Beberapa dari kalian pasti pernah mendengar orang Batak yang selalu berbicara dengan suara keras dan dianggap galak, bukan? Ada beberapa alasan mengapa orang yang berasal dari suku Batak selalu berbicara dengan suara keras dan juga dianggap mempunyai kepribadian yang galak. Sebelum itu, suku Batak berasal dari mana sih?
Suku Batak berasal dari Sumatera Utara yang merupakan suku terbesar ketiga di Indonesia setalah suku Jawa dan suku Sunda. Suku Batak terdiri dari enam suku utama, yaitu Toba, Karo, Pakpak, Simalungun, Angkola, dan Mandailing.
Orang yang bersuku Batak memang terkenal mempunyai ciri khasnya tersendiri, terutama pada saat mereka berbicara yang umumnya bersuara keras dan tegas, sehingga terkadang dianggap gelak oleh kebanyakan orang yang mendengarnya. Padahal tidak selalu begitu.
Suku Batak terkenal dengan hatinya yang baik, suka menolong, dan mempunya rasa untuk bersosialisasi atau rasa untuk bersolidaritas tinggi kepada sesama. Suku Batak juga dikenal sebagai orang yang ramah, namun terkadang suaranya yang keras dalam bertegur sapa tau juga bersuara yang lumayan lantang.
Menurut antropologi Universitas Negeri Medan, Prof. Usman Pelly, alasan orang yang bersuku Batak berbicara dengan suara keras yang sulit dilepaskan dari kondisi geografis dan lingkungan aslinya pada zaman dulu di sekitaran Danau Toba. Dikarenakan suatu kelompok yang tinggal berjauhan dan hidup dengan jarak perladangan yang luas mengakibatkan cara berkomunikasi mereka menggunakan nada yang keras.
“Terjadi take and give, masing-masing memberi juga menerima pada akulturasi itu. Alhasil orang Jawa yang tinggal di Medan juga menjadi lebih terus terang,” tutur Usman.
Maksud dari istilah ‘take’ pada konteks agama dan kepercayaan, suku Batak mungkin menerima pengaruh ajaran agama dari budaya lain, seperti Islam atau Kristen, dan mengakomodasikannya ke dalam praktik keagamaan mereka.
Dari istilah ‘give’ pada konteks seni dan musik tradisional, suku Batak bisa memberikan konstribusi dalam bentuk seni dan musik internasional mereka kepada masyarakat luar, bisa dari sebuah pertunjukan secara langsung ataupun dari perekaman media modern.
Orang Batak mempunyai sifat yang agak agresif dan perkataan yang blak-blakan dalam berbicara, itu terjadi dikarenakan sejak masih kecil orang Batak sering kali terkena konflik yang mereka diperbolehkan untuk mengutarakan pendapat mereka, dengan artian adat sejak zaman dulu memngajarkan anak muda untuk bersikap berani dalam menyuarakan suara mereka secara lantang dan spontan.
Orang yang bersuku Batak mempunyai karakteristik yang terkenal dengan ketegasan dan juga keberanian karena adanya akulturasi budayanya sendiri dari penduduk yang multietnik. Orang Batak juga memiliki sifat yang mudah dalam bergaul ataupun berteman.
Walaupun orang Batak sering sekali berbicara denga suara yang keras dan juga dengan kata-kata yang kasar atau galak, belum tentu punya niat yang buruk.Itu artinya ada istilah “Don’t judge the book by the cover”.
Penulis: Dian Filzah Lubis
Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












