Mahasiswa USU Edukasi Kesetaraan Gender secara Interaktif di Panti Asuhan dan Survei Masyarakat

Edukasi Kesetaraan Gender
Kegiatan Sosialisasi Mahasiswa USU (SUmber: Dokumentasi Penulis)

Mahasiswa/i Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan gerakan edukasi mengenai kesetaraan gender di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution, Medan, sebagai bagian dari proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK), pada Minggu (2/11/2025). Melalui proyek MKWK ini, para mahasiswa berupaya membangun pemahaman anak-anak usia dini tentang pentingnya perlakuan yang adil bagi setiap individu tanpa memandang jenis kelamin.

Kesetaraan gender merupakan isu yang masih menjadi tantangan di tengah masyarakat, terutama karena kuatnya stereotip peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak anak-anak tumbuh dengan anggapan bahwa peran laki-laki dan perempuan telah memiliki batasan.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa USU melalui proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) mengambil peran dalam memberikan penyuluhan bertema kesetaraan gender. Kegiatan ini dilakukan di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution yang diharapkan dapat membantu anak-anak memahami bahwa setiap individu memiliki hak dan kesempatan yang sama tanpa dibatasi oleh jenis kelamin. 

Program yang diberi nama “Berani GLOW (Gender Love, Opportunity for All, Win Together) ini dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu sosialisasi langsung di Panti Asuhan Ade Irma Suryani dan penyebaran angket di taman kota.

Pada sosialisasi di panti asuhan, mahasiswa mengadakan penyuluhan terkait kesetaraan gender dengan metode interaktif berupa presentasi, permainan edukatif, dan drama sederhana yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Sementara itu, penyebaran angket di taman kota dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat umum mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasilnya dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi program.

Selama berlangsungnya kegiatan, anak-anak di panti asuhan menunjukkan perkembangan pemahaman yang positif terkait kesetaraan gender. Melalui sesi games dan drama, mereka mulai mampu mengidentifikasi bahwa kedudukan laki-laki dan perempuan dalam hal-hal sederhana, seperti tugas rumah tangga, memasak, dan sebagainya, adalah setara.

Saat presentasi interaktif, anak-anak panti aktif memberikan pendapat dan memahami bahwa setiap individu memiliki hak dan kesempatan yang sama tanpa dibatasi oleh jenis kelamin.

Hasil pengisian angket yang disebarkan di taman kota juga menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terkait kesetaraan gender sudah cukup baik. Peningkatan pemahaman ini menjadi indikator bahwa materi dan metode penyampaian yang digunakan efektif baik untuk anak-anak usia dini maupun masyarakat luas.

Baca juga: Kesetaraan Gender dalam Komunikasi Pembangunan: Studi Kasus Komunitas Grab Queen di Kota Malang

Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi antara pihak Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution dan mahasiswa/i Kelompok 1 Kesetaraan Gender. Pihak panti sangat terbuka dan menerima kehadiran mahasiswa dengan antusias, menyediakan ruang, waktu, serta dukungan penuh selama proses sosialisasi berlangsung.

Mereka berharap dengan dilakukannya sosialisasi mengenai kesetaraan gender ini, anak-anak panti asuhan dapat bertumbuh menghormati sesama, baik laki-laki maupun perempuan.

Melalui penyampaian materi dengan media drama, anak-anak panti yang masih kecil diharapkan mengerti mengenai kesetaraan gender secara sederhana dimulai dari usia yang masih muda sehingga dapat mengurangi stereotip mengenai kesetaraan gender yang masih banyak beredar hingga kini.

“Semoga dengan kehadiran kamu semua kemari, adik- adik kalian ini dapat mengerti mengenai kesetaraan gender itu serta mereka lebih semangat lagi untuk menggapai cita-cita mereka,” ucap salah seorang ibu panti.

Di akhir kunjungan, Gracella Natal Uli Situmorang selaku ketua dari kelompok 1 Kesetaraan Gender mewakili teman-teman satu kelompoknya untuk mengucapkan salam penutup sekaligus ungkapan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak panti asuhan.

Ia berharap bahwa kegiatan yang dilangsungkan di panti asuhan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat, terkhusus anak-anak di usia yang masih muda. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana pengembangan yang interaktif dan berkelanjutan dari kampus bagi masyarakat.

Link Publikasi kegiatan YouTube: https://youtu.be/Tzb2-tzAMoo?si=huixpkEfXcAsKmeu

 

Penulis: Kelompok 1 Kesetaraan Gender USU
Mahasiswa Universitas Sumtera Utara 

Mentor: Sheilla Josana Br. Sembiring
Dosen: Dr. Syarifah Lisa Andriati, S.H., M.Hum.

 

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses