Gastritis Musuh Mahasiswa

gastritis pada mahasiswa

Mahasiswa merupakan seseorang dengan berbagai aktivitas untuk mengisi waktu luang. Kesibukan dengan jadwal kuliah, organisasi, kursus, aktivitas di luar kampus, serta berinteraksi dengan orang lain untuk menjalin relasi.

Selama menjadi mahasiswa tentu berkewajiban dalam menyelesaikan tugas dari dosen, hal ini juga menjadi salah satu kesibukan seorang mahasiswa. Dari kesibukan yang dilakukan, tak jarang ditemukan mahasiswa yang stress, kelelahan, melewatkan jam makan, bahkan hingga jatuh sakit.

Melewatkan jam makan dapat memicu berbagai penyakit. Penyakit yang sering dijumpai pada mahasiswa adalah gastritis. Gastritis merupakan penyakit yang terjadi pada lambung karena adanya iritasi ataupun peradangan.

Bacaan Lainnya
DONASI

Kasus gastritis pada mahasiwa dapat disebabkan oleh padatnya kegiatan yang dilakukan mahasiswa. Terlebih lagi dengan mahasiswa yang ikut aktif dalam kegiatan baik dalam kampus maupun luar kampus. Sibuknya mahasiswa mengakibatkan lalai terhadap kewajiban untuk makan. Dapat makan 3x sehari merupakan hal yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh mahasiswa.

Mahasiswa lebih memilih untuk mengkonsumsi makan jika memiliki waktu luang atau jika lapar serta mengabaikan waktu sarapan pagi.

Kebiasaan makan yang tidak teratur bahkan jamnya tidak tentu dan berantakan memicu iritasi pada lambung karena lambung kosong dan memicu naiknya asam lambung. Naiknya asam lambung yang terjadi pada mahasiswa tentu akan mempengaruhi aktivitasnya, tidak dapat beraktivitas seperti biasanya.

Selain pola makan tak teratur, makanan yang dikonsumsi oleh mahasiswa tidak memenuhi kebutuhan asupan harian.

Pemikiran dengan makan hanya untuk menghilangkan rasa lapar tanpa memperhatikan kecukupan gizinya. Pemilihan makanan seringnya hanya memakan makanan itu-itu saja.

Makanan yang sering dikonsumsi dan disukai oleh mahasiswa seperti ayam geprek, seblak, bakso, dan bakso aci.

Makanan dengan basic rasa pedas tak lepas dari makanan kesukaan mahasiswa. Jika memiliki riwayat penyakit gastritis maka hal ini akan memperparah kondisi dengan mengakibatkan iritasi pada lambung.

Pemilihan makanan mahasiswa selain didasari kesukaan terhadap makanan, dipengaruhi juga oleh masalah keungan untuk menghemat pengeluaran.

Masalah keuangan dan padatnya jadwal akan menyebabkan stress pada mahasiswa. Stress juga dapat memicu terjadinya grastitis dengan menyebabkan peradangan akibat asam lambung naik.

Saat mengalami stress, seseorang akan menghasilkan jumlah asam lambung lebih banyak. Produksi ach dan hitamin pada saat stress menyebabkan gastritis.

Gastritis pada mahasiswa juga dapat dipengaruhi oleh pergaulan sekitarnya. Meskipun memiliki jadwal yang padat, pasti masih berkesempatan untuk berinteraksi dengan orang sekitar.

Mengganggap jika menjadi mahasiswa harus memiliki relasi menyebabkan rasa harus mengenal orang lain yang baru. Sehingga banyak juga mahasiswa yang terjerumus dalam lingkungan yang salah.

Mahasiswa dengan pergaulan yang menghasikan waktu luangnya untuk mencoba hal baru seperti minum-minuman keras.

Mungkin saat pertama kali hanya ingin mencoba tapi malah ketagihan. Minuman keras seperti alkohol menyebabkan peradangan yang menyebabkan gastritis.

Peradangan pada lambung oleh alkohol terjadi karena adanya kandungan etanol di dalamnya yang dapat mengganggu ketahanan dan merusak mukosa pada lambung serta kemungkinan difusi asam.

Jika sudah terkena gastritis, maka akan berpotensi kambuh di waktu yang tak tentu. Mahasiswa beriringan dengan padatnya jadwal dan gastritis merupakan bencana baginya.

Pengaturan waktu untuk mengatur jadwal kegiatan dan jadwal makan diperlukan untuk mahasiswa agar dapat meminimalisir terjadinya gastritis pada mahasiswa.

Pola makan teratur, memperhatikan kebutuhan zat gizi, mencukupi kebutuhan zat gizi, dan meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga diperlukan oleh mahasiswa. Meskipun padat dengan kegiatan di dalam kampus, mahasiswa harus melakukan olahraga dan menjaga pola makan sesuai dengan kebutuhan.

Penulis: Nadaa Fatimatuzahra
Mahasiswa Jurusan Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI