan hingga inovasi teknologi seperti jaringan internet dan juga kecerdasan buatan atau yang kita kenal dengan sebutan Artificial Intelligence (AI).
Seiring berjalannya waktu teknologi akan terus berkembang dan meningkat untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam berbagai aspek kehidupan.
Namun di beberapa wilayah tepatnya wilayah yang ada di Indonesia sendiri teknologi cenderung masuk dan berkembang lebih cepat ke suatu kota dan cenderung lebih lambat pada beberapa kota lainnya.
Salah satu perbandingannya ialah antara kota Pangkalpinang dengan kota Sungailiat yang ada di Bangka Belitung, kedua kota ini terdapat di satu pulau yang sama namun ada perbedaan dalam perkembangan teknologi yang ada. Contohnya pada layanan online seperti ojek online, salah satu yang kita kenal ialah Grab.
Grab sendiri bermitra dengan kota Pangkalpinang pada tahun 2017 sedangkan untuk kota Sungailiat sendiri Grab baru membuka mitra pada bulan September 2023.
Teknologi yang cenderung masuk lebih cepat ke Kota Pangkalpinang dibandingkan Kota Sungailiat sendiri terjadi karena adanya faktor-faktor yang berkaitan, seperti Kota Pangkalpinang yang merupakan ibukota provinsi, memiliki populasi yang lebih banyak dan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Sungailiat, sehingga permintaan akan layanan transportasi online lebih tertarik untuk beroperasi di kota itu sendiri.
Infrastruktur yang ada di kota besar seperti Kota Pangkalpinang sendiri memiliki akses yang lebih baik dalam sumber daya, termasuk akses internet yang stabil untuk mendukung layanan berbasis aplikasi seperti Grab.
Baca Juga: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Mudah untuk merekrut mitra kerja di kota yang memiliki populasi besar untuk memenuhi permintaan layanan itu sendiri. Faktor-faktor inilah yang menciptakan kesenjangan kecepatan penerapan teknologi di antara kota tersebut.
Pada akhirnya, perkembangan teknologi yang cenderung lebih cepat antara kota satu dengan kota lainnya bukanlah suatu kebetulan, melainkan karena adanya faktor seperti infrastruktur, sumber daya manusia yang berkualitas, serta dukungan ataupun inovasi yang memadai.
Untuk mempercepat laju perkembangan di suatu wilayah sendiri, pemerintah dapat turut serta memberikan bantuan dengan cara memberi insentif bagi perusahaan teknologi untuk membuka cabang di daerah, meningkatkan infrastruktur yang ada, memperluas akses internet berkualitas tinggi, serta memberikan bantuan dalam pelatihan digital bagi masyarakat lokal.
Oleh karena itu, harus ada kolaborasi antara pemerintah dan juga masyarakatnya agar inovasi tersebut dapat terjalani serta tumbuh lebih merata di seluruh wilayah yang ada.
Penulis:
Sabita Rahmadani
Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













