Ekonomi pembangunan merupakan program studi yang mempelajari tentang perekonomian di suatu negara berkembang, serta kebijakan ekonomi yang harus dilakukan di negara tersebut.
Program studi ekonomi pembangunan adalah bagian dari ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari persoalan pembangunan yang telah, sedang, maupun yang akan terjadi di negara berkembang. Pembangunan tersebut meliputi bisnis, keuangan, perbankan, dan industri.
Program studi ekonomi pembangunan di Universitas Tidar telah memperoleh akreditasi A, yang berarti menunjukkan bahwa program studi ini sudah masuk predikat unggul.
Ekonomi pembangunan termasuk salah satu jurusan favorit di fakultas ekonomi, di Universitas Tidar sendiri peminat program studi ini totalnya mencapai 1.398 peminat.
Berdasarkan data dari kememdikbud tahun 2023, ada 559 peminat dari jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) dengan daya tampung 100, 415 peminat dari jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dengan daya tampung 40, dan sisanya dari jalur mandiri.
Tidak hanya di Universitas Tidar, di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta lain program studi ini juga menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati.
Mata kuliah yang akan dipelajari program studi ekonomi pembangunan pada semester satu antara lain pengantar ekonomi mikro, pengantar ekonomi makro, pengantar akuntansi, pengantar bisnis, dan matematika ekonomi.
Ada pula mata kuliah umum diantaranya bahasa Indonesia, bahasa inggris, dan pancasila. Mata kuliah pengantar ekonomi mikro membahas kegiatan perekonomian dalam lingkup kecil.
Berbeda dengan pengantar ekonomi mikro, lingkup pembahasan dalam ekonomi makro lebih luas. Ekonomi makro mempelajari perubahan ekonomi dalam rumah tangga, perusahaan, dan pasar.
Mata kuliah pengantar akuntansi yaitu mata kuliah yang memberikan gambaran tentang bagaimana proses pembuatan laporan keuangan untuk suatu perusahaan.
Sedangkan mata kuliah pengantar bisnis membahas dasar-dasar dalam ilmu dan praktik bisnis.
Pembahasannya mencakup pengertian dan tujuan dari suatu bisnis, konsep dasar dalam bisnis meliputi sistem ekonomi, pasar dan persaingan, profit, etika bisnis, stakeholders, dan tanggung jawab sosial.
Ada pula mata kuliah matematika ekonomi mempelajari tentang bagaimana cara menghitung suatu perekonomian dan cara membuat grafik atau kurvanya.
Mahasiswa ekonomi pembangunan Universitas Tidar memiliki organisasi tingkat jurusan yaitu Himepa FE Untidar.
Organisasi ini bertujuan sebagai sarana dalam menampung aspirasi dan kreatifitas mahasiswa ekonomi pembangunan.
Himepa FE Untidar berdiri dibawah koordinasi Jurusan Ekonomi Pembangunan dan Fakultas Ekonomi Universitas Tidar.
Dalam menjalankan organisasi, Himepa menggunakan prosedur yang sudah dibuat dalam musyawarah tahunan.
Himepa FE Untidar mempunyai acara tahunan yang diberi nama “HARVEST” (Himepa Anniversary Festival)”, acara ini sebagai kegiatan dalam memperingati ulang tahun Himepa FE Untidar.
Capaian prestasi dan reputasi mahasiswa tentunya menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian akreditasi institusi maupun sebagai skema pemeringkatan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Banyak mahasiswa ekonomi pembangunan Universitas Tidar yang memperoleh berbagai macam kejuaraan.
Salah satu mahasiswa ekonomi pembangunan bernama Andini Ayuningtyas berhasil menjadi juara 1 di ajang Mas dan Mbak Kabupaten Magelang tahun 2023.
Terdapat dua tim mahasiswa Universitas Tidar program studi ekonomi pembangunan yang lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2023 oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek yaitu Wakhidatul Choeriyah dan tim serta Regita Putri Nugroho dan tim.
Ada pula mahasiswa Universitas Tidar yang lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023 yaitu Aini Rahmawati dan Ines Aulia Risnur.
Tidak hanya itu, ada pula mahasiswa ekonomi pembangunan Universitas Tidar yang berhasil memperoleh medali silver dan best prasentation Mandalika Essay Competition 2 Lombok (NTB) yaitu Muhammad Abdur Rokhim sebagai ketua dan Izzudin Abdul Faroj dari program studi teknik sipil sebagai anggota.
Prospek kerja lulusan program studi ekonomi pembangunan termasuk menjanjikan.
Lulusan program studi ini memiliki prospek kerja yang luas dan beragam diberbagai sektor mulai dari sektor pemerintahan, lembaga keuangan, organisasi internasional, konsultan ekonomi, organisasi non-pemerintah, pendidikan, hingga menjadi seorang wirausahawan.
Dengan prospek kerja yang menjanjikan ini, tentunya mahasiswa ekonomi pembangunan tidak cukup jika hanya dibekali ilmu pengetahuan, namun diperlukan juga adanya pelatihan soft skills.
Di Universitas Tidar sendiri, mahasiswa ekonomi pembangunan tidak hanya diberikan pembelajaran materi di kelas, namun juga diberikan pelatihan soft skill dan pengalaman lapangan yang kompeten. Hal ini bertujuan untuk membekali mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja.
Pelatihan soft skill dan pengalaman yang dimaksud antara lain melakukan FGD dengan masyarakat, adanya program magang di BAPPEDA Kabupaten Temanggung, program magang industri di PT Tour Guide Indonesia Tbk, pertukaran mahasiswa nasional, dan adanya program “Pejuang Muda” dari Kementerian Sosial RI.
Penulis: Nabilla Efendi
Mahasiswa S1 Ekonomi Pembangunan, Universitas Tidar
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














