Albizia Chinensis atau lebih sering dikenal dengan nama sengon adalah jenis tanaman yang sering digunakan sebagai tanaman konservasi maupun tanaman produksi.
Sengon merupakan tumbuhan yang cukup adaptif dan mampu hidup pada berbagai macam kondisi tanah seperti tanah yang memiliki unsur hara sedikit, tanah yang memiliki kandungan garam, bahkan tanah yang berpasir. Sengon tersebar di area di beberapa negara di Benua Asia seperti India, Burma, Thailand, Kamboja, Laos, Cina, Vietnam, dan Indonesia.
Manfaat Sengon
1. Penyerap Karbon
Sengon merupakan salah satu tanaman dengan penyerapan karbon terbaik. Berdasarkan penelitian Febrianti, Wahyu N. et.al tahun 2023, tanaman sengon memiliki cadangan karbon sebesar 50,16 Kg/pohon atau 88,04 Ton/hektar.
Jumlah cadangan karbon tersebut tergolong cukup besar sehingga dapat menjadi solusi sebagai tanaman konservasi untuk membantu dalam penyerapan karbon dioksida yang biasanya dihasilkan dari aktivitas manusia.
2. Penyubur Tanah
Tanaman sengon ternyata mampu menyuburkan tanah sebab akar sengon mampu menyimpan zat nitrogen. Nitrogen penting untuk kesuburan tanaman dikarenakan nitrogen adalah komponen utama penyusun klorofil yang penting untuk kelangsungan fotosintesis.
3. Detergen Alami dan Bahan Baku Industri
Kulit dan batang sengon mengandung senyawa saponin yang dapat berfungsi sebagai detergen. Selain itu, sengon juga merupakan bahan baku dari pembuatan pulp dan furniture.
Penulis: Ega Chandra Safira
Mahasiswa Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












