Bakpia Imogiri 517: Menjaga Kemurnian Rasa dan Tradisi Kekeluargaan sejak 1987

Kuliner Legendaris Yogyakarta
Bakpia Imogiri 517 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Bantul, MMI – Dengan ketelatenan dan tekad menjaga kualitas bahan, Bapak Bintoro berhasil mempertahankan usaha Bakpia Imogiri 517 sejak tahun 1987 hingga hari ini. Kesuksesan usaha legendaris ini tidak hanya karena rasa bakpia yang selalu segar setiap hari, tetapi juga karena kepemimpinan yang penuh kekeluargaan, yang membawa harmoni antara pemilik dan para pekerja.

Kisah sukses Bapak Bintoro dimulai dari keberaniannya untuk mandiri setelah menikah. Ia pernah bekerja di pabrik bakpia dan belajar dari usaha saudara kandungnya.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dengan tekad yang bulat, ia memutuskan untuk membuka usaha sendiri secara perlahan. Namun, perjalanan tidak selalu mulus. Pada awal usaha, ia harus memasarkan bakpia sendiri dari pasar ke pasar, dan sering menghadapi penolakan yang menguji kesabaran.

Tantangan terbesarnya adalah saat awal usaha. Saya harus memasarkan sendiri dan sering ditolak. Disitulah kesabaran dan ketelatenan benar-benar diuji,” kenang Bapak Bintoro saat menceritakan perjuangannya.

Kualitas adalah hal yang paling penting bagi Bakpia Imogiri 517. Agar rasa bakpia tidak berubah dan pelanggan tetap puas, Bapak Bintoro secara langsung mengukur bahan-bahan yang digunakan.

Ia menggunakan bahan-bahan murni tanpa campuran dan menerapkan prosedur pemanggangan yang ketat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) agar hasilnya matang sempurna dan tidak mudah berjamur. Produk utamanya, yaitu bakpia fresh dan bakpia kering, selalu dihasilkan setiap hari untuk menjaga kesegarannya

Baca juga: Hak Paten UMKM dalam Hukum Indonesia

 

Gaya Kepemimpinan Bapak Bintoro

Di balik proses produksi, Bapak Bintoro memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Ia mencoba menghilangkan perbedaan antara pemilik dan karyawan dengan menciptakan suasana seperti keluarga.

Hal ini terlihat dari kebiasaan makan bersama dengan menu yang sama antara sang pemilik dan para karyawan. Ia memimpin dengan sabar, terutama saat mengajarkan karyawan baru, tetapi tetap memberikan pelatihan tentang disiplin dan kehangatan dalam melayani pelanggan.

Saat ini, Bapak Bintoro memiliki rencana untuk meningkatkan Bakpia Imogiri 517 menuju tingkat profesional yang lebih tinggi. Ia berharap menerapkan sistem kepemimpinan yang lebih terstruktur dan berbasis delegasi agar bisnis ini bisa berkembang lebih luas tanpa bergantung sepenuhnya pada kehadirannya.

Dari perjalanan yang telah dilewati, kita belajar bahwa bisnis yang bisa bertahan lama didasari oleh kejujuran, kualitas, dan nilai-nilai manusiawi.

Dengan rencana perubahan menuju pengelolaan yang lebih mandiri, Bapak Bintoro berharap para karyawan bisa berkembang menjadi pribadi yang profesional dan mandiri. Ini adalah harapan besar agar Bakpia Imogiri 517 tetap stabil, semakin dipercaya oleh pelanggan, dan menjadi warisan kuliner yang mampu memberi manfaat kepada semua orang di dalamnya.

Narasumber: Bapak Bintoro (Pemilik Bakpia 517)

 

Dokumentasi

 


Penulis:

  1. Syahrul Ramadhan
  2. Tiara Charolien
  3. Aurel Al Yesha
  4. Anastasia Delfi Suri
  5. Dafa Syafrizal Rais
  6. Valent William Nicholas Triyono
  7. Ignatius Soni Kurniawan

Mahasiswa Manajemen, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Aktif juga di Program Pengabdian kepada Masyarakat


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses