“Kalau nunda tugas itu lomba, mungkin banyak mahasiswa udah jadi juara.” Kalimat yang cocok sekali untuk menyindir seluruh mahasiswa yang suka menunda tugas.
Prokrastinasi atau perilaku menunda-nunda menjadi suatu perilaku yang semakin banyak terjadi di kalangan mahasiswa, terutama di tengah tuntutan pendidikan yang menekan kemampuan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas-tugasnya yang menggunung.
Banyak mahasiswa yang menganggap remeh kebiasaan menunda tugas atau prokrastinasi ini, padahal dampaknya jauh lebih serius loh, mulai dari meningkatnya kecemasan saat menghadapi ujian hingga sering telat mengumpulkan tugas yang berujung nilai yang rendah.
Prokrastinasi memiliki dua sisi yang berbeda yaitu fungsional dan disfungsional.
Prokrastinasi fungsional bersifat positif karena penundaan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang lebih akurat agar dapat hasil yang maksimal.
Namun, prokrastinasi disfungsional ini lah yang paling sering dialami mahasiswa yaitu penundaan tanpa ada tujuan jelas dan hanya menimbulkan masalah.
Baca Juga: Optimalisasi Manajemen Waktu dalam Mengatasi Prokrastinasi dan Meningkatkan Kinerja
Azar (2013) mengatakan bahwa prokrastinasi adalah suatu kecenderungan untuk menunda dalam memulai maupun menyelesaikan pekerjaan secara keseluruhan, tetapi melakukan aktivitas lain yang tidak berguna.
Menurut pernyataan Bernard (1991), ada beberapa sebab mahasiswa menunda-nunda diantaranya adalah kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang kompleks, ketidakpahaman ketika mulai mengerjakan tugas, manajemen waktu yang buruk, kelelahan, dan stres.
Lalu, akibat dari prokrastinasi adalah meningkatkan kecemasan seseorang dalam menghadapi ujian, kegagalan seseorang untuk memenuhi tenggang waktu pengumpulan tugas, kemampuan menulis yang buruk, nilai yang lebih rendah, dan buruknya persiapan ketika menghadapi ujian.
Namun, apa benar banyak mahasiswa yang prokrastinasi itu karena malas???
Secara psikologis prokrastinasi bukan hanya sekadar perilaku malas, melainkan pengaruh dari berbagai faktor internal dan eksternal.
Faktor internal seperti kurangnya motivasi dan manajemen waktu yang buruk menjadi pemicu prokrastinasi dari diri sendiri.
Baca Juga: Prokrastinasi Akademik: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Selain itu, faktor eksternal dalam perilaku prokrastinasi seperti lingkungan belajar yang kurang kondusif, kondisi sekitar yang kurang teratur, serta sedikitnya dukungan sosial untuk mengerjakan tugas yang membuat motivasi mahasiswa menjadi menurun.
Pengalaman mahasiswa yang menunjukkan bahwa tugas tetap bisa diselesaikan meski ditunda dapat memperkuat kebiasaan menunda-nunda tersebut.
Di sisi lain, teknologi juga berperan besar. Gadget dan media sosial yang memberikan distraksi menyenangkan, seperti scrolling TikTok, bermain game online, atau menonton film, sehingga mahasiswa lebih memilih aktivitas tersebut karena memberikan kesenangan daripada menyelesaikan tugas yang sulit.
Selain itu, ada juga penelitian yang mengatakan bahwa seorang prokrastinator biasanya juga memiliki pola tidur yang tidak sehat, mempunyai depresi yang kronis, stres, dan berbagai penyebab penyimpangan psikologis lainnya.
Oleh karena itu, memahami prokrastinasi sebagai peristiwa yang tidak remeh menjadi langkah awal yang penting.
Baca Juga: Overthinking dalam Kehidupan Mahasiswa dan Pengaruhnya terhadap Proses Belajar
Karena dengan kesadaran ini, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, mengurangi distraksi dari gadget dan media sosial agar dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan juga menghindari perilaku menunda tugas atau prokrastinasi.
Setelah membaca tulisan ini, diharapkan mahasiswa dapat belajar untuk bisa memanajemen waktu dengan baik karena seperti yang dikatakan oleh Lee (2005) bahwa mahasiswa harus pandai mengatur waktu agar tidak menjadi seorang prokrastinator.
Penulis: Cut Silva Ramadhani
Mahasiswa Prodi Psikologi, Universitas Syiah Kuala
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Referensi
- Nurazizah, S., Apsari, N, C., & Santoso, M, B. (2024). Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Akibat Tekanan Sosial dan Lingkungan Fisik. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 99-115.
- Saman, A., (2017). Analisis Prokrastinasi Akademik Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan). Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 3(2), 55-62.
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












