Peran Antosianin dalam Beras Merah yang Memberikan Sejuta Manfaat

Beras Merah
Beras Merah

Beras merah semakin populer sebagai pilihan sehat dibandingkan beras putih. Selain kaya akan serat dan nutrisi, beras merah juga memiliki keistimewaan karena pigmen yang memberikan warna merah pada bijinya, yaitu anthocyanin. Pigmen ini tidak hanya memberi warna yang khas, tetapi juga membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Pigmen dalam Beras Merah: Apa itu Anthocyanin?

Beras merah mengandung anthocyanin, yaitu sejenis senyawa alami yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan adalah zat yang melawan radikal bebas dalam tubuh, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan kanker.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Food Chemistry pada tahun 2020 menyebutkan bahwa anthocyanin dalam beras merah bisa membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, anthocyanin juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan di tubuh Dengan demikian, beras merah bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Bagaimana Sifat Kimiawi Pigmen Ini? Apakah Larut dalam Air?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah anthocyanin dalam beras merah larut dalam air. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Wu et al tahun 2021 , anthocyanin pada beras merah memang larut dalam air, tetapi kelarutannya dipengaruhi oleh pH atau tingkat keasaman air tersebut.

Jika airnya lebih asam, pigmen ini akan lebih stabil dan lebih mudah larut, sehingga beras merah akan memiliki warna merah yang lebih intensif. Sebaliknya, jika pH-nya lebih basa (lebih alkali), pigmen ini bisa berubah warna dan kurang larut. Oleh karena itu, cara memasak beras merah bisa memengaruhi warna dan kualitas pigmennya.

Proses Pengolahan Beras Merah yang Apakah Memengaruhi Pigmen?

Cara kita memasak beras merah juga memengaruhi kandungan anthocyanin di dalamnya. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Science tahun 2019 menyebutkan bahwa memasak beras merah dengan suhu tinggi dalam waktu lama dapat merusak sebagian anthocyanin.

Namun, jika beras merah dimasak dengan cara yang lebih lembut, seperti dikukus, kandungan anthocyanin bisa lebih terjaga. Mengukus beras merah pada suhu rendah lebih efektif dalam mempertahankan warna merah alami dan manfaat kesehatannya, karena tidak membuat pigmen ini cepat rusak.

Beras merah kini semakin banyak dijadikan pilihan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di restoran. Banyak orang yang beralih ke beras merah karena ingin mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes, serta mendapatkan manfaat antioksidan yang lebih banyak dibandingkan dengan beras putih.

Di restoran atau rumah makan sehat, kita bisa menemukan berbagai hidangan berbahan dasar beras merah, seperti nasi merah kukus atau nasi merah yang dipadukan dengan sayuran dan lauk sehat lainnya. Beras merah juga memiliki rasa yang lebih kenyal dan tekstur yang lebih kaya, sehingga semakin banyak orang yang memilihnya untuk pola makan sehat.

Beras merah tidak hanya kaya akan serat dan nutrisi, tetapi juga mengandung pigmen anthocyanin yang memberikan manfaat kesehatan, seperti melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan. Agar manfaat anthocyanin tetap terjaga, penting untuk dapat memilih cara memasak yang tepat.

Mengukus beras merah adalah salah satu cara terbaik untuk mempertahankan kandungan pigmen dan manfaat kesehatannya. Dengan semakin banyaknya orang yang sadar akan pentingnya pola makan sehat, beras merah menjadi pilihan yang semakin populer di kalangan masyarakat.

Penulis: Ismiatul Hawa
Mahasiswa Teknologi Pangan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

 

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses