Peraturan Rambut Rapi Apakah Hanya Wajib untuk Siswa, atau untuk Seluruh Warga Sekolah?

Peraturan Rambut Rapi di Sekolah
Peraturan Rambut Rapi di Sekolah

Aturan penampilan rambut rapi merupakan hal yang umum di berbagai institusi pendidikan. Banyak sekolah yang menerapkan peraturan rambut rapi sebagai salah satu cara untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan rapi. Selain hal itu, ada beberapa hal yang melatarbelakangi peraturan ini, di antaranya untuk menjaga citra sekolah dan membentuk kepribadian yang baik dan menjaga kesehatan.

Adanya peraturan ini juga bertujuan untuk mendisiplinkan warga sekolah untuk selalu berpenampilan rapi. Kedisiplinan termasuk aspek penting dalam dunia pendidikan. Namun pada kenyataannya peraturan rambut rapi ini sering kali hanya diberlakukan untuk para siswa saja, sedangkan para guru dan staf sekolah memiliki kebebasan dalam hal penampilan rambut, yang dimana seharusnya  guru dan staff sekolah menjadi contoh yang baik bagi para siswanya.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Kerapian merupakan aspek penting yang menjadi bagian dari penilaian guru kepada siswanya. Kerapian berpakaian yaitu perilaku seseorang agar tetap rapi dalam berpakaian sesuai dengan peraturan yang berlaku, kerapian dalam berpakaian memiliki peran yang penting dalam pendidikan karena pendidikan juga menjadi wadah pengembangan potensi serta kepribadian siswa, tanpa adanya kerapian dalam berpakaian akan mengganggu kenyamanan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Sama halnya dengan berpakaian peraturan rambut rambut rapi juga diatur dalam tata tertib, aturan rambut rapi ini juga sama pentingnya dengan aturan berpakaian rapi.

Baca juga: Digitalisasi Pendidikan di Sekolah: Kenali Bimasoft dan Manfaatnya

Tata tertib tentang aturan potongan rambut rapi ini bertujuan untuk mendisiplinkan siswa, Kedisiplinan merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan. kedisiplinan dapat membantu membentuk karakter yang baik bagi para siswa, membantu siswa dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan menjauhi apa yang tidak diperbolehkan, dan juga membantu siswa untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan peraturan yang ada.

Jika rambut para siswa tidak rapi atau gondrong akan mengesankan tidak rapi dan juga akan mengganggu kenyamanan siswa dalam belajar, apabila para siswa merasa tidak nyaman kegiatan pembelajaran menjadi kurang efektif.

Rambut dalam keadaan rapi akan memberikan tampilan yang lebih sopan dan nyaman, tampilan adalah hal pertama yang dipandang oleh orang lain jika seorang siswa mematuhi aturan rambut rapi hal ini akan menjadi salah satu alasan penilaian baik dari guru.

Manfaat rambut rapi bagi seorang siswa dapat menanamkan nilai-nilai kedisiplinan karena dengan rambut rapi dapat menanamkan nilai kerapian dan kepatuhan siswa pada aturan yang ada di sekolah. Membentuk karakter siswa, dengan kedisiplinan dalam merawat rambut dapat membentuk karakter. Menjaga kenyamanan belajar, apabila rambut terlalu panjang dapat mengganggu penglihatan yang akan mengganggu kenyamanan dalam belajar.

Baca juga: Penggunaan Baju Kurung Melayu di Sekolah Setiap Hari Jumat sebagai Bentuk Pelestarian Kebudayaan di Batam

Peraturan terkait rambut rapi sering kali hanya diberlakukan pada siswa saja, padahal guru dan staff sekolah seharusnya memberikan contoh agar para siswanya mematuhi peraturan yang ada.

Peraturan rambut rapi lebih ditekankan pada siswa karena siswa masih dalam masa pembentukan karakter, dimana dengan adanya aturan ini bertujuan untuk pembiasaan kepada siswa terhadap disiplin dan kerapian. Selain itu, siswa dilihat sebagai “wajah” sekolah, peraturan rambut rapi ini bertujuan untuk menjaga citra sekolah di mata masyarakat dan meningkatkan rasa bangga siswa terhadap sekolah.

Perbedaan peran antara guru, staff, dan siswa, guru dan staff memiliki peran utama untuk mendidik dan mengelola sekolah dan siswa fokus pada pembelajaran. Karena peran dan tanggung jawab yang berbeda, aturan mengenai rambut rapi lebih longgar bagi guru dan staff.

Sementara siswa diatur ketat dalam aspek penampilan, sedangkan guru dan staff diukur pada profesionalisme dan kemampuan dalam mengajar. Tetapi pada kenyataannya banyak guru atau staff yang tidak memberikan contoh menaati aturan tentang rambut rapi, dari sinilah timbulnya kecemburuan di pihak siswa. Dimana siswa menganggap hal ini tidak adil , seharusnya sesama warga sekolah haruslah menaati aturan yang ada.

Untuk menghilangkan ketidakadilan, dalam peraturan rambut rapi antara guru dan siswa dapat dilakukan pendekatan yang lebih inklusif dan konsisten. Hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan standar kerapian umum bagi seluruh warga sekolah, sekolah dapat menetapkan standar penampilan yang berlaku bagi seluruh warga sekolah seperti mengatur kerapian tanpa terlalu membatasi gaya pribadi sehingga tetap terlihat rapi dan profesional.

Baca juga: Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar

Dengan demikian baik guru ataupun siswa sama-sama menunjukan kerapian tanpa perbedaan peraturan aturan yang mencolok. Menekankan keteladanan melalui kerapian guru dan staff, untuk mendukung eraturan ini guru dan staff diharapkan dapat memberi contoh yang baik sesuai standar yang berlaku, hal ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih adil dimana guru menjadi model yang dapat dicontoh siswa dalam hal penampilan yang sesuai dengan aturan sekolah sehingga siswa tidak merasa diperlakukan berbeda dalam hal kerapian.

Menyosialisasikan tujuan adanya peraturan dengan lebih terbuka, dengan adanya sosialisasi yang jelas tentang alasan serta tujuan dibalik peraturan rambut rapi bagi seluruh warga sekolah hal ini dapat membantu mengurangi rasa ketidakadilan.

Peraturan rambut rapi akan lebih tepat jika diterapkan untuk seluruh warga sekolah, baik guru, staff, maupun murid. Hal ini bertujuan agar tidak adanya kecemburuan yang muncul di salah satu pihak. Dan guru serta staf merupakan teladan yang akan dicontoh oleh para siswa

Penulis: Nabila Siti WulanDari
Mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis
Universitas Sebelas Maret

Editor: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses