PPK Ormawa HMPS Teknologi Pangan UMM Latih Warga Desa Tambakasri Kembangkan Kopi Kemasan Botol dan Teh Kaskara

Malang – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan pelatihan berbasis inovasi produk kopi di Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Rabu (13/08/2025).

Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan kopi kemasan botol dan pemanfaatan kulit kopi menjadi teh kaskara.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Kegiatan yang berlangsung di Posko Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 10–15 orang anggota kelompok tani (Poktan) yang kini telah terbentuk sebagai Unit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baru.

Pada pelatihan ini, peserta dibimbing langsung dalam pembuatan kopi kemasan botol, mulai dari proses pembuatan, penyimpanan, hingga aspek higienitas yang harus diperhatikan.

Baca juga: Menuju UMKM Berdaya Saing: Optimalisasi Lokasi, Digitalisasi Pemasaran, dan Sertifikasi Halal

Tidak hanya mempraktikkan pembuatan kopi kemasan botol, peserta juga diajak berdiskusi mengenai jenis kemasan yang paling sesuai untuk produk mereka, seperti penggunaan botol food grade atau botol kaca.

Pertimbangan ini dinilai penting karena kemasan tidak hanya berfungsi melindungi kualitas produk, tetapi juga menjadi faktor penentu daya tarik di pasaran.

Meskipun demikian, pemilihan jenis kemasan masih perlu disesuaikan dengan kemampuan UMKM yang baru dirintis agar tetap terjangkau dan realistis.

Selain membahas aspek pengolahan dan kemasan, pelatihan juga menyoroti rancangan label dan logo yang akan dicantumkan pada produk kopi kemasan botol sebagai identitas sekaligus nilai tambah.

Diskusi kemudian berlanjut pada strategi penjualan, di mana peserta menilai bahwa pemasaran akan lebih efektif jika dilakukan saat kegiatan atau event yang melibatkan banyak pengunjung, sehingga produk kopi kemasan lebih mudah dikenal masyarakat luas.

Selain kopi kemasan, pelatihan juga menghadirkan pembuatan teh kaskara yang berasal dari kulit kopi.

Kulit kopi dikeringkan terlebih dahulu, lalu dikemas dalam bentuk tea bag sehingga siap untuk dipasarkan.

Produk ini menjadi salah satu inovasi baru di Desa Tambakasri, mengingat pemanfaatan kulit kopi selama ini masih terbatas.

Baca juga: Harga Pangan Melonjak Saat Stok Melimpah, Ironi Pengelolaan Pangan Kita

Dalam kegiatan tersebut, Saeri (42), salah seorang warga, menyampaikan ketertarikannya pada produk teh kaskara.

Ia mengaku baru pertama kali mengetahui bahwa kulit kopi ternyata dapat diolah menjadi minuman yang bernilai jual.

“Teh kaskara ini sesuatu yang baru bagi kami, rasanya unik dan menarik. Jika dikembangkan lebih lanjut, saya yakin bisa menjadi produk yang laku di pasaran,” ujar Pak Saeri.

Bagi tim PPK Ormawa HMPS Teknologi Pangan UMM, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti bahwa masyarakat memiliki semangat tinggi untuk mengembangkan potensi lokal.

Alfina Dian Aulia (21), salah satu perwakilan tim, menyampaikan harapannya agar inovasi kopi kemasan botol dan teh kaskara benar-benar dapat dijalankan oleh UMKM baru di Tambakasri.

Baca juga: Mahasiswa UMM Tingkatkan Kapasitas UMKM Desa melalui Literasi Keuangan dan Branding Digital

“Kami senang melihat antusias warga yang begitu besar. Harapan kami, pelatihan ini tidak hanya berhenti pada praktik, tetapi bisa berlanjut pada produksi nyata sehingga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, Desa Tambakasri diharapkan semakin berkembang dalam mengelola potensi kopi robusta, baik dari biji kopi maupun kulitnya.

Kehadiran produk kopi kemasan botol dan teh kaskara tidak hanya menambah variasi olahan kopi, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

 

Penulis: Wahyu Fariz Avero Attariq

Dosen Pengampu: Afifa Husna, S.TP., M.TP., M.Sc

Mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan, Universitas Muhammadiyah Malang

Editor: Anita Said

Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses