Peneliti UNS Jalankan Sabbatical Leave DAPT LPDP 2026 di Brunei Darussalam

Sabbatical Leave DAPT LPDP 2026 Brunei
Kegiatan Silaturahim Bersama pejabat CAMES, pejabat fakultas dan pejabata Universitas UBD Brunei (baris depan kedua dari kiri Ketua CAMES UBD 2026). (Foto: Dok. Penulis)

Banda Seri Begawan, MMI – Dr. Maria Ulfa, dosen sekaligus peneliti dari Universitas Sebelas Maret (UNS), saat ini tengah melaksanakan program sabbatical leave (cuti panjang) di Universiti Brunei Darussalam (UBD). Program strategis yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) ini dijadwalkan berlangsung selama periode April hingga Juni 2026.

Dalam pelaksanaannya, Dr. Maria Ulfa berbasis di Centre for Advanced Material and Energy Sciences (CAMES). Kedatangannya disambut secara resmi oleh Ketua CAMES, Dr. Malai Haniti Sheikh Abdul Hamid, didampingi oleh Dr. Hasliza Bahruji.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI
Sabbatical Leave DAPT LPDP 2026 Brunei
Kegiatan Silaturahim Bersama semua dosen dan periset CAMES, UBD 2026. (Foto: Dok. Penulis)

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Haniti memperkenalkan Dr. Maria Ulfa kepada komunitas akademik UBD guna memfasilitasi integrasinya dalam berbagai kegiatan institusional di lingkungan pusat riset maju tersebut.

Baca juga: Sabbatical Leave LPDP sebagai Jembatan Kolaborasi CAMES UBD Brunei–UNS Indonesia dalam Inovasi Fotokatalis Berbasis Energi Surya

Aktif dalam Jejaring Akademik dan Sosial

Selama masa sabatikal, Dr. Maria Ulfa terlibat aktif dalam berbagai agenda akademik maupun sosial di UBD. Kegiatannya mencakup partisipasi dalam acara Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh universitas maupun internal CAMES.

Sabbatical Leave DAPT LPDP 2026 Brunei
Kegiatan Silaturahim Bersama semua mahasiswa master dan doctoral di CAMES UBD. (Foto: Dok. Penulis)

Selain itu, ia turut serta dalam kegiatan education visit pada 8 April 2026 yang melibatkan guru-guru Sekolah Menengah Atas dari seluruh penjuru Brunei Darussalam. Dalam berbagai kesempatan tersebut, ia diperkenalkan sebagai peneliti tamu yang berperan penting dalam memperkuat jejaring kolaborasi internasional di bidang material maju dan energi.

Kegiatan Education Visit bersama seluruh guru SMA di Brunei ditemani oleh CAMES UBD. (Foto: Dok. Penulis)

Fokus Riset Material Fotokatalitik

Fokus utama dari program ini adalah pelaksanaan riset kolaboratif mengenai pengembangan material fotokatalitik untuk degradasi limbah zat warna tekstil. Penelitian ini sangat relevan dengan isu global terkait pencemaran lingkungan akibat aktivitas industri, sekaligus mendukung terciptanya teknologi ramah lingkungan.

“Melalui program ini, diharapkan terbangun kolaborasi riset yang berkelanjutan antara Indonesia dan Brunei Darussalam, khususnya dalam pengembangan teknologi fotokatalisis yang aplikatif untuk pengolahan limbah,” terang Dr. Maria Ulfa.

Lebih lanjut menurutnya, program sabbatical leave ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas riset dan penguatan jejaring internasional, sekaligus menegaskan kontribusi ilmuwan Indonesia dalam ekosistem riset global.


Penulis: Dr. Maria Ulfa, S.Si., M.Si.
Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Sebelas Maret


Dosen Pengampu: Dr. Maria Ulfa, S.Si., M.Si.


Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses