Dampak Bahaya Mikroplastik bagi Ekosistem Laut, Jangan Anggap Remeh!

Mikroplastik
Ilustrasi Mikroplastik (Sumber: Media Sosial dari freepik.com)

Pernahkah Anda mendengar istilah mikroplastik? Mikroplastik yang berukuran kecil ini ternyata memiliki dampak buruk untuk kehidupan. Sayangnya, polutan yang cukup berbahaya ini banyak ditemukan di laut dan berpotensi merusak ekosistemnya.

Lantas, apa itu mikroplastik dan seberapa besar dampaknya terhadap kerusakan laut? Simak artikel kali ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang polutan plastik yang berbahaya bagi makhluk hidup.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Pengertian Mikroplastik

Sederhananya, mikroplastik adalah polutan berukuran kurang dari 4,8 milimeter. Saking kecilnya, potongan plastik ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Namun, dampak yang ditimbulkan tidak boleh dianggap remeh, karena mikroplastik dapat mencemari lingkungan dan mengancam ekosistem laut.

Mikroplastik sendiri terbagi ke dalam 2 tipe, yakni mikroplastik primer dan sekunder. Mikroplastik primer sengaja dibuat untuk keperluan produk tertentu.

Sedangkan mikroplastik sekunder berasal dari sisa-sisa sampah seperti kantong plastik dan botol plastik yang tidak diolah. Sampah plastik yang dibiarkan di alam terbuka tidak akan dapat terurai dengan sendiri dan bila terbawa aliran hingga ke laut, partikelnya dapat menyebabkan kerusakan laut.

Mikroplastik dan Persebarannya

Mikroplastik dianggap sebagai sampah yang berbahaya karena persebarannya yang tidak termonitor secara mudah karena ukuran mikroplastik yang sangat kecil. Penyebaran mikroplastik di Indonesia dapat ditemukan di sedimen sungai, perairan laut, lingkungan terumbu karang, hingga di dalam perut ikan.

Mikroplastik yang paling sering ditemukan pada ikan di perairan Indonesia adalah jenis fiber dan fragmen. Kedua jenis polutan ini berasal dari alat pancing, jaring ikan, ataupun pakaian berserat sintetis.

Tingginya tingkat pencemaran akan menimbulkan dampak kerusakan laut yang cukup besar pula karena keseimbangan ekosistem akan terganggu.

Bahkan, polutan plastik yang termakan oleh biota laut dapat menimbulkan efek berantai. Bukan hanya biota yang memakan mikroplastik saja yang berbahaya, tapi hewan lain yang akan memakan biota tersebut juga akan mengalami dampaknya.

Bukan tidak mungkin manusia pun turut merasakan dampaknya ketika mengonsumsi ikan laut yang ternyata telah terpapar mikroplastik.

Dampak mikroplastik terhadap terumbu karang pun tidak kalah mengkhawatirkan. Dari sebuah penelitian, terumbu karang yang tercemar mikroplastik dapat terhambat pertumbuhannya.

Selain itu, mikroplastik juga membuat terumbu karang cepat mati. Dalam jangka panjang, hal ini akan berdampak pada menurunnya biota laut.

Selamatkan Laut dari Sampah Plastik

Pencemaran laut oleh mikroplastik sebenarnya dapat diatasi dengan adanya kesadaran dari masyarakat. Beberapa langkah sederhana berikut ini bisa membantu mengurangi limbah plastik yang menimbulkan dampak kerusakan laut.

1. Menggunakan Botol Minum

Menggunakan botol minum dapat mengurangi sampah dari wadah sekali pakai. Berkurangnya botol plastik sekali pakai akan turut mengurangi jumlah sampah yang mencemari laut maupun lingkungan sekitar.

2. Gunakan Kantong Belanja

Selain botol plastik, penggunaan kantong plastik juga turut menyumbang mikroplastik yang mencemari laut. Sebagai upaya revitalisasi laut dari sampah mikroplastik, Anda dapat mengganti kantong plastik dengan kantong belanja berbahan kain.

3. Menggunakan Kemasan Ramah Lingkungan

Kesadaran akan pentingnya menjaga laut dari limbah plastik juga harus dimiliki oleh para produsen produk makanan, minuman, maupun produk-produk lainnya.

Alih-alih menggunakan kemasan berbahan plastik, alangkah baiknya bila kemasan beralih menggunakan yang ramah lingkungan dan dapat terurai dengan sendiri.

4. Hindari Menggunakan Alat Makan Sekali Pakai

Alat makan sekali pakai yang terbuat dari bahan plastik ternyata cukup banyak ditemukan di lautan. Untuk mengurangi jumlah pencemaran laut akibat plastik, sebaiknya pakailah alat makan yang dapat digunakan berulang kali.

5. Mengurangi Makanan dan Minuman Kemasan

Faktanya, bukan hanya kemasan plastik saja yang mengancam ekosistem laut. Makanan dan minuman yang kemasannya terbuat dari karton berlilin pun sulit untuk diurai. Sebagai upaya untuk mengurangi dampak kerusakan laut, Anda bisa mengurangi pembelian makanan dan minuman kemasan.

6. Memisahkan Sampah Berdasarkan Jenisnya

Di kalangan rumah tangga, sampah dapur dan sampah plastik masih sering dijadikan satu. Padahal, kedua jenis sampah ini jelas-jelas berbeda. Sampah dapur seperti sisa buah dan sayuran dapat diolah menjadi pupuk kompos dan tidak bersifat mencemari lingkungan.

Sedangkan sampah plastik yang dibuang begitu saja dapat menimbulkan pencemaran mikroplastik. Untuk itu, penting meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat agar memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya.

Khusus sampah plastik yang tidak dapat terurai, Anda dapat menukarkannya ke bank sampah daripada membuangnya ke alam terbuka.

Demikian tadi dampak kerusakan perairan laut akibat pencemaran mikroplastik dan upaya revitalisasi laut. Setelah membaca artikel di atas, Anda makin tahu seberapa bahayanya mikroplastik, bukan? Masyarakat harus lebih peduli agar kerusakan laut akibat mikroplastik tidak semakin parah.

Dengan upaya-upaya sederhana di atas, Anda dapat mengurangi tingkat pencemaran laut akibat sampah plastik. Jangan biarkan biota laut punah karena ulah tangan manusia yang membuang sampah plastik sembarangan.

 

Penulis: Mas Zuhriyah
Mahasiswa Pendidikan Biologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

 

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses