Hidup adalah perjalanan dan perjuangan, kisah dari seorang perempuan yang bernama Dini Darmawati, seorang perempuan anak satu-satunya dari orang tua yang sudah berpisah sejak dini dalam kandungan.
Beliau lahir di Cianjur pada tanggal 01 September 1990, usianya saat ini genap 33 tahun. Perempuan yang menginjak paruh baya ini adalah seorang pendidik anak usia dini (PAUD).
Kisahnya yang menginspiratif adalah semangatnya yang tak pernah padam demi mewujudkama cita-citanya, Beliau adalah seorang perempuan yang hidup sendiri dan harus menghidupi putri serta ibunya.
Meskipun menjadi tenaga pengajar anak usia dini (PAUD), Ia tidak dapat memenuhi kebutuhannya, namun Beliau tetap memantapkan hatinya dengan niat Lillahi ta’ala demi keberkahan dalam hidupnya.
Setiap hari sebelum berangkat mengajar, Beliau akan bangun lebih pagi untuk membuat aneka makanan ringan yang kemudian akan diperjualkan oleh tetangganya. Dari sanalah Beliau dapat menyambung hidup dan menyisihkan sebagian dari hasil daganganya.
Menurutku cita-citanya sangatlah mulia karena Beliau ingin membuka taman kanak-kanak yang dapat Ia kelola sendiri.
Sehingga di usianya yang tidak muda lagi ini Beliau masih semangat untuk melanjutkan perguruan tinggi di STAI AL ITTIHAD CIANJUR dengan prodi pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Dengan harapan agar mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya menjadi tenaga pendidik PAUD yang profesional dan kompeten.
Meskipun begitu Beliau tetap semangat dengan keadaan yang sederhana dalam membagi waktu untuk keluarga, pekerjaan dan studi yang sedang di tempuhnya.
Dibalik perjalanan Beliau, Ibu dan anaknya menjadi panutan karena apapun yang Beliau lakukan, itu semua demi keluarga kecilnya. Jarang sekali ada perempuan yang seusianya masih semangat dalam menimba ilmu dan membagi waktunya.
Beliau berpesan dan memberikan motivasi. “Teruslah berjuang apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, karena tidak ada perjuangan yang akan sia-sia” ucapnya.
Penulis: Ai Adah Safitri
Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Suryakancana
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














