Gadget: Sahabat Belajar atau Musuh Prestasi Mahasiswa Masa Kini?

Dampak Gadget
Cybersickness Illustration (Source: MMI)

Pendahuluan 

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan gadget sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa masa kini. Smartphone, tablet, dan laptop digunakan tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media utama dalam proses pembelajaran.

Di satu sisi, gadget memudahkan akses informasi dan mendukung pembelajaran mandiri. Namun di sisi lain, penggunaan yang berlebihan justru memunculkan masalah baru berupa kecanduan gadget. Fenomena ini menunjukkan adanya dilema antara manfaat dan dampak negatif gadget dalam dunia pendidikan (Yusuf, 2024).

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Mahasiswa sebagai generasi digital native memiliki kedekatan yang sangat tinggi dengan teknologi. Hampir seluruh aktivitas akademik, mulai dari mencari referensi hingga mengumpulkan tugas, bergantung pada gadget. Kondisi ini membuat batas antara penggunaan produktif dan konsumtif semakin kabur.

Yusuf (2024) menjelaskan bahwa intensitas penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat memengaruhi konsentrasi dan pola belajar peserta didik. Akibatnya, tujuan pembelajaran sering kali tidak tercapai secara optimal. Isu ini menjadi perhatian penting di tengah tuntutan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Dalam konteks pendidikan masa kini, gadget seharusnya menjadi alat pendukung, bukan penghambat prestasi. Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa justru lebih sering menggunakan gadget untuk hiburan dibandingkan pembelajaran. Media sosial, gim daring, dan konten hiburan lainnya menjadi distraksi utama.

Yusuf (2024) menegaskan bahwa tanpa pengendalian diri dan literasi digital yang baik, gadget berpotensi menurunkan kualitas belajar. Oleh karena itu, isu kecanduan gadget relevan dan aktual untuk dibahas secara mendalam dalam konteks mahasiswa masa kini.

 

Isi (Argumentasi berdasarkan 5W+1H)

Apa yang dimaksud dengan kecanduan gadget pada mahasiswa adalah kondisi ketika penggunaan perangkat digital dilakukan secara berlebihan dan sulit dikendalikan. Siapa yang terdampak adalah mahasiswa dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu.

Di mana fenomena ini terjadi dapat ditemukan hampir di seluruh lingkungan kampus, baik di ruang kelas maupun luar kelas. Kapan masalah ini muncul terutama sejak pembelajaran berbasis digital dan daring semakin intensif. Kamisar (2021) menyebutkan bahwa penggunaan gadget tanpa batas waktu dapat memicu penurunan interaksi sosial dan fokus belajar mahasiswa.

Mengapa kecanduan gadget menjadi masalah serius karena berdampak langsung pada motivasi dan prestasi belajar. Mahasiswa yang terlalu sering menggunakan gadget untuk aktivitas non-akademik cenderung mengalami penurunan minat belajar.

Hal ini diperkuat oleh penelitian Ardyansyah (2019) yang menunjukkan adanya pengaruh negatif penggunaan gadget terhadap motivasi belajar mahasiswa. Bagaimana dampaknya terlihat dari menurunnya konsentrasi, keterlambatan mengerjakan tugas, hingga hasil akademik yang kurang optimal. Kondisi ini menandakan bahwa gadget tidak selalu menjadi sahabat belajar jika tidak digunakan secara bijak.

Meski demikian, gadget tidak sepenuhnya berdampak negatif apabila digunakan secara tepat. Bagaimana solusi yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengelola waktu penggunaan gadget. Peran kampus juga penting dalam memberikan edukasi literasi digital dan pengawasan penggunaan teknologi.

Baca juga: Dampak Kecanduan Gadget terhadap Perkembangan Belajar Mahasiswa

Kamisar (2021) menekankan perlunya sosialisasi mengenai dampak penggunaan gadget agar mahasiswa lebih bijak dalam memanfaatkannya. Dengan pengelolaan yang tepat, gadget tetap dapat berfungsi sebagai sarana belajar yang efektif tanpa mengorbankan prestasi akademik.

 

Simpulan

Gadget pada dasarnya merupakan alat yang memiliki dua sisi bagi mahasiswa masa kini. Di satu sisi, gadget dapat menjadi sahabat belajar yang mempermudah akses informasi dan mendukung proses akademik. Namun di sisi lain, penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol menjadikannya musuh prestasi. Kecanduan gadget terbukti berdampak pada menurunnya motivasi, konsentrasi, dan hasil belajar mahasiswa.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran, pengendalian diri, serta peran institusi pendidikan agar gadget benar-benar menjadi penunjang, bukan penghambat, prestasi mahasiswa.

 

Referensi

Ardyansyah, S. S. (2019). Pengaruh penggunaan gadget terhadap motivasi belajar bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika ITN Malang. Jurnal Valtech, 2(2), 160–164.

Kamisar, A. (2021). Sosialisasi dampak penggunaan gadget di kalangan mahasiswa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Iris (JPKMI), 1(2), 8.

Yusuf, M. A. Y. (2024). Pelajar masa depan kini: Antara gadget dan belajar. Journal of Islamic Primary Education, 2(2), 51–60.


Penulis: Gravita Ayyomi Salsabila
Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya


Dosen Pengampu: Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A.


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Daftar Isi dan Poin-Poin Artikel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses