Manado, MMI — Dunia pendidikan tinggi kembali berduka. Evia Maria Mangolo, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Manado (UNIMA), ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri di kamar kosnya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pada Selasa, 30 Desember 2025.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta civitas akademika. Kematian Evia menjadi perhatian luas publik setelah beredar informasi bahwa sebelum wafat, ia sempat menyampaikan pengaduan terkait dugaan pelecehan oleh seorang dosen di lingkungan kampus.
Baca juga: Di Balik Angka Kasus Bunuh Diri Mahasiswa: Tekanan Psikologis yang Tak Terlihat
Surat Pengaduan Sebelum Meninggal Dunia
Beberapa hari sebelum meninggal, Evia diketahui menulis surat pengaduan yang ditujukan kepada pihak fakultas dan mekanisme penanganan internal kampus. Dalam surat tersebut, ia mengungkapkan pengalaman yang dinilainya sebagai perlakuan tidak pantas dari seorang dosen.
Evia juga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut berdampak serius pada kondisi psikologisnya. Evia mengaku mengalami tekanan mental, rasa takut, serta ketidaknyamanan dalam menjalani aktivitas akademik. Surat itu berisi permintaan agar pihak kampus menindaklanjuti laporan tersebut secara adil dan sesuai ketentuan.
Surat pengaduan tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu reaksi publik, khususnya dari kalangan mahasiswa dan pemerhati isu kekerasan di dunia pendidikan.
Baca juga: Mengapa Makin Banyak Kasus Mahasiswa Bunuh Diri karena Skripsi? Dosen Wajib Pelajari!
Respons Kampus dan Langkah Administratif
Pihak Universitas Negeri Manado menyatakan telah menerima laporan terkait dugaan pelecehan tersebut dan menegaskan bahwa kasusnya sedang diproses melalui mekanisme internal yang berlaku. Kampus juga menyampaikan komitmen untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam mengungkap fakta secara objektif.
Sebagai langkah awal, dosen yang diduga terlibat dilaporkan telah dinonaktifkan sementara dari aktivitas akademik guna kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Meski demikian, muncul sorotan dan kritik dari berbagai pihak yang menilai penanganan kasus ini perlu dilakukan secara lebih transparan dan cepat, terutama terkait perlindungan terhadap mahasiswa yang melaporkan dugaan kekerasan atau pelecehan.
Baca juga: Kasus Bunuh Diri di Indonesia: Daya Juang yang Rendah atau Rendahnya Kesadaran Akan Mental Health?
Penyelidikan Kematian dan Sikap Keluarga
Keluarga Evia menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhumah. Mereka meminta agar kematian Evia diselidiki secara menyeluruh dan tidak disimpulkan secara sepihak. Atas permintaan keluarga, proses forensik dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara medis dan hukum.
Aparat penegak hukum menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka dalam kasus dugaan pelecehan maupun kesimpulan final terkait penyebab kematian Evia.
Baca juga: Peran Psikologi terhadap Maraknya Kasus Bunuh Diri dan Kesehatan Mental di Indonesia
Sorotan Publik terhadap Keamanan Kampus
Tragedi yang menimpa Evia Maria Mangolo kembali menyoroti isu relasi kuasa di lingkungan perguruan tinggi serta pentingnya sistem perlindungan mahasiswa yang efektif. Banyak pihak menilai kasus ini harus menjadi momentum evaluasi serius bagi institusi pendidikan dalam menciptakan ruang akademik yang aman, adil, dan berpihak pada korban.
Publik berharap proses hukum dan investigasi internal berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan, demi mengungkap kebenaran serta mencegah peristiwa serupa terulang di masa mendatang.
Catatan Redaksi:
Berita ini memuat isu sensitif terkait kematian dan kesehatan mental. Redaksi mengimbau pembaca untuk menghormati privasi keluarga korban dan tidak berspekulasi di luar fakta yang sedang diselidiki. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan psikologis berat, segera cari bantuan profesional atau layanan kesehatan terdekat.
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













