Cedera meniscus yaitu cedera yang terjadi dipersendian lutut atau bantalan/bursa lutut, yang disebabkan karena traumatik maupun degeneratid dan biasanya sering terjadi akibat olahraga yang berlebihan.
Cedera meniscus akan mengalami gangguan seperti nyeri, pembengkakan, sendi seperti terkunci/kaku, dan terjadi pengikisan pada bantalan/bursa lutut.
Cedera ini biasa terjadipada atle-atlet seperti atlet sepak bola, futsal, bola basket, badminton, bola voli, pencak silat dsb.
Kenapa cedera ini lebih sering terjadi pada atlet,dikarenakan atlet sering melakukan pelatihan yang intensive dalam jangka waktu yang panjang, dan atlet juga bisa saja melakukan kesalahan pada saat sedang latihan yang bisa menyebabkan terjadinya cedera meniscus ini.
Baca juga: Terapi Latihan untuk Membantu Pemulihan Cedera Olahraga
Tanda dan gejala apabila kita mengalami cedera meniscus, ada 3 jenis cedera maniscus yaitu : ringan, sedang, dan berat.
- Untuk ringan, kita akan merasakan sedikit rasa nyeri disertai pembengkakan sendi lutut yang biasanya akan hilang 1-2 minggu.
- Untuk sedang, akan terasa nyeri yang lebih teralokasikan,misalpada sisiluar lutut, atau sisi dalamlutut yang juga disertai pembengkakan, dimana pembengkakan akan semakin parah dalam jangka waktu 2-3 hari. Sendi lutut akan menjadi kaku dan lingkup gerak menjadi terbatas. Pada gejala ini akan hilang dalam kurun waktu 2-3 minggu. Dimana cedera ini bisa saja kembali muncul apabila lutut terpelintir atau olahraga yang berlebih.
- Untuk berat, kita meyarankan agar segera memeriksakan ke dokter apabila gangguan seperti, pembengkakan,nyeri, kesulitan bergerak terutama saat meluruskan kaki, dan lingkup gerak semakin terbatas.
Bagaimanan cara mengobati apa bila memiliki cedera meniscus. Kita bisa melakukan pemeriksaan ke dokte agar kita dapatmelakukan pemeriksaan yang tepat seperti MRI atau Rontgen.
Baca juga: Mengenal Apa itu Cedera pada Pergelangan Kaki (Sprain Ankle) dan Penanganannya
Dan melakuan terapi pada fisioterapi, atau melakukan pelatihan dirumah. Ada berbagai macam alat yang akan digunakanoleh fisioterapis untuk melakukan pengobatan.
Alat yang biasa digunakan yaitu :
- Tens
- Ultrasound
Untuk terapu latihan atau exercise(latihan dirumah) kita bisa melakukan
- Wall Squat
- Wall side
- Half squat
- Lunges
- Quadriceps setting
- Hamstring setting
- Prone Straight Leg Raises
- Calf Raises
- Step Up
- Side Leg Rise
Ada dua macam pengobatan pada meniscus yaitu non-bedah dan bedah
1. Perawatan non-bedah biasanya dilakukan pada cedera meniscus ringan dan sedang. Dimana kita bisa melakukan dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) dalam langkah berikut ini:
- Istirahatkan lutut setelah mengalami cedera, kurangi aktivitasyang mengharuskan berjalan, berlari dan melompat. Agar beban pada lutut dapat berkurang.
- Lakukan kompres ice untuk mengurangi nyeri. Lakukan kompress selama 10-15 menit setiap 2-3 jam, lakukan selama 2-3 hari.
- Kompres dengan perban elastis untuk menghilangkan pebengkakan
- Lutut diposisikan lebih tinggi dengan menaruh bantal pada tumut kaki.
2. Perawatan Bedah (operasi),apabila robekan meniscus cukup besar dan parah yang meyebabkan lutut tidak bisa stabil dan terkunci maka memungkinkan harus dilakukannya operasi.
Prosedur operasi cedera meniscus yaitu seperti berikut :
- Perbaikan meniscus, terdapat beberapa robekan meniscus yang dapat diperbaiki dengan cara menjahit bagian yang sobek menjadi satu kembali.
- Menisektomi Parsial, prosedur ini mengangkat sebagian meniscus yang robek sehingga lutut bisa kembali berfungsi secara normal.
- Menisektomi Total, pada prosedur ini dokter akan mengangkat meniscus dan menggantikan melalui prosedur transplantasi. Prosedur ini dilakukan apabila cederameniscus sudah lemah atau parah yang diakibatkan arthritis degeneratif.
Penulis: Carolline
Mahasiswa Jurusan Fisioterapi Universitas Binawan
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













