Industri kreatif digital kini menawarkan peluang yang semakin luas bagi mahasiswa untuk langsung terlibat dalam praktik komunikasi pemasaran.
Fadel, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, merasakan hal tersebut secara nyata melalui program magangnya di Secret Sauce Studios, sebuah agensi media sosial yang fokus pada produksi konten kreatif dan strategi digital marketing.
Selama program magang, Fadel ditempatkan pada divisi produksi konten, di mana ia memegang beberapa peran sekaligus sebagai content creator, videografer, dan video editor.
Posisi ini memberikannya pengalaman langsung dalam merancang hingga memproduksi konten digital untuk klien, sekaligus memahami dinamika kerja di industri kreatif yang cepat dan menuntut kreativitas tinggi.
Salah satu proyek yang paling berkesan bagi Fadel adalah ketika ditugaskan menangani kampanye konten untuk klien Revive Sport Massage.
Baca Juga: 10 Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat untuk Calon Mahasiswa
Proyek ini menuntut Fadel untuk menyusun content plan sekaligus memproduksi konten video dengan tujuan meningkatkan brand awareness dan memperkenalkan layanan Revive Sport Massage kepada audiens yang lebih luas.
Dalam tahap perencanaan, Fadel memulai dengan penyusunan konsep konten menggunakan pendekatan awareness ads.
Strategi ini dipilih untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan tubuh melalui sport massage, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas fisik tinggi. Proses ini didukung oleh beberapa teori komunikasi yang relevan:
- Teori Diffusion of Innovation oleh Everett M. Rogers, yang menekankan bagaimana informasi atau inovasi menyebar melalui saluran komunikasi tertentu kepada masyarakat. Konten yang disusun Fadel dirancang agar mampu menarik perhatian early adopters dan memicu penyebaran informasi secara viral melalui media sosial.
- Model Komunikasi Shannon & Weaver, yang digunakan untuk memastikan pesan konten tersampaikan dengan jelas, melalui media digital (Instagram, TikTok), hingga audiens target, dengan memperhatikan potensi gangguan atau noise dalam komunikasi digital.
- Teori Media Sosial Partisipatif, menekankan keterlibatan audiens melalui interaksi dua arah, komentar, dan share, sehingga konten tidak hanya menjadi penyampaian pesan satu arah, tetapi juga membangun engagement dan awareness.
- Prinsip Desain Komunikasi Visual (balance, emphasis, rhythm, unity) dan teori Gestalt, yang memastikan konten visual mudah dipahami, menarik, dan mampu menekankan pesan inti awareness ads secara efektif.
Dalam tahap pembuatan skrip dan copywriting, Fadel dibimbing langsung oleh tim Social Media Specialist (SMS) dari agensi, sehingga materi yang disusun tidak hanya kreatif, tetapi juga selaras dengan strategi pemasaran digital dan teori komunikasi yang efektif.
“Tujuan utama konten ini adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan tubuh melalui sport massage, khususnya bagi mereka yang aktif secara fisik,” ungkap Fadel.
Setelah konsep matang, tahap produksi dimulai. Sebagai videografer, Fadel bertanggung jawab atas pengambilan gambar, termasuk pengaturan komposisi, pemilihan angle, dan memastikan setiap adegan mampu menyampaikan pesan yang telah dirancang.
Pada proses ini, ia juga dibimbing secara langsung oleh pembimbingnya dalam teknik pengambilan video dan editing, sehingga setiap konten dapat disajikan dengan kualitas profesional sesuai karakter media sosial.
Tahap pasca-produksi menjadi penentu akhir kualitas konten. Fadel melakukan editing video untuk menghasilkan konten yang menarik dan sesuai karakter media sosial, termasuk pemilihan potongan gambar terbaik, penyesuaian warna, penambahan teks visual, dan pengaturan ritme video agar pesan tersampaikan secara jelas.
Proses ini mengasah keterampilan teknis sekaligus pemahaman tentang storytelling digital dan teori komunikasi visual.
Pengalaman menangani proyek nyata ini memberi Fadel wawasan mendalam tentang penerapan strategi komunikasi pemasaran dalam konteks profesional. Ia belajar bahwa setiap konten tidak hanya harus menarik secara visual, tetapi juga memiliki strategi komunikasi yang tepat agar mampu menjangkau target audiens dengan efektif.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, keterlibatan langsung dalam proyek klien menjadi kesempatan berharga untuk mengasah keterampilan praktis dalam produksi media dan digital marketing.
Mulai dari perencanaan, produksi, hingga evaluasi konten, pengalaman seperti ini menjadi bekal kompetensi yang nyata untuk memasuki industri kreatif digital setelah menyelesaikan studi.
Program magang sendiri berperan sebagai jembatan penting antara dunia akademik dan industri. Melalui pengalaman nyata seperti pembuatan awareness ads untuk Revive Sport Massage, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi komunikasi strategis sekaligus kreativitas dalam produksi konten digital.
Fadel berharap pengalaman ini tidak hanya memperkuat kemampuan profesionalnya, tetapi juga menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa dalam menciptakan karya komunikasi yang bermanfaat bagi dunia usaha.
Penulis: Fadel Adithio Wuzdi
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Dosen Pengampu: Dewi Sri Andika Rusmana, S.I.Kom., M.Med.Kom.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












