Mahasiswa perantau harus hidup mandiri karena tinggal jauh dari keluarga, termasuk dalam mengatur keuangan. Selain biaya Pendidikan, mereka juga menanggung biaya kost, makan, transportasi, dan kebutuhan pribadi. Keterbatasan uang saku sering menimbulkan masalah keuangan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh sebab itu, kemampuan mengatur keuangan menjadi sangat penting agar mahasiswa dapat bertahan dan focus pada studi.
Pengelolaan keuangan adalah upaya merencanakan dan mengendalikan penggunaan dana agar tujuan tercapai. Mahasiswa perantau dituntut mandiri dalam mengatur keuangan pribadi. Kebutuhan utama mahasiswa kost meliputi biaya sewa tempat tinggal, konsumsi, transportasi, kebutuhan akademik, serta kebutuhan pribadi dan sosial.
Baca juga: Manajemen Keuangan Mahasiswa: Pentingnya Hidup Hemat bagi Anak Kost
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan cara mahasiswa perantau mengelola keuangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Subjek penelitian adalah mahasiswa dari luar daerah yang tinggal di kost. Wawancara dilakukan secara semi-tersruktur agar responden dapat menjelaskan pengalaman secara lebih bebas.
Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa mahasiswa perantau menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang merantau menerima uang saku bulanan dengan jumlah terbatas. Pengeluaran terbesar biasanya untuk biaya kost dan konsumsi harian.
Sebagian mahasiswa telah berupaya menyusun perencanaan keuangan sederhana, seperti pembagian anggaran mingguan. Namun, mahasiswa masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pengeluaran tak terduga, kebiasaan konsumtif, serta mencari sumber pendapatan tambahan seperti pekerja paruh waktu.
Temuan ini menunjukan bahwa tingkat kedisiplinan dan literasi keuangan sangat berperan dalam keberhasilan pengelolaan keuangan mahasiswa perantau.
Pengelolaan keuangan memiliki peran penting dalam kehidupan mahasiswa perantau yang tinggal di kost. Dengan perencanaan yang matang dan pengenndalian keuangan yang baik, mahasiswa dapat mempengaruhi kebutuhan hidup secara seimbang serta menghindari permasalahan finansial. Pengelolaan keuangan yang efektif membantu mahasiswa lebih fokus pada pencapaian akademik
Mahasiswa perantau disarankan untuk menyusun anggaran keuangan secara rutin dan menetapkan skala prioritas kebutuhan. Perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan pembekalan literasi keuangan bagi mahasiswa.
Penulis:
- Alika Dwi Apriliani
- Devabio Arianto
- Endhika Alvin Susanto
- Naulia Rizki Prastika
- Revalina Dwi Juhlita
Mahasiswa Manajemen, Universitas Pamulang
Dosen Pengampu: Yeni Septiani, SE, MM
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












