Public speaking ialah suatu hal yang dibutuhkan pada masa kini, dikarenakan hal tersebut didorong oleh perubahan zaman dan di era masa kini, teknologi hampir menguasai dunia dan setiap personal kita, hal tersebut memicu setiap orang untuk bersaing meningkatkan kualitas diri masing-masing.
Kemampuan public speaking juga semakin dibutuhkan di dunia kerja. Namun, tidak semua orang merasa percaya diri untuk berbicara di depan umum. Pasalnya, kemampuan yang perlu dimiliki pembicara ini harus bisa menarik perhatian pendengar dan mampu membuat suatu komunikasi lebih menarik dan interaktif.
Konstruksi dianggap sebagai industri yang didominasi laki-laki, sedangkan perempuan hanya merupakan persentase kecil dari tenaga kerja. Selain itu, ada pula anggapan jika pekerjaan konstruksi selalu di lapangan serta cenderung menggunakan fisik.
Grace Mecilia W., mahasiswi Ilmu Komunikasi 17 Agustus 1945 Surabaya ingin mematahkan stereotip tersebut. Berbekal tekad dan ilmu yang telah diterima selama masa perkuliahannya, Grace melakukan magang selama 6 bulan di PT Kencana Maju Bersama (PT KMB), salah satu perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Selama magang di PT KMB, Grace melatih kemampuan komunikasinya saat menjadi host maupun Master of Ceremony (MC) di beberapa acara perusahaan ini. Pengalaman pertama menjadi host live, perasan gugup dan takut menyelimuti Grace. Tetapi seiring berjalannya waktu, perubahan drastis terjadi. Grace menjadi lebih percaya diri. Dulu takut berbicara di depan umum, sekarang justru ingin berbicara setiap saat jika bertemu orang. Guna meningkatkan kemampuannya, Grace juga melakukan evaluasi diri. Caranya dengan selalu meminta saran dan kritik pada rekan serta pembimbing magang.
Dengan adanya pengalaman seru ini, Grace berharap dapat menginspirasi teman-teman yang takut untuk berbicara di depan orang banyak. Jangan pernah ragu untuk keluar dari zona nyaman. Apalagi dengan tujuan menambah relasi yang luas, upgrade skill, dan wawasan.
Penulis: Grace Mecilia Wattimena
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Editor: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












