Kampanye Budaya “ROMANTIK: Revitalisasi Ornamen baTIK” Meriahkan CFD Simpang Lima Semarang

Kampanye Budaya "ROMANTIK"
Suasana ramai memadati booth Romantik di CFD Simpang Lima Semarang, para pengunjung tampak antusias menghadiri kampanye ini (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Semarang, 15 Juni 2025 – Pada hari Minggu di area Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang menjadi tempat digelarnya kampanye budaya bertajuk “ROMANTIK: Revitalisasi Ornamen baTIK”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya melestarikan dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal melalui batik, salah satu warisan tak benda Indonesia yang telah diakui UNESCO sejak 2 Oktober 2009.

Bertemakan “Batik sebagai Jembatan Generasi dan Tradisi”, acara ini berhasil menarik minat masyarakat luas, terutama generasi muda, untuk lebih mengenal dan merasakan langsung proses membatik secara tradisional. Salah satu rangkaian utama dalam kampanye ini adalah workshop menyanting di atas tote bag, sebuah pendekatan kreatif yang memadukan seni membatik dengan gaya hidup modern.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Peserta, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum, tampak antusias saat mencoba menggunakan canting dan malam untuk menciptakan pola batik sederhana. Selain workshop, pengunjung juga dapat melihat atau membeli display produk batik berkualitas dengan harga terjangkau.

Baca juga: Keindahan dan Kekayaan Budaya dalam Batik Indonesia

Menurut ketua kampanye, tujuan utama dari kampanye ini adalah untuk membangun kedekatan emosional generasi muda terhadap batik, serta menumbuhkan rasa bangga akan budaya lokal. Dengan pendekatan edukatif dan interaktif, acara ini berhasil menciptakan ruang edukasi budaya.

Melalui ROMANTIK, kami ingin membuktikan bahwa batik tetap relevan di era digital. Ini bukan hanya tentang melestarikan budaya, tapi juga semangat kebersamaan, kreativitas, dan identitas yang tertuang dalam goresan canting diatas totebag,” ujar ketua kampanye Syaqra Elviana.

Acara kampanye ditutup dengan menyanyi dan foto bersama, sembari peserta dan pengunjung menikmati hasil karya mereka sendiri: tote bag batik ini bukan cuma tempat barang bawaan, tapi juga kenang-kenangan yang punya nilai tersendiri.

 

Penulis: ROMANTIK
Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Semarang

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses