Mahasiswa Akuntansi UNY Tanamkan Karakter Bijak Finansial dan Peduli Lingkungan di SDN Tamanan

Bijak Finansial
Mahasiswa Akuntansi UNY Tanamkan Karakter Bijak Finansial dan Peduli Lingkungan di SDN Tamanan. Sumber: Penulis.

Yogyakarta, MMI – Mahasiswa kelompok satu pada mata kuliah Pembangunan dan Pendidikan Berkelanjutan, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Pusat Studi SDGs menyelenggarakan pelatihan “Pencatatan Pengeluaran Uang Saku dan Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Bernilai Jual” pada Rabu (6 Mei 2026), bertempat di SD Negeri Tamanan, Kepanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas dan nomor 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan literasi keuangan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 26 siswa dari kelas 4A mengikuti pelatihan pembuatan gantungan kunci dari bahan bekas dan pengelolaan uang saku yang dipandu oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi UNY. Pelatihan ini juga didampingi oleh wali kelas 4A, Ibu Ninik Wigati Rahayu, S.Pd.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pengenalan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai guna, serta edukasi sederhana pengelolaan keuangan dengan memberikan jurnal keuangan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran uang saku harian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pemaparan materi pertama tentang “Belajar Mengelola Uang Saku” melalui media presentasi (PPT) interaktif, dan siswa mengisi lembar catatan pengeluaran uang saku harian yang telah disediakan.

Baca Juga: Apa Manfaat Menabung? Rahasia Kebebasan Finansial dan Masa Depan yang Cerah

Kemudian di materi kedua berisi tentang “Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Bernilai Jual” yang disampaikan melalui media presentasi (PPT) dan dilanjutkan dengan mempraktikkan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol bekas.

Koordinator acara menjelaskan bahwa kegiatan ini disusun agar anak-anak dapat belajar melalui pengalaman langsung, sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terbukti dari penyampaian pesan dan kesan oleh ketua kelas 4A.

“Kesannya bahagia dan kegiatannya seru,” ujar Tio.

Baca Juga: Bijak dalam Berkeluarga: Pencegahan Pernikahan Dini, Bebas Stunting & Manajemen Finansial

Kegiatan ini dilakukan agar siswa tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplemtasikan ilmu yang sudah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang kreatif serta bertanggung jawab dalam pengelolaan ekonomi dan konsumsi harian.

Diharapkan, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus diterapkan oleh siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Penulis:
1. Yesi Gempita Indah Sari (25080130007)
2. Raditya Alvin Wirakusuma (25080130017)
3. Jasmin Kania Nafizhah (25080130018)
4. Muhammad Falih Windi Fadhilah (25080130035)
5. Restiyani Khusnul Khotimah (25080130208)
6. Jawa Basyaira (25080130234)
7. Fidela Abidah Ardelia (25080130236)
Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)


Dosen Pengampu: Rheza Tri Nugroho, S.T., M.T.


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses