Di Kalideres, Jakarta Barat, semangat baru menyelimuti para pelaku UMKM yang awalnya masih enggan beralih dari transaksi tunai. Melalui program Kuliah Peduli Negeri pada 23 dan 27 Juni 2025, mahasiswa Universitas Mercu Buana hadir langsung untuk membimbing mereka mengenal dan memanfaatkan pembayaran digital seperti QRIS.
Kegiatan ini bukan cuma sekadar sosialisasi, tapi juga praktik langsung dari registrasi hingga penggunaan sistem pembayaran digital.
Tren digitalisasi memang tengah tersebar berbagai sektor, tak terkecuali UMKM. Dalam praktiknya, tren ini tidak hanya soal teknologi, tapi juga menyentuh sisi kenyamanan dan efisiensi.
UMKM perlahan mulai meninggalkan cara lama dan mengadopsi sistem pembayaran yang lebih cepat, aman, dan rapi secara administratif. Gaya baru ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat modern yang ingin transaksi cepat, mudah, dan bebas ribet.
Dalam pelaksanaannya, para UMKM diperkenalkan dengan berbagai metode pembayaran seperti QRIS, e-wallet. Sistem QRIS menjadi bintang utama karena fleksibel, tidak membutuhkan perangkat mahal, dan satu kode bisa dipakai untuk semua jenis dompet digital. Tak hanya itu, opsi NFC dan invoice digital juga dibahas sebagai alternatif masa depan. Semuanya menunjukkan bahwa pilihan pembayaran digital makin luas dan ramah UMKM.
Baca juga: Mahasiswa KKN UNTAG Bangkitkan UMKM dari Keterbatasan Digital
“Banyak pelaku UMKM awalnya takut, mereka pikir teknologi itu rumit. Tapi setelah dikasih simulasi dan pendampingan, mereka justru semangat. Katanya, ternyata nggak sesusah itu kok,” ujar salah satu fasilitator mahasiswa. Pernyataan ini memperkuat pentingnya pendekatan manusiawi dalam mengenalkan teknologi baru.
Tren ini muncul sebagai respons atas kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha yang ingin tetap relevan, nyaman, dan percaya diri dalam melayani pelanggan di berbagai acara, baik formal maupun santai seperti bazar, garden party, atau event lokal. Tak hanya soal efisiensi, pembayaran digital juga menciptakan kesan profesional dan modern yang memperkuat citra usaha.
Para UMKM tidak hanya mendapat ilmu, tapi juga kepercayaan diri baru. Mereka kini paham bahwa digitalisasi bukan untuk perusahaan besar saja, tapi bisa jadi alat pertumbuhan usaha mereka sendiri.
Digitalisasi lewat sistem pembayaran modern seperti QRIS membawa UMKM pada era baru yang elegan, fleksibel, dan nyaman. Kini, tidak ada lagi kata “takut” untuk mencoba teknologi yang ada hanya semangat untuk berkembang lebih baik.
Penulis: Febrita Tri Kartika
Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Mercu Buana
Dosen Pengampu: Gadis Octory, S.Ikom, M.Ikom
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















