Jawa Timur – Sekolah Dasar Negeri Glagahsari 3, Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur, telah menjadi lokasi Implementasi Sekolah Ramah Anak oleh mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang. (10/8/24)
Program ini bertujuan untuk membentuk karakter dan jati diri anak-anak di sekolah dasar tersebut, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Sekolah dasar sebagai tempat anak-anak belajar dan tumbuh harus dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada pembentukan karakter dan jati diri anak. Salah satu konsep yang sangat penting untuk diwujudkan dalam sekolah dasar adalah sekolah ramah anak.
Sekolah ramah anak adalah sekolah yang memprioritaskan kesejahteraan, keselamatan, dan kebahagiaan siswa. Maka oleh karena itu, kami dari Universitas Muhammadiyah Malang melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dengan program sekolah ramah anak. Program sekolah ramah anak ini kami laksanakan di SDN Glagahsari 3 dan pada masyarakat sekitar. Program-program kami diantaranya, yaitu:
Program Anti Bullying
Bullying adalah masalah yang sangat serius yang dapat berdampak pada kesejahteraan mental, prestasi akademik, dan kemampuan sosial anak. Oleh karena itu, sekolah harus memiliki program anti bullying yang efektif dan komprehensif. Program anti bullying yang dijalankan di sekolah antara lain:
- Sosialisasi tentang pengenalan dan penanganan bullying;
- Membentuk sistem pelaporan yang aman dan confidential untuk korban bullying;
- Meningkatkan empati dan kepedulian siswa melalui latihan peran dan aktivitas kelompok;
- Berkolaborasi dengan orang tua dan masyarakat untuk menciptakan kesadaran dan kesepakatan tentang pentingnya menghilangkan bullying
Pemaparan Materi Akhlak, Budaya dan Bangsa
Pemaparan materi akhlak, budaya, dan bangsa adalah salah satu program yang sangat penting dalam membentuk karakter dan jati diri anak. Program ini dapat memberikan pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai dasar seperti kejujuran, hormat, dan tanggung jawab.
Dengan adanya pemaparan tentang materi tersebut kami memberikan contoh pembuatan mind mapping atau yang disebut dengan peta konsep, yang mengasah kekreativitasan siswa dan menambah pengetahuan akan adanya beragam budaya dan adat yang ada di Indonesia.
Materi akhlak, budaya, dan bangsa yang dijabarkan, antara lain mencakup:
- Nilai-nilai dasar seperti kejujuran, hormat, dan tanggung jawab,
- Sejarah dan budaya Indonesia yang beragam dan wealthiest,
- Cara menjaga dan menghargai warisan budaya dan adat,
- Sejarah Indonesia dari masa ke masa,
- Cara menjaga dan menghargai lagu kebangsaan seperti INDONESIA RAYA
- Cara menghargai dan menjaga symbol-simbol negara seperti bendera merah putih
Sosialisasi Internet Ramah Anak
Sosialisasi internet ramah anak adalah program yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menggunakan internet dengan bijak. Program ini dapat membantu siswa memahami bahaya dan dampak negatif dari penggunaan internet yang tidak bijak. Materi yang dijabarkan antara lain:
- Workshop tentang keselamatan internet dan etika online
- Membahas bahaya dan dampak negatif dari penggunaan internet yang tidak bijak
- Berdiskusi dengan orang tua tentang pentingnya pengawasan dan kontrol orang tua terhadap penggunaan internet anak
Pembuatan DIY dari Botol Bekas
Pembuatan DIY dari botol bekas adalah program yang sangat kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan. Beberapa contoh DIY yang dapat dijadikan adalah:
- Membuat tempat pensil dari botol bekas;
- Mengurangi sampah plastik dengan membuat Eco Brick.
Pembuatan Mading
Pembuatan mading adalah program yang sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam berkomunikasi dan berkreasi. Beberapa contoh tema yang dapat dijadikan adalah:
- Mading tentang pentingnya pelestarian lingkungan,
- Mading tentang pentingnya persahabatan dan kepedulian sosial,
- Mading tentang budaya dan tradisi Indonesia.
Program Sekolah Ramah Anak yang diimplementasikan oleh mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang di SD Negeri Glagahsari 3 adalah contoh baik dari pengabdian masyarakat oleh mahasiswa. Program ini tidak hanya membentuk karakter dan jati diri anak-anak, tapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Namun, penting untuk diingat bahwa program seperti ini tidak hanya berhenti pada sekolah saja. Orang tua dan masyarakat juga harus berperan aktif dalam mengawasi dan mengarahkan anak-anak untuk menjadi pribadi yang baik dan berbudi.
Dengan demikian, kita dapat bersama-sama menciptakan generasi yang lebih baik dan membentuk masa depan yang lebih cerah.
Penulis: PMM Gelombang 2 Kelompok 84
Mahasiswa Jurusan Hukum, Universitas Muhammadiyah Malang
Editor: I. Khairunnisa
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News