Dapoereku Catering (dibaca “Dapur Eku”) merupakan sebuah UMKM warung nasi prasmanan yang berlokasi di Pagedangan, Tangerang. Usaha ini dirintis oleh Ibu Eku Winarsih sebagai cara untuk mengisi waktu luang setelah anak-anaknya mulai bekerja, dan suaminya Bu Eku pensiun.
Kesempatan membuka usaha ini datang pada tahun 2023, ketika kantor kecamatan mendapatkan dana dari pemerintah untuk membuka kios sebagai fasilitas umum di dekat balai warga. Melihat peluang tersebut, Ibu Eku pun memberanikan diri untuk memulai usaha kuliner yang kini dikenal sebagai Dapoereku Catering.
Setiap harinya, Ibu Eku memasak berbagai hidangan dengan cita rasa rumahan yang hangat dan familiar. Dari ayam goreng, tempe orek, telur, hingga sayur-sayuran dan mie goreng, disajikan dengan sentuhan sederhana yang menghadirkan kenyamanan bagi pelanggan.
Salah satu daya tarik utama Dapoereku Catering adalah konsep prasmanannya. Pelanggan bebas mengambil nasi dan lauk sesuai porsi yang diinginkan, sehingga dapat menyesuaikan dengan selera masing-masing konsumen.
Konsep ini memberikan fleksibilitas, dan juga meningkatkan kepuasan konsumen. Menariknya lagi, seluruh hidangan tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan kisaran Rp12.000,00 hingga Rp20.000,00, pelanggan sudah dapat menikmati makanan yang mengenyangkan sekaligus memuaskan.
Dapoereku Catering kini telah berkembang menjadi salah satu UMKM yang ramai dikunjungi masyarakat. Usahanya pun tidak berhenti di satu lokasi, Dapoereku Catering berhasil memperluas jangkauan hingga kantin karyawan Menara BRI sebagai upaya meningkatkan pendapatan. Namun, di balik perkembangannya, masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari proses produksi, pencatatan keuangan, pemasaran fisik dan digital, serta kualitas penyimpanan makanan di kedai tersebut.
Melihat potensi sekaligus tantangan tersebut, program Community Development II dari Universitas Prasetiya Mulya hadir untuk memberikan pendampingan agar usaha ini dapat berkembang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Pemasaran menjadi salah satu aspek terpenting dalam pengembangan UMKM. Melalui program Community Development II, mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya membantu meningkatkan visibilitas Dapoereku Catering dengan mendesain banner baru yang dipasang di atas kedai serta area penyimpanan makanan.
Tidak hanya secara fisik, pemasaran digital juga diperkuat melalui pembuatan lokasi di Google Maps serta mengaktifkan kembali akun Instagram Dapoereku Catering yang sebelumnya sempat tidak terkelola karena kesibukan Bu Eku.
Proses produksi Dapoereku Catering juga menjadi lebih efisien dengan adanya tambahan rice cooker yang disediakan oleh mahasiswa. Kehadiran alat ini memungkinkan nasi tetap hangat lebih lama, sehingga Bu Eku tidak perlu lagi bolak-balik ke rumah untuk memasak ulang saat persediaan habis.
Dari sisi tenaga kerja, operasional kedai pun kini lebih terjaga. Bu Eku berhasil menemukan karyawan yang dapat membantu mengawasi kedai ketika beliau sedang bepergian, sehingga kegiatan usaha tetap berjalan dengan lancar.
Kedai Dapoereku Catering juga mengalami beberapa peningkatan dari sisi fasilitas. Mahasiswa memasang tirai bambu untuk mencegah air hujan masuk ke area kedai, sehingga pelanggan tetap nyaman saat berkunjung. Selain itu, kaca film dipasang pada tempat penyimpanan makanan guna melindungi makanan dari paparan sinar matahari langsung, sekaligus menjaga kualitas dan kebersihannya.
Ibu Eku bersama dengan pelaku UMKM lain di sekitar desa Pagedangan juga mengikuti pelatihan finansial yang dilakukan bersama dengan kelompok Community Development II lainnya. Pelatihan ini dilakukan bersama faculty member dari Universitas Prasetiya Mulya, John Iwan Kusno, M. Ak, CFA, CIPM, Fransisca Tharia Hartanto M.M, dan Leonis Marchalina, Ph. D. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan dan mengajarkan pencatatan finansial dan perhitungan laba yang tepat.
Dapoereku Catering pun menerapkan pelatihan ini secara langsung di lapangan. Dengan bantuan mahasiswa dan pelatihan, Dapoereku Catering mendapat kemajuan yang pesat dalam pencatatan finansial dan akuntansi. Melalui Google Sheets, Bu Eku berhasil mencatat omset dan laba setiap bulannya, dan berhasil mengalami peningkatan profit margin sebesar 10%.
Dapoereku Catering menjadi contoh nyata bagaimana keberanian untuk memulai, dipadukan dengan kemauan untuk terus belajar, dapat membawa UMKM berkembang secara berkelanjutan. Melalui berbagai peningkatan, baik dari sisi pemasaran, operasional, hingga pencatatan keuangan, usaha ini menunjukkan bahwa perubahan yang dilakukan secara terus-menerus dapat membawa dampak yang signifikan.
Pendampingan yang diberikan melalui program Community Development II juga membuktikan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha dan pihak eksternal dapat membuka peluang baru bagi UMKM untuk tumbuh lebih terarah. Dengan fondasi yang kini semakin kuat, Dapoereku Catering memiliki potensi untuk terus berkembang dan berekspansi ke lebih banyak lokasi untuk menjangkau pelanggan.
Lebih dari sekadar usaha kuliner, Dapoereku Catering mencerminkan semangat kewirausahaan yang adaptif dan penuh ketekunan. Kisah ini menjadi pengingat bahwa dengan strategi yang tepat, keterbukaan terhadap pembelajaran, serta dukungan lingkungan, UMKM dapat terus bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan.
Penulis: Kelompok Rekognisi KUM078
- Anthony Jefferson Surajaya, Jurusan Business Management (NIM 13112310016)
- Cherry Aprilia Thio, Jurusan Business Management (NIM 13112310115)
- Florian Guinevere Di Bee, Jurusan Business Management (NIM 13112310138)
- Louis Bintang Alexis, Jurusan Business Management (NIM 13112310184)
- Nadine Angsana Thamrin, Jurusan Business Management (NIM 13112310214)
- Nathaniel Tjandra, Jurusan Business Management (NIM 13112310219)
- Joshua Neri, Jurusan Finance and Banking (NIM 13132310043)
- Anthony Rafael Tan, Jurusan Business Mathematics (NIM 23102310013)
Mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya (Prasmul)
Dosen Pengampu: Permata Nur Miftahur Rizki M.R., Ph.D.
Daftar Referensi
Albertus Lalaun, & Victor Cornelis. (2023). Entrepreneurship Training on the Performance of Micro, Small, and Medium Enterprises in Ambon City. Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 2(1), 259–270.
Nasution, A. A., Zalyanti, C. A., Wahyuni, P., & Zainarti. (2025). Strategi Pengelolaan Sumber Daya Insani Pemilik UMKM dalam Mempertahankan Usaha Warung Kecil: Studi Kasus Bapak Budi. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(2), 482–489.
Silayoi, P., & Speece, M. (2007). The Importance of Packaging Attributes: A Conjoint Analysis Approach. European Journal of Marketing, 41(11-12), 1495–1517.
Yuantari, M. G. C., & Pramitasari, E. A. (2024). Analisis faktor yang berhubungan dengan praktik higiene sanitasi makanan pada pedagang kaki lima. Journal Occupational Health Hygiene and Safety, 2(1).
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














