Bandung, MMI – Telkom University bersama UniKL melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Cross-National Community Engagement for Women’s Empowerment: Gender-Smart Policies, Tech Innovation, and Youth Leadership yang diketuai oleh Prof. Dr. Indrarini Dyah Irawati menghadirkan studium general internasional yang mengangkat isu kesetaraan gender dan inovasi teknologi (5/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi akademik antara Telkom University dan UniKL dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dan teknologi.
Kegiatan ini menghadirkan tiga akademisi lintas negara dengan topik yang relevan terhadap tantangan global saat ini, mulai dari kesetaraan gender hingga inovasi teknologi berbasis keberlanjutan.
Ketua SDGs Telkom University, Assoc. Prof. Dr. Runik Maghfiroh melakukan presentasi pertama bertajuk “From Bias to Balance:Remaining Technology Policy Through Gender Lens”.
Dalam penyampaiannya, perempuan muda dinilai perlu memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkembang, khususnya dalam bidang teknologi dan kepemimpinan.

Narasumber kedua, Ir. Ts. Dr. Noor Hidayah Mohd Yunus dari UniKL BMI memaparkan pemanfaatan teknologi sinyal dalam dunia kesehatan, termasuk bagaimana teknologi digital dapat membantu proses monitoring dan analisis kesehatan secara lebih efektif dan modern.
Tidak kalah menarik, narasumber ketiga Dr. Sharmiwati Binti Mohammed Sharif dari UniKL MSI menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah minyak menjadi produk sabun berkelanjutan melalui sistem monitoring kualitas minyak berbasis Internet of Things (IoT).
Menariknya, inovasi tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknologi dan keberlanjutan lingkungan, tetapi juga telah digerakkan langsung oleh kelompok perempuan, mulai dari proses produksi hingga pemasaran produk.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Telkom University dan UniKL yang terlibat secara aktif dalam setiap rangkaian acara.
Tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, para peserta juga diajak berdiskusi, bertukar gagasan, dan mengasah kemampuan berpikir kritis terhadap isu-isu transformasi digital global.
Melalui interaksi yang dinamis, mahasiswa semakin memahami bahwa perempuan muda memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi teknologi, kepemimpinan, dan inovasi sosial.
Dari proses pembelajaran kolaboratif ini, diharapkan lahir generasi perempuan muda yang percaya diri, adaptif, serta memiliki kepemimpinan global untuk menjadi agen perubahan di masyarakat dengan pemanfaatan teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis: Prof. Dr. Indrarini Dyah Irawati, S.T., M.T.
Magister Rekayasa Teknologi Informasi, Telkom University
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI
















